• Latest
  • Trending
  • All
Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

13 Maret 2026
ADVERTISEMENT
Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Padang Lawas Gelar Bakti Sosial

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Padang Lawas Gelar Bakti Sosial

18 September 2026
PT PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Gelar Pengobatan Gratis

PT PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Gelar Pengobatan Gratis

18 September 2026
Gubernur Bobby Nasution Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama: Tekankan Target Pembangunan Terukur

Gubernur Bobby Nasution Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama: Tekankan Target Pembangunan Terukur

18 September 2026
Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kg Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi

Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kg Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi

18 September 2026
AMPPR Tabagsel Minta APH Usut Jual Beli Proyek di Dinas Kesehatan

AMPPR Tabagsel Minta APH Usut Jual Beli Proyek di Dinas Kesehatan

18 September 2026
Resident Evil Pecahkan Rekor, Intip Sinopsisnya!

Resident Evil Pecahkan Rekor, Intip Sinopsisnya!

18 September 2026
Walau Gratis, 20 Siswa Sekolah Rakyat Deli Serdang Mengundurkan Diri, Kenapa?

Walau Gratis, 20 Siswa Sekolah Rakyat Deli Serdang Mengundurkan Diri, Kenapa?

18 September 2026
Teken Komitmen Bersama KPK, Bobby Nasution Dorong Pencegahan Korupsi Secara Komprehensif 

Teken Komitmen Bersama KPK, Bobby Nasution Dorong Pencegahan Korupsi Secara Komprehensif 

17 September 2026
Tiorita Bawa Langkat Studi Satu Data dan Geospasial ke Kota Bandung

Tiorita Bawa Langkat Studi Satu Data dan Geospasial ke Kota Bandung

17 September 2026
RSCM Pastikan Kondisi Dua Korban Keracunan MBG Asal Karo Membaik

RSCM Pastikan Kondisi Dua Korban Keracunan MBG Asal Karo Membaik

17 September 2026
Rico Waas: Pemko Medan Siap Perkuat Sinergi Dukung Pertahanan Negara

Rico Waas: Pemko Medan Siap Perkuat Sinergi Dukung Pertahanan Negara

17 September 2026
HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Karo Berbagi di YKPD GBKP Alpha Omega

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Karo Berbagi di YKPD GBKP Alpha Omega

17 September 2026
Jumat, September 18, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

by Ratih
13 Maret 2026
in KESEHATAN
Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara berencana mengembangkan konsep Puskesmas Rawat Inap Plus. [Int]

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM)- Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara berencana mengembangkan konsep Puskesmas Rawat Inap Plus sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal Lubis, SKM,MKes, menjelaskan pengembangan tersebut dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan lanjutan di rumah sakit, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit.

Baca Juga

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Catat! 5 Makanan Ini Paling Buruk untuk Jantung, Terakhir Favoritnya Orang Indonesia

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut

“Masih banyak masyarakat yang berada di wilayah dengan kondisi geografis sulit. Sehingga masyarakat membutuhkan upaya lebih untuk mengakses layanan kesehatan di fasilitas tingkat lanjut atau rumah sakit,” ujar Hamid Lubis didampingi Kabid Yankes dr. Silvi Agustina Hasibuan, SpKJ dan Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Riswandi Koto, dalam konferensi pers, Jumat (13/3/2026).

Selain faktor geografis, Dinkes Sumut juga mencermati fenomena penumpukan pasien di sejumlah rumah sakit. Bahkan, di beberapa rumah sakit tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) sudah melampaui 80 persen.

“Ini tentu menjadi perhatian pimpinan kita Gubernur Sumut Pak Bobby Nasution. Karena itu Puskesmas kita dorong untuk dikembangkan agar dapat membantu mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit,” katanya.

Menurut Hamid, meskipun layanan kesehatan saat ini dapat diakses secara gratis hanya dengan menggunakan KTP, masyarakat masih harus menanggung biaya tambahan ketika berobat ke rumah sakit, seperti biaya transportasi dan kebutuhan lain.

“Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya tidak melanjutkan pengobatan ke rumah sakit karena kendala biaya transportasi dan biaya kebutuhan lainnya. Maka Puskesmas yang lebih dekat dengan masyarakat perlu diperkuat layanannya,” jelasnya.

Kabid Yankes Dinkes Sumut dr. Silvi Agustina Hasibuan menambahkan, biaya tidak langsung yang harus dikeluarkan pasien sering menjadi pertimbangan keluarga saat harus dirujuk ke rumah sakit.

“Memang biaya berobat bisa ditanggung program jaminan kesehatan. Tapi keluarga pasien tetap harus memikirkan biaya makan selama di rumah sakit, biaya transportasi, apalagi kalau pasien datang bersama anak-anak atau anggota keluarga lainnya. Tentu ada tambahan pengeluaran yang harus dipikirkan,” ujarnya.

Dalam konsep Puskesmas Rawat Inap Plus, fungsi utama Puskesmas sebagai layanan promotif dan preventif tetap menjadi fokus utama, termasuk dalam pelaksanaan integrasi layanan primer serta program cek kesehatan gratis.

Namun sebagai nilai tambah, Puskesmas tersebut juga akan dilengkapi dengan layanan dokter spesialis yang hadir secara berkala sesuai dengan kebutuhan dan tren penyakit di wilayah tersebut.

“Misalnya jika di suatu wilayah angka kematian ibu dan bayi cukup tinggi, maka akan dihadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi secara terjadwal di Puskesmas tersebut,” ungkap Hamid.

Selain itu, Puskesmas Rawat Inap Plus juga akan menyediakan maksimal 10 tempat tidur rawat inap, layanan rujuk balik bagi pasien yang sudah stabil, serta layanan penjangkauan kesehatan bagi masyarakat yang kesulitan datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Tak hanya itu, layanan juga akan didukung dengan teknologi informasi, seperti telekonsultasi dan telemedicine untuk memudahkan akses layanan kesehatan.

Hamid menambahkan, pengembangan Puskesmas Rawat Inap Plus memerlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota.

“Kementerian Kesehatan diharapkan mendukung pengadaan alat kesehatan dan kebutuhan lainnya. Pemerintah provinsi akan membantu pengembangan sarana fisik dan dukungan apresiasi dan penghargaan bagi dokter spesialis yang melakukan praktek terjadwal di rumah sakit tersebut, sedangkan kabupaten/kota bertanggung jawab memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Puskesmas,” jelasnya.

Ia menegaskan, setiap Puskesmas minimal harus memiliki 13 jenis tenaga kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari dokter, dokter gigi, bidan, perawat, tenaga kesehatan lingkungan, hingga tenaga kesehatan lainnya.

Dengan konsep ini, Dinkes Sumut berharap Puskesmas Rawat Inap Plus dapat menjadi model layanan kesehatan primer yang mampu memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi beban rumah sakit di Sumatera Utara.

Untuk tahap awal, sambung Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Riswandi Koto, ada 52 Puskesmas yang direncanakan dikembangkan menjadi Puskesmas Rawat Inap Plus di sejumlah kabupaten/kota, termasuk Kepulauan Nias yang menjadi prioritas.

“Rencana pengembangannya ditargetkan mulai dilakukan tahun depan. Namun saat ini data masih terus bergerak karena masih dalam proses pemetaan dan penyesuaian kebutuhan di daerah,” kata Riswandi. (*)

Post Views: 308
Tags: Dinas KesehatanDinkes sumutPemprov SumutPenumpukan PasienPuskesmasRawat Inap Plus
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon
KESEHATAN

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

9 September 2026
Catat! 5 Makanan Ini Paling Buruk untuk Jantung, Terakhir Favoritnya Orang Indonesia
HEADLINE

Catat! 5 Makanan Ini Paling Buruk untuk Jantung, Terakhir Favoritnya Orang Indonesia

9 September 2026
Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut
KESEHATAN

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut

3 September 2026
Batuk Menetap Bisa Jadi Sinyal Penyakit Serius, Kenali dan Periksa Sejak Dini
KESEHATAN

Batuk Menetap Bisa Jadi Sinyal Penyakit Serius, Kenali dan Periksa Sejak Dini

31 Agustus 2026
RS Adam Malik Dampingi Operasi Coiling Aneurisma Pertama di RSUD Deli Serdang
KESEHATAN

RS Adam Malik Dampingi Operasi Coiling Aneurisma Pertama di RSUD Deli Serdang

28 Agustus 2026
Penguatan Antimicrobial Stewards dalam Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Bijak 
KESEHATAN

Penguatan Antimicrobial Stewards dalam Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Bijak 

27 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In