TANJUNG BALAI (HARIANSTAR.COM) – Persiapkan gizi anak sejak dini demi SDM yang unggul dan mampu bersaing.
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp, MPH dalam
rangkaian kegiatan Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Khusus bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR-RI di Hall Badminton Pattimura, Kec. Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai, Minggu (23/7/2023).
Dikatakannya, salah satunya dengan persiapkan gizi anak sejak dini, sejak 1000HPK. Menurutnya, tahun 2045 mendatang Indonesia diproyeksikan akan menjadi negara maju. Hal ini dapat terwujud jika Indonesia memiliki SDM yang unggul dan mampu bersaing secara global. “Momentum ini harus kita manfaatkan, agar kita mampu mengejar ketertinggalan, dan bonus demografi kita jadikan sebagai kesempatan emas untuk menciptakan SDM unggul” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa pencegahan stunting sejak dini juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan untuk calon pengantin (catin), hal ini agar catin dapat mengetahui kondisi kesehatannya sebelum merencanakan kehamilan.
Acara itu turut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI H. Ansory Siregar, Lc sebagai mitra kerja BKKBN Sumut.
Ansory menyampaikan dukungannya terhadap Program Bangga Kencana terlebih khusus pada upaya penurunan angka Stunting di Indonesia. “Harapannya anak-anak kita bisa tumbuh dan berkembang menjadi generasi unggul dan terhindar dari stunting” katanya.
Kegiatan juga dihadiri oleh Dra. Daruli Yana Siregar selaku Kadis PPKB Tanjung Balai, Julianti Silayana selaku Anggota DPRD kota Tanjung Balai, DPD PKS Tanjung Balai, TA, Kader TPK Kec. Indra Sakti, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat serta masyarakat kota Tanjung Balai. (Rel/GS)



























