MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Beberapa waktu belakangan media sosial X (Twitter) dan TikTok digegerkan dengan narasi kemunculan link video “Kebaya Hitam” berdurasi 22 menit yang diklaim tanpa sensor.
Dalam video terlihat aksi wanita berkebaya hitam mengenakan hijab dan berkacamata di depan kamera yang menampilkan adegan tanpa busana bikin geleng kepala.
Aksinya itu pun menjadi viral dan langsung diburu warganet.
Meski memicu rasa penasaran netizen, fenomena ini justru menjadi lampu kuning bagi keamanan data pribadi.
Penting diketahui, bahwa penyebaran tautan tersebut bukanlah sekadar konten hiburan, melainkan jebakan phishing yang sangat berbahaya.
Modus yang digunakan para pelaku kejahatan siber ini tergolong klasik namun tetap efektif: memanfaatkan rasa penasaran publik terhadap isu yang sedang viral.
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber keamanan digital, akun-akun anonim di X dan Telegram sering kali menyertakan link pendek (seperti bit.ly atau tinyurl) dengan keterangan yang memancing adrenalin.
Namun, saat diklik, pengguna tidak akan menemukan video yang dijanjikan. Alih-alih menonton, korban justru diarahkan ke situs palsu yang dirancang menyerupai halaman login media sosial atau situs perbankan.
Oleh karena itu, netizen diimbau untuk tidak hanya waspada terhadap pencurian data, tetapi juga bijak dalam memilah konten yang dikonsumsi di ruang digital.
Langkah pencegahan terbaik adalah dengan tidak mengeklik tautan apa pun yang sumbernya tidak jelas, terutama yang menjanjikan konten sensitif. Pastikan perangkat Anda selalu dilengkapi dengan antivirus yang memiliki perlindungan web aktif.
Jika sudah terlanjur mengeklik, segera bersihkan cache browser dan ganti kata sandi akun-akun penting Anda menggunakan autentikasi dua faktor (2FA) untuk keamanan ekstra. (*)



























