TEHERAN (HARIANSTAR.COM) – Kepala Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tewas dalam serangan yang dilakukan Israel dj Ibukota Iran, Teheran.
Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengumumkan pada Senin (6/4/2026) bahwa Mayor Jenderal Majid Khademi dibunuh dalam serangan kriminal dan teroris oleh musuh AS dan Israel pada dini hari.
Dilansir dari tasnim, menurut pernyataan tersebut lalu memberikan penghormatan kepada Khademi atas prestasinya. Menyatakan almarhum kepala intelijen IRGC dengan tulus dan berani membela prinsip-prinsip Revolusi Islam 1979, serta lembaga dan wilayah Islam Iran selama hampir setengah abad, dan memainkan peran luar biasa di berbagai bidang intelijen dan keamanan.
IRGC mencatat bahwa upaya keras Khademi, khususnya dalam menghadapi musuh asing di tingkat strategis dan rencana jahat serta keji mereka yang bertujuan untuk infiltrasi dan menciptakan ketidakstabilan dalam keamanan dan ketenangan Iran.
Amerika Serikat dan Israel memulai perang melawan Iran pada 28 Februari, membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer berpangkat tinggi serta warga sipil.
Serangan-serangan tersebut melibatkan serangan udara besar-besaran terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.



























