• Latest
  • Trending
  • All
Polisi Menunggu Hasil Dokter Forensik untuk Pastikan Kematian Ardiansyah

Polisi Menunggu Hasil Dokter Forensik untuk Pastikan Kematian Ardiansyah

5 Februari 2025

14 Juni 2026
Medan Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI XVIII, Pemko Medan Ajak Semua Pihak Bersinergi Sukseskan Acara

Medan Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI XVIII, Pemko Medan Ajak Semua Pihak Bersinergi Sukseskan Acara

14 Juni 2026
Rico Waas Dukung Digitalisasi Tarombo

Rico Waas Dukung Digitalisasi Tarombo

14 Juni 2026
Bupati Karo Perkenalkan Potensi Wisata Karo Ajak Investor dan Perwakilan FGBMFI Kunjungi Sipiso-piso

Bupati Karo Perkenalkan Potensi Wisata Karo Ajak Investor dan Perwakilan FGBMFI Kunjungi Sipiso-piso

14 Juni 2026
KPPU: Amandemen UU Persaingan Usaha Perlu Menjawab Tantangan Ekonomi Digital

KPPU: Amandemen UU Persaingan Usaha Perlu Menjawab Tantangan Ekonomi Digital

14 Juni 2026
Indonesia Raih Perunggu Piala AFF U-19 2026, Bobby Nasution Apresiasi Semangat Juang Garuda Muda

Indonesia Raih Perunggu Piala AFF U-19 2026, Bobby Nasution Apresiasi Semangat Juang Garuda Muda

13 Juni 2026
WN Singapura Diduga Pemasok Liquid Vape Narkotika

WN Singapura Diduga Pemasok Liquid Vape Narkotika

13 Juni 2026
Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat

Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat

13 Juni 2026
Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat

Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat

13 Juni 2026
Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!

Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!

13 Juni 2026
Petani Muda Didorong Terjun ke Pertanian, Pemkab Siapkan Pendampingan dan Akses Pasar

Petani Muda Didorong Terjun ke Pertanian, Pemkab Siapkan Pendampingan dan Akses Pasar

13 Juni 2026
Satu Rumah Terbakar di P.Sidimpuan

Satu Rumah Terbakar di P.Sidimpuan

13 Juni 2026
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HUKRIM

Polisi Menunggu Hasil Dokter Forensik untuk Pastikan Kematian Ardiansyah

by redaksi3
5 Februari 2025
in HUKRIM
Polisi Menunggu Hasil Dokter Forensik untuk Pastikan Kematian Ardiansyah
FacebookWhatsappTelegram

DELI SERDANG (HARIANSTAR.COM) – Terkait kematian Ardiansyah (37), Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap jenazah ayah dari satu orang anak itu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menerangkan, pihaknya masih ingin memastikan penyebab kematian Ardiansyah. Pihaknya pun belum mengidentifikasi pelaku. “Kita belum mengidentifikasi pelaku. Kita baru mau mencari penyebab,” tuturnya ditemui di depan makam Ardiansyah, Rabu (5/2/2025).

Baca Juga

Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!

Niat Edarkan Sabu, Malah Dapat Kamar Gratis di Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

Ini Tampang Terduga Maling Pintu Rumah Kosong 

Dijelaskannya, Ekshumasi yang dilakukan pihaknya beserta dokter forensik terkait laporan Nurmalia yang meyakini jika anaknya tewas diduga karena penganiayaan. Laporan itu dilayangkan Nurmalia, Kamis (30/1/25).

“Dugaan penganiayaannya estimasi terjadi pada 20 Agustus 2024. Kemudian pada masa perawatan dan meninggal pada 20 Desember 24. Dan baru dilaporkan resmi sebagai korban penganiayaan atau menyatakan sebagai korban penganiayaan 30 Januari 2025,” jelas Gidion.

Proses pembongkaran jenazah Ardiansyah itu kata Gidion merupakan standard operasional penyidikan yang harus dilakukan untuk meyakinkan penyebab kematiannya.

“Titik kritisnya adalah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Supaya tidak menjadi persepsi dan meyakinkan bahwa sebab-sebab kematiannya jelas, maka kita lakukan pemeriksaan terhadap jenazah,” lanjutnya.

Menurut Gidion, terkait kematian Ardiansyah pihaknya masih meminta keterangan Nurmalia. Pasalnya, hal ini merupakan bagian dari laporan Nurmalia pasca dugaan penganiayaan yang dilakukan Leo Situmorang.

“Masih Nurmalia. Karena langkah awalnya ini yang kita lakukan. Karena ini terkait laporan yang sebelumnya terhadap korban Nurmalia dan putranya M Arwin. Maka ini berlanjut, masih satu rangkaian peristiwa ini. Data awal ada, maka kita memastikan ada tidaknya kekerasan dalam menjadi penyebabnya kematian yang bersangkutan,” tuturnya.

Disinggung dugaan penyebab lain atas kematian Ardiansyah, Gidion belum dapat memastikan. Menurutnya, hal itu akan terjawab setelah tim dokter forensik selesai melakukan pemeriksaan. Namun Gidion juga tidak menampik jika Ardiansyah memiliki riwayat penyakit asam lambung.

“Kalau dari rekam medis iya (asam lambung). Kalau pendarahan di otak ini masih mau kita buktikan ada atau tidak,” lanjutnya.

Masih kata mantan Kapolsek Pancur Batu itu, setelah dikatakan mendapat penganiayaan menggunakan helm, Ardiansyah sempat mendapat perawatan selama empat bulan.

“Bertahap (perawatan), rawat-pulang, rawat-pulang. Banyak jeda yang terjadi, maka kita harus pastikan apasih yang menjadi penyebab kematiannya,” jelasnya.

Gidion Benarkan Leo Situmorang Buat Laporan Ke Polrestabes

Terkait laporan Leo Situmorang di Polrestabes Medan, Gidion Arif membenarkannya. Dikatakan orang nomor satu di Polrestabes Medan itu, Leo Situmorang melaporkan dugaan penganiayaan. “Iya, ada laporannya. Terlapornya buk Nurmalia,” akunya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson M Sitompul mengatakan bahwa pihaknya belum menetapkan Leo Situmorang sebagai tersangka.

“LS masih terlapor. Karena penyidiknya lagi ada yang urgent di Jawa barat. Mungkin nanti setelah pulang, kita akan gelar perkara untuk penetapannya,” jelasnya.

Disinggung terkait senjata yang dimiliki Leo Situmorang, Jhonson menjelaskan bahwa itu merupakan Air Shoftgun. Pihaknya pun telah menahan Shoftgun tersebut.

“Perlu kita luruskan, itu bukan senjata api, melainkan air softgun. Kalau air softgun itu diakuinya dimilikinya dan itu sudah kita amankan. Untuk legalitasnya nanti kita tanyakan ke Perbakin,” pungkasnya. (RED)

Post Views: 309
Tags: ArdiansyahDokter ForensikKematianPolisi
ShareSendShare
redaksi3

redaksi3

Baca Juga

Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!
HUKRIM

Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!

13 Juni 2026
Niat Edarkan Sabu, Malah Dapat Kamar Gratis di Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
HUKRIM

Niat Edarkan Sabu, Malah Dapat Kamar Gratis di Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

10 Juni 2026
Ini Tampang  Terduga Maling Pintu Rumah Kosong 
HUKRIM

Ini Tampang Terduga Maling Pintu Rumah Kosong 

10 Juni 2026
Kalah Judi Online, Karyawan Buat Laporan Palsu Dibegal Rp 297 Juta
HUKRIM

Kalah Judi Online, Karyawan Buat Laporan Palsu Dibegal Rp 297 Juta

10 Juni 2026
Polsek Medan Tembung: Penyidikan Kasus Pengerusakan Tanaman Pisang Sesuai Prosedur!
HUKRIM

Polsek Medan Tembung: Penyidikan Kasus Pengerusakan Tanaman Pisang Sesuai Prosedur!

9 Juni 2026
URC Jatanras Polda Sumut Gerebek Markas Begal di Marelan, 3 Ditembak 
HUKRIM

URC Jatanras Polda Sumut Gerebek Markas Begal di Marelan, 3 Ditembak 

8 Juni 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In