MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Tembus 13 juta penonton, The King’s Warden berhasil masuk dalam daftar film Korea Selatan terlaris ke-5 sepanjang sejarah.
Film karya sutradara Jang Hang Jun itu mencatat total penonton 13.467.838.
Berdasarkan data Korean Film Council, per tanggal 15 Maret 2026, pencapaian The King’s Warden ini diraih setelah penayangan hari ke-40.
Berkat angka penonton ini juga The King’s Warden menggeser Veteran yang sebelumnya ada di posisi itu.
Berikut ini daftar 5 film Korea Selatan terlaris sepanjang sejarah sejauh ini:
1. The Admiral: Roaring Currents (2014) – 17.615.686 penonton
2. Extreme Job (2019) – 16.266.338
3. Along with the Gods: THe Two Worlds (2017) – 14.414.658
4. Ode to My Father (2014) – 14.265.007
5. The King’s Warden (2026) – 13.467.838
The King’s Warden sebelumnya dipuji Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung. Dia menyebut film ini punya cerita kuat.
Para kru yang terlibat dalam film ini berhasil menciptakan sesuatu yang berharga.
“Ini merupakan hasil berharga yang diciptakan bersama oleh kekuatan storytelling, imajinasi luar biasa dari para pembuat film, dan dukungan tak tergoyahkan dari rakyat Korea,” kata Lee Jae Myung.
Dia menambahkan, pesan tulus dalam cerita The King’s Warden berhasil menyentuh hati penonton. Terbukti dari angka penonton yang naik begitu cepat selama sebulan terakhir.
Lee Jae Myung bersama ibu negara menyempatkan diri menyaksikan film ini. Mereka datang ke bioskop di era liburan tahun baru Imlek pada bulan Februari lalu.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih dan ucapan selamat kepada sutradara film, para aktor, dan seluruh staf yang telah mengerahkan upaya mereka untuk memproduksi film ini,” lanjutnya.
The King’s Warden berkisah tentang Raja Danjong. Sosok raja Joseon yang jarang diangkat ceritanya.
Ini juga yang jadi salah satu pesona dari film The King’s Warden. Ceritanya terasa fresh karena emang underrated.
Raja Danjong, karakter yang diperankan Park Ji Hoon, merupakan raja ke-6 Joseon, naik takhta di usia 12 tahun, dijatuhkan oleh pamannya Pangeran Agung Suyang. Danjong diasingkan ke Cheongnyeongpo di Yeongwol, Provinsi Gangwon, hingga mati secara tragis.
Adaptasi filmnya berlatar tahun 1457, mengikuti cerita seorang pemimpin desa bernama Eum Heung Do (Yoo Hai Jin) yang sukarela mengubah desanya menjadi tempat pengasingan. Dia kemudian menjalin hubungan gak terduga dengan Danjong yang diasingkan ke sana. (*)



























