KARO (HARIANSTAR.COM) – MG (48) warga Desa Kacaribu, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, yang merupakan pengusaha kolam pancing Lau siangin, mendapat musibah banjir akibat curah hujan yang tinggi pada Selasa ( 28/7/2023)
Menurut informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, aliran air berasal dari Desa Kaban, Rumah Kabanjahe, Depan gang Sempat Kata Kabanjahe dan adanya tembok penahan yang di bangun warga tidak jauh dari lokasi kolam pancing MG.
“Dengan adanya tembok penahan yang di bangun warga, air tidak lancar dan mengakibatkan 6 kolam saya menjadi banjir dan Saya mengalami kerugian sekitar puluhan Juta,” ujar MG.
Bahkan, lanjutnya, beberapa waktu yang lalu sudah mengusulkan kepada Kepala Desa Kacaribu agar tembok penahan tersebut di bongkar. “Sudah saya usulkan agar penahan dibongkar, namun sampai sekarang tembok tersebut masih ada, sehingga mengakibatkan kerugian bagi saya,” keluhnya.
MG berharap agar tembok penahan segera di bongkar pihak terkait dan pembangunan irigasi di lakukan dinas terkait.
Terpisah, Kepala Desa Kacaribu Andreas Purba (38) yang dikonfirmasi melalui seluler, pada Kamis (29/6/2023) pukul 16.00 WIB mengatakan, akan menindak lanjuti terkait penembokan tersebut. “Nanti akan kita rapatkan bersama BPD, dan untuk Irigasi akan kita tindak lanjuti untuk pengusulan ke dinas terkait” ujar Kades
Selanjutnya Kades mengutus dua Kepala Dusun ke lokasi banjir yaitu Kepala Dusun 1 Gingging Tarigan dan Kepala Dusun 3 Jupri Ginting .
Pantauan wartawan akibat adanya banjir mengakibatkan sejumlah fasilitas kolam rusak. Tampak di loaksi banjir para warga sekitar melakukan upaya pencarian agar mendapatkan ikan yang hanyut akibat banjir banjir. (TK-1)



























