MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan mengungkap kondisi terkini seorang siswi SMK Negeri 1 Berastagi yang dirawat setelah mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Direktur RSU Haji Medan, dr Yulinda Elvi Nasutio, M.Kes melalui Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan, drg Fitrady Ulianda Siregar, M.Kes menjelaskan kondisi siswa tersebut.
“Kondisi siswi tersebut saat ini sudah semakin berangsur membaik, tapi masih dirawat diruangan Pediatric Intensive Care Unit (PICU),” ujarnya kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).
Dijelaskan Ulianda, kondisi siswi berumur 17 tahun saat dirujuk ke rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam kondisi yang lemas dan mengalami sakit diarea perut.
“Siswi tersebut mengalami sakit yang sangat hebat disekitar perutnya dan mengalami lemas, sehingga harus ditangani sejumlah dokter spesialis untuk menangani kondisi siswi itu,” katanya.
Adapun dokter yang dilibatkan untuk menangani pasien tersebut yaitu, Dokter Subpesialis Anak konsultan Emergency dan Rawat Intensif Anak, Dokter Subspesialis Anak Konsultan Gastro dan Dokter Spesialis Jiwa.
Dirinya menyebutkan dalam waktu dekat ini, kondisi siswi tersebut akan semakin membaik dan segera dipindahkan terlebih dahulu dari ruangan PICU ke ruangan rawat inap pasien.
Sebelumnya, RSU Haji Medan menerima rujukan pasien siswi yang menjadi korban keracunan Program MBG di Berastagi pada, Jumat (14/8/2026) lalu dan setelah lima hari perawatan kondisinya kian membaik. (YS)




















