• Latest
  • Trending
  • All
Yusrizal Divonis Hakim PN Sei Rampah 3 Tahun Penjara, Suara Hakim Macam “Berpuisi” Saat Bacakan Amar Putusan 

Yusrizal Divonis Hakim PN Sei Rampah 3 Tahun Penjara, Suara Hakim Macam “Berpuisi” Saat Bacakan Amar Putusan 

4 November 2025
Kapolres Karo Cek Pos Pengamanan Malam Hari, Pastikan Personel Siaga Layani Masyarakat

Kapolres Karo Cek Pos Pengamanan Malam Hari, Pastikan Personel Siaga Layani Masyarakat

19 Maret 2026
Ketua DPRD Langkat Hadiri Silaturahmi dan Bukber DPD KNPI, Ajak Pemuda Bersatu

Ketua DPRD Langkat Hadiri Silaturahmi dan Bukber DPD KNPI, Ajak Pemuda Bersatu

19 Maret 2026
Wanita Pengedar Sabu Viral di Katamso Ditangkap

Wanita Pengedar Sabu Viral di Katamso Ditangkap

19 Maret 2026
Buka Puasa Bersama Mahasiswa, Gubernur Bobby Nasution Ajak Lawan Narkoba

Buka Puasa Bersama Mahasiswa, Gubernur Bobby Nasution Ajak Lawan Narkoba

19 Maret 2026
Oknum Kepling di Medan Barat Terduga Bandar Narkoba Ditangkap

Oknum Kepling di Medan Barat Terduga Bandar Narkoba Ditangkap

19 Maret 2026
Anggota DPR RI Maruli Siahaan Berikan Bantuan Tali Kasih kepada Wartawan di Medan

Anggota DPR RI Maruli Siahaan Berikan Bantuan Tali Kasih kepada Wartawan di Medan

19 Maret 2026
Alfamidi-Unilever Bersihkan 11 Masjid di Medan dan Deli Serdang

Alfamidi-Unilever Bersihkan 11 Masjid di Medan dan Deli Serdang

19 Maret 2026
Giat Rutinitas Personil Pos Pam II Sosa Polres Palas

Giat Rutinitas Personil Pos Pam II Sosa Polres Palas

19 Maret 2026
Bupati Palas Tinjau Pos Pelayanan Mudik Tahun 2026 Di Pos Yan Kecamatan Barumun, dan Pos Pam Kecamatan Sosa

Bupati Palas Tinjau Pos Pelayanan Mudik Tahun 2026 Di Pos Yan Kecamatan Barumun, dan Pos Pam Kecamatan Sosa

19 Maret 2026
SMP Amalia Medan Bagikan 200 Paket Takjil dan Sembako ke Masyarakat 

SMP Amalia Medan Bagikan 200 Paket Takjil dan Sembako ke Masyarakat 

19 Maret 2026
Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ali Larijani

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ali Larijani

19 Maret 2026
Perang Iran vs AS-Israel, WHO Waspadai Risiko Nuklir  

Perang Iran vs AS-Israel, WHO Waspadai Risiko Nuklir  

19 Maret 2026
Jumat, Maret 20, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Yusrizal Divonis Hakim PN Sei Rampah 3 Tahun Penjara, Suara Hakim Macam “Berpuisi” Saat Bacakan Amar Putusan 

by Abi
4 November 2025
in HEADLINE, HUKRIM
Yusrizal Divonis Hakim PN Sei Rampah 3 Tahun Penjara, Suara Hakim Macam “Berpuisi” Saat Bacakan Amar Putusan 
FacebookWhatsappTelegram

SERGAI (HARIANSTAR.COM) – Yusrizal (23) warga Desa Arapayung kecamatan Pantai Cermin, kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) di vonis Majelis Hakim dalam kasus dugaan pencurian sepeda motor lawas jenis Grand Astrea yang digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri Sei Rampah,dengan hukuman 3 tahun penjara,Senin (3/11/2025).

Sidang dimulai pada pukul 15.40 wib, dipimpin oleh Hakim Ketua Novelita Sembiring,dengan Anggota Novira Sembiring dan Bethari Carolina.

Baca Juga

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ali Larijani

Perang Iran vs AS-Israel, WHO Waspadai Risiko Nuklir  

Tiket Pesawat Palangkarya-Jakarta Capai Rp 200 Juta, Garuda Indonesia Langsung Bantah

Sedangkan terdakwa didampingi Kuasa Hukum Ranto Sibarani,Kamaluddin Pane dan Surya Hasibuan.

Hakim Ketua Novelita Sembiring dengan suara halusnya bak membaca puisi,sekitar 23 menit membacakan putusan yang nyaris tidak terdengar oleh pengunjung sidang terbuka untuk umum itu.

Yusrizal didakwa Jaksa Penuntut Umum Jinta P. Sitepu dari Kejari Sergai, dengan tuntutan hukuman 4 tahun penjara dengan berbagai keanehan, dakwaan kalau terdakwa dituduh mencuri satu unit sepeda motor jenis Honda Grand Astrea di halaman Mesjid Taqwa Pekan Sei Rampah,Kecamatan Sei Rampah.

Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan Yusrizal tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam dakwaan primer, namun terbukti dalam dakwaan subsider, sehingga dijatuhi hukuman pidana penjara selama 3 tahun.

Terkait dengan putusan tersebut kuasa hukum terdakwa usai persidangan, melalui Ranto Sibarani menilai putusan tersebut tidak mencerminkan keadilan dan sarat kejanggalan hukum. Ia menyebut seharusnya terdakwa dibebaskan karena bukti yang diajukan tidak kuat.

“Perkara ini penuh keanehan. Barang bukti sepeda motor yang disebut-sebut dicuri tidak pernah ditemukan hingga sekarang. Sementara satu-satunya bukti hanyalah rekaman CCTV yang tidak pernah dilakukan uji forensik di Polda Sumut,” tegasnya.

Menurutnya, dalam persidangan, sejumlah saksi menyatakan wajah di rekaman CCTV mirip dengan terdakwa, namun para saksi tersebut tidak mengenal Yusrizal sebelumnya.

“Bagaimana mungkin seseorang bisa menyatakan bahwa orang di CCTV itu adalah Yusrizal, sementara mereka tidak pernah mengenalnya? Ini hanya cocoklogi,” ujarnya.

Ranto juga menyoroti bahwa sejak proses penyidikan, Yusrizal tidak didampingi pengacara pilihannya sendiri, melainkan pengacara yang ditunjuk penyidik tanpa sepengetahuannya.

“Hal ini jelas melanggar hak asasi terdakwa dan seharusnya menjadi pertimbangan penting bagi majelis hakim,” tegasnya.
Selain itu, Ranto mengungkap adanya dugaan pelanggaran prosedur saat persidangan dengan agenda meminta keterangan saksi anak di bawah umur.

“Pada saat saksi anak dihadirkan, hakim tidak menerapkan prosedur perlindungan anak, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Setelah kami ingatkan, baru kemudian hakim menyadari bahwa itu saksi anak,” tambahnya.

Pihaknya memastikan akan menempuh upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Medan, bahkan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) dan melaporkan dugaan pelanggaran kode etik hakim ke Komisi Yudisial (KY).

“Kami meyakini bahwa Yusrizal adalah korban salah tangkap. Dengan bukti yang lemah, saksi yang tidak mengenal terdakwa, serta banyak prosedur yang dilanggar, seharusnya majelis hakim berani memutus bebas,” jelas Ranto.

Selain itu Ranto juga menambahkan, jika Majelis Hakim jeli dan berpengalaman, seharusnya mengerti kalau barang bukti itu Honda Grand Astrea sudah berusia hampir 10 tahun. Dan kondisinya mungkin sudah Sepmor tua,entah ada surat – suratnya atau tidak kita gak tau,karena barbutnya tidak ditampilkan oleh JPU dalam persidangan.” Kalau dijualpun, taksiran kami tak sampai dua juta rupiah. Nah,kalau menurut Peraturan Mahkamah Agung (Perma),kalau kasus pidana yang nilainya tidak sampai Rp 2,5 juta jelas i i ranahnya menjadi Tindak Pidana Ringan, karena nilai barang bukti sangat kecil.

Ia menilai penerapan pasal dan vonis terhadap Yusrizal tidak proporsional dan mencederai rasa keadilan.

“Putusan ini bukan hanya tidak adil bagi Yusrizal, tapi juga melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum yang seharusnya melindungi rakyat kecil,” pungkasnya.

Seorang pengunjung yang menghadiri persidangan tersebut,usai melihat jalannya sidang mengatakan,”bagaimana kondisi ruang sidang PN Sei Rampah yang bernilai milyaran rupiah ini,ini kan Sidang Terbuka untuk Umum. Bagaimana kita mendengarkan suara Hakim yang memutuskan perkara,kalau suaranya “macam berbisik”.

Seharusnya, pihak PN Sei Rampah memasang alat pengeras suara sekalipun khusus di ruang sidang saja. Ini speaker nya aja yang nampak,tapi tak ada suaranya”,ucapnya kesal. (biet)

Post Views: 396
Tags: 3 TahunAmar PutusanBacakanBerpuisiDivonishakimPenjaraPN Sei RampahSuaraYusrizal
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ali Larijani
HEADLINE

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ali Larijani

19 Maret 2026
Perang Iran vs AS-Israel, WHO Waspadai Risiko Nuklir  
HEADLINE

Perang Iran vs AS-Israel, WHO Waspadai Risiko Nuklir  

19 Maret 2026
Tiket Pesawat Palangkarya-Jakarta Capai Rp 200 Juta, Garuda Indonesia Langsung Bantah
EKONOMI

Tiket Pesawat Palangkarya-Jakarta Capai Rp 200 Juta, Garuda Indonesia Langsung Bantah

19 Maret 2026
Barcelona 7- 2 Newcastle, Pesta Gol Hantarkan Barcelona ke Perempatfinal
HEADLINE

Barcelona 7- 2 Newcastle, Pesta Gol Hantarkan Barcelona ke Perempatfinal

19 Maret 2026
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita Dalam Kontainer, Tersangka Ajak Korban Seks Menyimpang
HEADLINE

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita Dalam Kontainer, Tersangka Ajak Korban Seks Menyimpang

18 Maret 2026
Balas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hancurkan 100 Target ke Wilayah Pendudukan Israel
HEADLINE

Balas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hancurkan 100 Target ke Wilayah Pendudukan Israel

18 Maret 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In