• Latest
  • Trending
  • All
Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

24 Februari 2026
Diduga Kelalaian Oknum Dosen,  Mahasiswa Magister RPL UNPAB Keluhkan Tertundanya Sidang dan Wisuda

Diduga Kelalaian Oknum Dosen, Mahasiswa Magister RPL UNPAB Keluhkan Tertundanya Sidang dan Wisuda

30 Juli 2026
Maling Motor Bersembunyi di Kuburan Halat Ditangkap Polsek Medan Area

Maling Motor Bersembunyi di Kuburan Halat Ditangkap Polsek Medan Area

30 Juli 2026
Polrestabes Medan Bongkar dan Bakar Barak Narkoba di Klambir V, Satu Pengedar Ditangkap

Polrestabes Medan Bongkar dan Bakar Barak Narkoba di Klambir V, Satu Pengedar Ditangkap

30 Juli 2026
Benny Iskandar Nasution Dituntut 5 Tahun Penjara dan Bayar UP Rp897 Juta

Benny Iskandar Nasution Dituntut 5 Tahun Penjara dan Bayar UP Rp897 Juta

30 Juli 2026
Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Truk Tangki 

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Truk Tangki 

30 Juli 2026
Tiorita Ajak Perkuat Sinergi Usai DPRD Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025

Tiorita Ajak Perkuat Sinergi Usai DPRD Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juli 2026
MABMI Diajak Perkuat Marwah Melayu dan Persatuan Masyarakat Langkat

MABMI Diajak Perkuat Marwah Melayu dan Persatuan Masyarakat Langkat

30 Juli 2026
Pembangunan RSU Kabanjahe Mandek, DPRD Karo Desak Dinas Kesehatan Segera Lelang Proyek

Pembangunan RSU Kabanjahe Mandek, DPRD Karo Desak Dinas Kesehatan Segera Lelang Proyek

30 Juli 2026
Hijaukan Bumi, Lestarikan Negeri. PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Melakukan Penanaman Mangrove, Wujud Nyata Komitmen Pelestarian Lingkungan Pesisir

Hijaukan Bumi, Lestarikan Negeri. PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Melakukan Penanaman Mangrove, Wujud Nyata Komitmen Pelestarian Lingkungan Pesisir

30 Juli 2026
Korupsi Uang Pengganti Tanah Perkuburan, Hakim : Mati Dijepit Tanah, Dipencet Lagi

Korupsi Uang Pengganti Tanah Perkuburan, Hakim : Mati Dijepit Tanah, Dipencet Lagi

30 Juli 2026
Kanwil DJP Sumut I Perkuat Sinergi dengan Pemangku Kepentingan

Kanwil DJP Sumut I Perkuat Sinergi dengan Pemangku Kepentingan

30 Juli 2026
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Bekuk Pengedar Narkoba  

Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Bekuk Pengedar Narkoba  

30 Juli 2026
Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

by Yunsigar
24 Februari 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee

FacebookWhatsappTelegram

PALESTINA (HARIANSTAR.COM) –
Pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, memantik kontroversi dan dianggap menyimpang dari kebijakan resmi Washington selama puluhan tahun.

Dalam wawancara dengan podcaster Amerika Tucker Carlson yang ditayangkan Jumat lalu, Huckabee menyebut Area C di Tepi Barat yang diduduki sebagai bagian dari Israel.

Baca Juga

Korupsi Uang Pengganti Tanah Perkuburan, Hakim : Mati Dijepit Tanah, Dipencet Lagi

PSMS Medan Kalah dari Persebaya, Ini Kata Eko Purdjianto!

Hadapi Persebaya, Pelatih PSMS Siapkan Rotasi Besar

“Orang-orang ini adalah warga Israel yang tinggal di Israel. Area C adalah Israel,” ujar Huckabee dilansir dari gaza media, Selasa (24/2/2026).

Pernyataan itu bukan hanya bertentangan dengan posisi resmi Amerika Serikat yang tidak pernah mengakui kedaulatan Israel atas wilayah pendudukan Tepi Barat, tetapi juga memicu kecaman dari sejumlah negara Arab dan mitra Muslim Washington. Mereka menilai retorika Huckabee berbahaya dan provokatif.

Ucapan Huckabee bahkan meluas. Dalam wawancara yang sama, ia menyatakan tidak keberatan jika Israel mengambil alih wilayah luas di Timur Tengah, termasuk Suriah, Yordania, Arab Saudi, Irak, dan Mesir—sebuah pandangan yang dinilai ekstrem bahkan dalam lanskap politik pro-Israel sekalipun.

Warisan Oslo dan Status Area C
Tepi Barat dibagi menjadi Area A, B, dan C melalui Perjanjian Oslo pada 1990-an. Kesepakatan itu melahirkan Otoritas Palestina sebagai turunan dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Sebagai imbalan atas pengakuan terhadap Israel dan penghentian perlawanan bersenjata, Palestina memperoleh otonomi terbatas.

Area A berada di bawah kendali penuh Otoritas Palestina. Area B berada di bawah kendali sipil Palestina dengan pengawasan keamanan Israel. Adapun Area C—sekitar 60 persen wilayah Tepi Barat—tetap berada di bawah kontrol militer Israel hingga tercapainya perjanjian damai final.

Secara geografis, Area C mengelilingi Area A dan B, sehingga keberadaannya menentukan kemungkinan terbentuknya negara Palestina yang utuh dan berkelanjutan.

Dari Aneksasi “De Facto” ke “De Jure”

Selama dua dekade terakhir, permukiman Israel tumbuh pesat di Area C. Otoritas Israel memperlakukan wilayah ini seolah-olah berada di bawah kedaulatan permanen mereka.

Menurut data PBB, lebih dari 70 persen komunitas Palestina yang berada sepenuhnya atau sebagian besar di Area C tidak terhubung dengan jaringan air dan bergantung pada pasokan air tangki dengan biaya jauh lebih mahal. Ribuan pohon warga Palestina dicabut, ternak diserang, alat berat disita, dan rumah-rumah dibongkar.

Khaled Elgindy, peneliti senior di Quincy Institute for Responsible Statecraft, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa Huckabee “mengucapkan apa yang selama ini menjadi kenyataan di lapangan.”

“Israel sudah memperlakukan seluruh Tepi Barat seolah berada di bawah kedaulatan mereka. Aneksasi tidak harus diumumkan dalam upacara besar. Kita telah bergerak dari aneksasi de facto menuju de jure,” ujarnya.

Pada Mei 2025, kabinet Israel mengambil alih pengelolaan registrasi tanah di Area C, membuat upaya Otoritas Palestina untuk mengesahkan kepemilikan tanah melalui sistemnya sendiri tidak lagi diakui secara hukum.

Sekitar 400 ribu pemukim Israel kini tinggal di Area C, dengan akses penuh terhadap layanan publik dan representasi politik—hak yang tidak dinikmati warga Palestina di wilayah yang sama. Para pengkritik menyebut situasi ini sebagai praktik apartheid terselubung.

Garis Merah yang Dipertanyakan

Negara-negara Arab sebelumnya telah melobi Washington agar mencegah aneksasi formal Tepi Barat, menyebutnya sebagai “garis merah.” Presiden AS saat itu bahkan menyatakan tidak akan mengizinkan Israel menganeksasi wilayah tersebut.

Namun, bagi sebagian pengamat, pernyataan Huckabee mencerminkan perubahan mendasar—bukan sekadar retorika, melainkan legitimasi politik terhadap realitas yang telah lama berlangsung di lapangan.

Pernyataan itu mempertegas pergeseran yang lebih luas: dari pendudukan sementara menuju klaim kedaulatan permanen.

 

Post Views: 193
Tags: Area CDubes ASKontroversi InternasionalMilik IsraelPicu
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Korupsi Uang Pengganti Tanah Perkuburan, Hakim : Mati Dijepit Tanah, Dipencet Lagi
HEADLINE

Korupsi Uang Pengganti Tanah Perkuburan, Hakim : Mati Dijepit Tanah, Dipencet Lagi

30 Juli 2026
PSMS Medan Kalah dari Persebaya, Ini Kata Eko Purdjianto!
HEADLINE

PSMS Medan Kalah dari Persebaya, Ini Kata Eko Purdjianto!

30 Juli 2026
Hadapi Persebaya, Pelatih PSMS Siapkan Rotasi Besar
HEADLINE

Hadapi Persebaya, Pelatih PSMS Siapkan Rotasi Besar

29 Juli 2026
Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.
HEADLINE

Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

28 Juli 2026
200 Pasukan Stabilisasi Internasional Masuk ke Jalur Gaza
HEADLINE

200 Pasukan Stabilisasi Internasional Masuk ke Jalur Gaza

28 Juli 2026
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmael Baghei
HEADLINE

Iran Menegaskan AS Bukan Penentu Waktu Perang dan Perdamaian

27 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In