Salah seorang jemaah haji kloter 13 asal Batubara Sumut saat menunaikan ibadah haji tahun 2023. (Foto : GS)
MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Jamaah haji Debarkasi Medan kelompok terbang (Kloter) 1, remcananya malam ini (4/7/2023) akan tiba di Bandara KNO sekira pukul 23.50 WIB. Maka, untuk kelancaran prosesi pemulangan jamaah, Kantor Kementerian Agama Wilayah Sumatera Utara sudah mengeluarkan sejumlah kebijakan.
Salah satunya pembatasan untuk penjemputan jamaah mandiri. Dengan maksimal dua orang yang akan memasuki area ring 1, yaitu supir dan satu pendamping.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Ahmad Qosbi MM, didampingi Kabid Penerimaan dan Pemulangan Panitia Penerimaan Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Torang Rambe, Senin (3/7/2023).
Kemenag Sumut ujarnya, sudah menyurati Kantor Kemenag kabupaten/kota se Sumut prihal mekanisme pemulangan jamaah haji tahun 1444H pada 22 Juni 2023 lalu.
Disebutkannya, bagi daerah Kota Medan, Binjai, Deli Serdang maupun dari daerah lainnya yang akan menjemput jemaah haji secara mandiri harus dibekali surat dari kabupaten/kota. Dengan jumlah penjemput hanya boleh dua orang saja yakni satu orang supir dan satu orang pendamping.
“Bagi jamaah daerah yang ingin keluar rombongan membuat surat pernyataan yang bersangkutan dan diserahkan kepada PPIH Bidang Pemulangan. Kita tidak mau menanggung resiko,” ujarnya.
Sejauh ini timpal Torang Rambe, sudah ada 16 jamaah yang mengajukan untuk penjemputan mandiri ini.
Sedangkan daerah yang menjemput jamaah secara kolektif berkordinasi dengan PPIH bidang pemulangan, khususnya seksi angkut barang dan air zam-zam.
Kebijakan lainnya, bagi daerah yang sudah memiliki kartu tanda masuk asrama haji saat pemberangkatan masih tetap berlaku saat pemulangan terkecuali bagi yang mengalami kerusakan maupun kehilangan agar mengusulkan kembali kartu tanda masuk asrama haji sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu disebutkannya, Kantor Kemenag kabupaten/kota se Sumut diminta memberikan pengertian kepada Kepala Daerah dan pejabat lainnya untuk tidak ikut ke bandara menjemput jamaah haji cukup di Asrama Haji saja demi kelancaran pemulangan di Bandara. (GS)



























