• Latest
  • Trending
  • All
25 Hari Pascabanjir Aceh Tamiang, Warga Gang Karya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

25 Hari Pascabanjir Aceh Tamiang, Warga Gang Karya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

21 Desember 2025
Polres Langkat Amankan Kunjungan Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI di Langkat

Polres Langkat Amankan Kunjungan Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI di Langkat

28 Januari 2026
Pemkab Karo Laksanakan Penertiban dan Penataan Pedagang Pusat Pasar Berastagi Secara Berkelanjutan

Pemkab Karo Laksanakan Penertiban dan Penataan Pedagang Pusat Pasar Berastagi Secara Berkelanjutan

28 Januari 2026
Pabrik Sandal Swallow Medan Terbakar, Korban Jiwa Nihil

Labfor Polda Sumut Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Sandal Swallow

28 Januari 2026
Alami KDRT, Ketua Srikandi GIAN Laporkan Suami ke Polrestabes Medan

Alami KDRT, Ketua Srikandi GIAN Laporkan Suami ke Polrestabes Medan

28 Januari 2026
Dukung Program MBG, Polsek Mardingding Hadiri Launching SPPG di Buluh Pancur

Dukung Program MBG, Polsek Mardingding Hadiri Launching SPPG di Buluh Pancur

28 Januari 2026
Dorong Jeruk Karo Mendunia, Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage

Dorong Jeruk Karo Mendunia, Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage

28 Januari 2026
Kasus Dugaan Penyalahgunaan KKPD, Mahasiswa Desak Pemecatan Camat Medan Maimun

Kasus Dugaan Penyalahgunaan KKPD, Mahasiswa Desak Pemecatan Camat Medan Maimun

28 Januari 2026
Wujudkan Jaminan Kesehatan, Bupati Karo Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta

Wujudkan Jaminan Kesehatan, Bupati Karo Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta

28 Januari 2026
Pabrik Sandal Swallow Medan Terbakar, Korban Jiwa Nihil

Pabrik Sandal Swallow Medan Terbakar, Korban Jiwa Nihil

28 Januari 2026
Pemkab Padang Lawas Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Pemkab Padang Lawas Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

28 Januari 2026
Soal UHC Pasien Bayi yang Ditagih Pembiayaan, Ini Klarifikasi RS Adam Malik dan Sikap Dinkes Sumut

Soal UHC Pasien Bayi yang Ditagih Pembiayaan, Ini Klarifikasi RS Adam Malik dan Sikap Dinkes Sumut

28 Januari 2026
Rebut Kode Redeem FF 28 Januari 2026! Banyak Bundel Menarik   

Rebut Kode Redeem FF 28 Januari 2026! Banyak Bundel Menarik  

28 Januari 2026
Kamis, Januari 29, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home NUSANTARA

25 Hari Pascabanjir Aceh Tamiang, Warga Gang Karya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

by Admin
21 Desember 2025
in NUSANTARA
25 Hari Pascabanjir Aceh Tamiang, Warga Gang Karya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
FacebookWhatsappTelegram

ACEH TAMIANG (HARIANSTAR.COM) – Hari ke-25 pascabanjir, warga Gang karya, Desa Perdamaian, Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang masih tetap tinggal di tenda pengungsian. Pasalnya, air dan lumpur masih menggenangi rumah mereka hingga sejauh ini.

Dilokasi terlihat sebahagian rumah warga hancur terseret air banjir yang terjadi pada Rabu 26 November 2025 lalu. Bencana tersebut menyisakan duka yang mendalam bagi warga, termasuk yang tinggal di Desa Perdamaian. Hal itu sebagaimana disampaikan Surya Efendi Lubis, warga Gang Karya, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga

Polres Langkat Amankan Kunjungan Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI di Langkat

Pemkab Karo Laksanakan Penertiban dan Penataan Pedagang Pusat Pasar Berastagi Secara Berkelanjutan

Dukung Program MBG, Polsek Mardingding Hadiri Launching SPPG di Buluh Pancur

Dijelaskanya kembali ,Surya warga Gang Karya, Desa Perdamaian sangat yakin kalau banjir tidak akan sampai ke pemukiman mereka, saat tsunami dahulu, air hanya setinggi betis orang dewasa saja. kali ini, ketinggi air hanya menyisakan bubungan rumah seluruh kampung Gg Karya

Saat itu semua warga mengungsi ke perbukitan, persis di belakang perkampungan Desa Perdamaian tersebut. Mirisnya lagi, kata Surya, di saat banjir bandang melanda Aceh Tamiang, penjarah harta benda pun masuk perkampungan menggunakan perahu yang terbuat dari batang pohon pisang. Banyak warga kehilangan barang berharganya, terutama baranga elektronik.

”Kalau soal bantuan yang diterima warga belum ada yang bersifat pembenahan tempat tinggal. Sejauh ini hanya sebatas beras dan air mineral saja untuk dikonsumsi warga sehari-hari,” sebut Surya.

Hal senada dikatakan Suaida (47) warga yang memiliki rumah semi permanen seluas 330 meter persegi yang dihuni tiga Kepala Keluarga (KK) yang merupakan anak dan menantunya.

Suaida mengisahkan kepedihan yang sangat mendalam akibat terjangan air banjir puluhan hari lalu. “Rumah tidak ada lagi. Saat ini saya dan sanak keluarga tinggal di tenda hijau milik Asuransi MAG,” katanya.

Sepekan lamanya perumahan Desa Perdamaian tergenang banjir,dengan ketinggian debit air setinggi 4 meter ,berlahan banjir berangsur surut, persisnya di hari ketujuh pihak Asuransi MAG mendirikan tenda hijau untuk penampungan pengungsi dan sekalian menampung warga untuk makan sehari-hari.

Bantuan dari pemerintah yang diterima warga hanya beras 5 kilogram dibagi dua kepala keluarga. Selain itu apapun tidak ada datang, bahkan pejabat berwenang saja pun belum pernah turun meninjau pemukiman warga Desa Perdamaian yang saat ini masih luluhlantak dan belum bisa dihuni.

Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat dapat secepatnya melakukan pendataan dan pembangunan menggantikan rumah milik warga yang hanyut terbawa arus air banjir .

“Saya berharap agar pemerintah dapat secepatnya melakukan pembangunan rumah tempat tinggal warga, termasuk rumah saya sudah tidak ada lagi, yang ada hanya tinggal tapak rumah saja,” ucap Suaida

Sementara hasil investigasi harianstar di wilayah Kabupaten Aceh tamiang ,terlihat hampir di seluruh wilayah kota Kuala Simpang maupun pedesaan yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang masih di selimuti air dan lumpur. (RUDI)

Post Views: 184
Tags: Aceh TamiangBertahanPascabanjirTenda PengungsianWarga Gang Karya
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

Polres Langkat Amankan Kunjungan Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI di Langkat
NUSANTARA

Polres Langkat Amankan Kunjungan Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI di Langkat

28 Januari 2026
Pemkab Karo Laksanakan Penertiban dan Penataan Pedagang Pusat Pasar Berastagi Secara Berkelanjutan
NUSANTARA

Pemkab Karo Laksanakan Penertiban dan Penataan Pedagang Pusat Pasar Berastagi Secara Berkelanjutan

28 Januari 2026
Dukung Program MBG, Polsek Mardingding Hadiri Launching SPPG di Buluh Pancur
NUSANTARA

Dukung Program MBG, Polsek Mardingding Hadiri Launching SPPG di Buluh Pancur

28 Januari 2026
Dorong Jeruk Karo Mendunia, Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage
NUSANTARA

Dorong Jeruk Karo Mendunia, Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage

28 Januari 2026
Kasus Dugaan Penyalahgunaan KKPD, Mahasiswa Desak Pemecatan Camat Medan Maimun
HUKUM&KRIMINAL

Kasus Dugaan Penyalahgunaan KKPD, Mahasiswa Desak Pemecatan Camat Medan Maimun

28 Januari 2026
Wujudkan Jaminan Kesehatan, Bupati Karo Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta
NUSANTARA

Wujudkan Jaminan Kesehatan, Bupati Karo Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta

28 Januari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In