• Latest
  • Trending
  • All
Investigasi Al Jazeera: Senjata Terlarang Israel Diduga “Menguapkan” Ribuan Warga Gaza

Investigasi Al Jazeera: Senjata Terlarang Israel Diduga “Menguapkan” Ribuan Warga Gaza

11 Februari 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Siap Hadapi Arus Balik, Perkuat Layanan dan Ketersediaan Energi

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Siap Hadapi Arus Balik, Perkuat Layanan dan Ketersediaan Energi

29 Maret 2026
Bupati Karo Hadiri Upacara Adat dan Pelepasan Jenazah Camat Kutabuluh

Bupati Karo Hadiri Upacara Adat dan Pelepasan Jenazah Camat Kutabuluh

29 Maret 2026
Momen Hangat, Wakil Wali Kota Medan Terima Kunjungan Danyon Parako 463 Pasgat

Momen Hangat, Wakil Wali Kota Medan Terima Kunjungan Danyon Parako 463 Pasgat

29 Maret 2026
Wali Kota Medan Hadiri India–Indonesia Business Promotion, Perkuat Kerja Sama Strategis

Wali Kota Medan Hadiri India–Indonesia Business Promotion, Perkuat Kerja Sama Strategis

29 Maret 2026
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Medan Kota, Motor Curian Dijual Rp4 Juta

Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Medan Kota, Motor Curian Dijual Rp4 Juta

29 Maret 2026
PSPS Sukses Tahan Imbang Tuan Rumah PSMS Medan 1-1

PSPS Sukses Tahan Imbang Tuan Rumah PSMS Medan 1-1

28 Maret 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Layanan Energi Jelang Arus Balik Lebaran Bersama Staf Khusus Menteri ESDM

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Layanan Energi Jelang Arus Balik Lebaran Bersama Staf Khusus Menteri ESDM

28 Maret 2026
Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027

28 Maret 2026
Salah Satu SPBU Bulu Cina Diduga Bermain dengan Mafia BBM

Salah Satu SPBU Bulu Cina Diduga Bermain dengan Mafia BBM

28 Maret 2026
Klaim Iran Sudah Terdesak, Trump Targetkan Kuba

Klaim Iran Sudah Terdesak, Trump Targetkan Kuba

28 Maret 2026
Bus Jemaah Umrah Terbakar di Dekat Madinah, 24 Penumpang Selamat

Bus Jemaah Umrah Terbakar di Dekat Madinah, 24 Penumpang Selamat

28 Maret 2026
Militer Israel di Ambang Keruntuhan

Militer Israel di Ambang Keruntuhan

28 Maret 2026
Senin, Maret 30, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Investigasi Al Jazeera: Senjata Terlarang Israel Diduga “Menguapkan” Ribuan Warga Gaza

by Yunsigar
11 Februari 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Investigasi Al Jazeera: Senjata Terlarang Israel Diduga “Menguapkan” Ribuan Warga Gaza

Kerabat warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Sheikh Nasir, berduka saat jenazah warga Palestina tersebut dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser untuk prosesi pemakaman di Khan Yunis, Gaza pada 29 Januari 2026. (Abed Rahim Khatib – Anadolu Agency/via gazamedia).

FacebookWhatsappTelegram

GAZA (HARIANSTAR.COM) – Sebuah investigasi Al Jazeera mengungkap bahwa Israel menggunakan senjata termal dan termobarik yang dilarang secara internasional, menyebabkan ribuan jasad warga Palestina “menguap”.

Program Al Jazeera Arabic The Rest of the Story melaporkan, tim pertahanan sipil di Gaza telah mendokumentasikan lebih dari 2.800 kasus warga Palestina yang hilang tanpa jejak sejak dimulainya perang Israel di Gaza. Dalam banyak kasus, yang tersisa dari tubuh korban hanyalah potongan daging, percikan darah, atau bahkan abu.

Baca Juga

PSPS Sukses Tahan Imbang Tuan Rumah PSMS Medan 1-1

Bus Jemaah Umrah Terbakar di Dekat Madinah, 24 Penumpang Selamat

Militer Israel di Ambang Keruntuhan

Sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023, sebagian besar wilayah Jalur Gaza telah hancur. Seluruh lingkungan permukiman, termasuk sekolah, pusat usaha, dan fasilitas medis, rata dengan tanah.

Selain serangan udara, tentara dan insinyur tempur Israel dilaporkan menanam bahan peledak dan melakukan penghancuran terkontrol di dalam rumah-rumah warga. Buldozer lapis baja juga digunakan untuk meratakan bangunan secara sistematis.

Para ahli dan kesaksian lapangan mengaitkan fenomena “menguapnya” tubuh manusia dengan penggunaan senjata termal dan termobarik buatan Amerika Serikat oleh Israel. Senjata yang juga dikenal sebagai bom vakum atau aerosol ini mampu menghasilkan suhu ekstrem hingga lebih dari 3.500 derajat Celsius.

Sebagai perbandingan, titik didih air berada pada suhu 100 derajat Celsius. Panas ekstrem tersebut umumnya dihasilkan oleh tritonal, campuran TNT dan bubuk aluminium yang digunakan dalam bom buatan Amerika Serikat.

Juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmoud Basal, menjelaskan timnya mencocokkan jumlah penghuni rumah dengan jasad yang berhasil ditemukan.
“Jika sebuah keluarga menyatakan ada lima orang di dalam rumah, namun kami hanya menemukan tiga jasad utuh, maka dua lainnya baru dikategorikan ‘menguap’ setelah pencarian menyeluruh hanya menemukan jejak biologis, seperti percikan darah di dinding atau fragmen kecil seperti kulit kepala,” ujarnya kepada Al Jazeera seperti dikutip dari gaza media, Rabu (11/2/2026).

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Munir al-Bursh, menyatakan bahwa secara kimiawi, tubuh manusia yang terpapar suhu sangat tinggi dapat menguap dan berubah menjadi abu, mengingat sekitar 80 persen tubuh manusia terdiri dari air.

Investigasi tersebut juga mengidentifikasi sejumlah amunisi buatan Amerika Serikat yang digunakan di Gaza, di antaranya bom MK-84 “Hammer”, BLU-109 bunker buster, dan GBU-39 small diameter bomb.

BLU-109 dilaporkan digunakan dalam serangan di al-Mawasi, wilayah yang sebelumnya dinyatakan Israel sebagai “zona aman” bagi warga Palestina yang mengungsi, pada September 2024. Serangan tersebut disebut menyebabkan 22 warga Palestina menguap.

Sementara itu, bom GBU-39 diduga digunakan dalam serangan terhadap Sekolah al-Tabin di Gaza City bagian timur. Basal mengonfirmasi ditemukannya fragmen senjata di lokasi-lokasi tempat jasad korban tidak ditemukan.

Pada akhir November, Hamas menyerukan pembentukan komite internasional untuk menyelidiki penggunaan senjata tertentu oleh Israel, dengan tuduhan bahwa tubuh manusia “diuapkan” di Gaza.

Hingga kini, Israel dilaporkan telah menewaskan lebih dari 72.000 orang dan menghancurkan hampir 90 persen infrastruktur di Jalur Gaza.

 

Post Views: 810
Tags: Al JazeeraDidugaInvestigasiIsraelMenguapkanRibuanSenjata TerlarangWarga Gaza
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

PSPS Sukses Tahan Imbang Tuan Rumah PSMS Medan 1-1
HEADLINE

PSPS Sukses Tahan Imbang Tuan Rumah PSMS Medan 1-1

28 Maret 2026
Bus Jemaah Umrah Terbakar di Dekat Madinah, 24 Penumpang Selamat
HEADLINE

Bus Jemaah Umrah Terbakar di Dekat Madinah, 24 Penumpang Selamat

28 Maret 2026
Militer Israel di Ambang Keruntuhan
HEADLINE

Militer Israel di Ambang Keruntuhan

28 Maret 2026
Film Horor Eksorsisme ‘Kuasa Gelap: Perjanjian Darah’ Segera Guncang Layar Lebar
HEADLINE

Film Horor Eksorsisme ‘Kuasa Gelap: Perjanjian Darah’ Segera Guncang Layar Lebar

28 Maret 2026
LK21 dan IndoXXI Masih Bisa Diakses, Tampil dengan Domain Baru: Simak Situsnya!
HEADLINE

LK21 dan IndoXXI Masih Bisa Diakses, Tampil dengan Domain Baru: Simak Situsnya!

28 Maret 2026
Gilas Saint Kitts & Nevis 4 Gol, Pelatih Timnas Indonesia Puas 
HEADLINE

Gilas Saint Kitts & Nevis 4 Gol, Pelatih Timnas Indonesia Puas 

28 Maret 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In