TEHERAN (HARIANSTAR.COM) – Iran siaga penuh dan melakukan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh perbatasan untuk mempertahankan wilayah udara mereka.
Berbicara kepada wartawan
Komandan Pasukan Pertahanan Udara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Alireza Elhami, mengatakan pada Rabu tentang status kemampuan Pertahanan Udara Angkatan Darat dalam melindungi wilayah udara negara.
“Saat ini, Pertahanan Udara Republik Islam Iran, baik di Angkatan Darat maupun Korps Garda Revolusi Islam, berada dalam kesiapan 100 persen dan sepenuhnya memantau semua perbatasan, siap untuk mempertahankan wilayah udara negara,” katanya seperti dikutip dari Tasnim, Kamis (27/8/2026).
Elhami mengatakan bahwa penembakan jatuh pesawat tak berawak strategis musuh telah menunjukkan bahwa pasukan khusus Iran sepenuhnya berkomitmen pada tugas mereka untuk menjaga keamanan negara.
Masih dari Tasnim, juru bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mengatakan bahwa peralatan baru, khususnya di sektor pertahanan udara, telah ditambahkan ke organisasi tempur Angkatan Darat, sehingga meningkatkan kemampuan pertahanan negara.
“Angkatan Darat telah menggunakan periode gencatan senjata baru-baru ini untuk membangun kembali dan memperkuat kemampuan militernya, terutama di bidang pertahanan udara,” kata Minggu.
Dia mengatakan bahwa sistem yang telah diperbaiki telah dipulihkan dan peralatan baru baru-baru ini telah diintegrasikan ke dalam struktur operasional Angkatan Darat, sehingga meningkatkan kemampuan pertahanan udara Iran.
“Kami telah berupaya memanfaatkan peluang dengan sebaik-baiknya. Periode gencatan senjata selama tiga bulan merupakan kesempatan yang baik untuk perencanaan pertahanan kami, khususnya di bidang pertahanan udara,” tambahnya.
Ia juga menyatakan angkatan bersenjata Iran siap menghadapi semua kemungkinan skenario, dan menambahkan bahwa AS telah gagal mencapai tujuannya dalam perang agresi terhadap Iran.
Ia menyatakan bahwa tujuan Washington, termasuk membuka kembali Selat Hormuz, melemahkan kemampuan pertahanan Iran, dan melemahkan tekad angkatan bersenjata Iran, belum tercapai.
Ia menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah mempersiapkan diri untuk semua kemungkinan skenario dan akan memberikan respons yang tepat terhadap setiap tindakan potensial.
Akraminia juga memperingatkan agresi AS yang berkelanjutan dapat memperluas cakupan geografis konflik, dan mengatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah merancang strategi baru untuk menghadapi perkembangan tersebut.




















