• Latest
  • Trending
  • All
Virus Nipah Alarm Untuk Dunia: Belum Miliki Vaksin dan Cukup Berbahaya

Ini Alasan Kenapa Virus Nipah Berbahaya dan Ditakuti      

1 Februari 2026
Peringati Hari Anak Nasional, The Reiz Suites Ajak Anak Berkreasi Selama Menginap

Peringati Hari Anak Nasional, The Reiz Suites Ajak Anak Berkreasi Selama Menginap

29 Juli 2026
Tangkap Momentum Pertumbuhan, BSI Dorong Nasabah Prioritas Medan Optimalkan Emas Sebagai Pelestari Kekayaan

Tangkap Momentum Pertumbuhan, BSI Dorong Nasabah Prioritas Medan Optimalkan Emas Sebagai Pelestari Kekayaan

29 Juli 2026
Pelayanan Prima Berbuah Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Polres Karo Raih Penghargaan

Pelayanan Prima Berbuah Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Polres Karo Raih Penghargaan

29 Juli 2026
Trafik Data Tertinggi di Sumatra, Indosat Region North Sumatra Catat Pertumbuhan 36,3 Persen pada Semester I 2026

Trafik Data Tertinggi di Sumatra, Indosat Region North Sumatra Catat Pertumbuhan 36,3 Persen pada Semester I 2026

29 Juli 2026
Kepala Bapenda Kota Medan Jalin Sinergi dengan Kanwil Kemenkum Sumut 

Kepala Bapenda Kota Medan Jalin Sinergi dengan Kanwil Kemenkum Sumut 

29 Juli 2026
Rico Waas Dorong PUD RPH Optimalkan Aset Lewat Cold Storage dan Hilirisasi Produk Daging

Rico Waas Dorong PUD RPH Optimalkan Aset Lewat Cold Storage dan Hilirisasi Produk Daging

29 Juli 2026
Hadapi Persebaya, Pelatih PSMS Siapkan Rotasi Besar

Hadapi Persebaya, Pelatih PSMS Siapkan Rotasi Besar

29 Juli 2026
DPRD Karo Jadwalkan RDP Bahas Penggunaan Dana CSR Pemkab

DPRD Karo Jadwalkan RDP Bahas Penggunaan Dana CSR Pemkab

29 Juli 2026
BNN Sumut Bongkar Rumah di Helvetia, Temukan 8 Kg Sabu

BNN Sumut Bongkar Rumah di Helvetia, Temukan 8 Kg Sabu

29 Juli 2026
Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

28 Juli 2026
Polsek Binjai Kembali Grebek Sarang Narkoba di Tandem Hilir

Polsek Binjai Kembali Grebek Sarang Narkoba di Tandem Hilir

28 Juli 2026
Satresnarkoba Polres Tapsel Gagalkan Peredaran Ganja 5 Kg

Satresnarkoba Polres Tapsel Gagalkan Peredaran Ganja 5 Kg

28 Juli 2026
Rabu, Juli 29, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ini Alasan Kenapa Virus Nipah Berbahaya dan Ditakuti      

by Ratih
1 Februari 2026
in HEADLINE, LIFESTYLE
Virus Nipah Alarm Untuk Dunia: Belum Miliki Vaksin dan Cukup Berbahaya

Ilustrasi Virus Nipah menjadi alarm untuk dunia. [Int]

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Virus Nipah kembali menarik perhatian global karena dianggap sebagai salah satu patogen paling berbahaya saat ini.

Hal ini tidak terlepas dari karakteristiknya yang memiliki tingkat kematian tinggi, kemampuan penularan yang cepat, serta tidak ada vaksin maupun obat khusus untuk penanganannya.

Baca Juga

Peringati Hari Anak Nasional, The Reiz Suites Ajak Anak Berkreasi Selama Menginap

Hadapi Persebaya, Pelatih PSMS Siapkan Rotasi Besar

Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah memasukkan virus Nipah ke dalam daftar patogen berisiko tinggi yang berpotensi memicu wabah lintas negara.

Virus Nipah tergolong penyakit zoonotik yang dapat menular dari hewan ke manusia, bahkan juga menyebar antarmanusia.

Virus ini menjadi sorotan karena memiliki jalur penularan yang beragam dan berisiko tinggi.

Manusia dapat tertular melalui kontak langsung dengan kelelawar, hewan lain yang terinfeksi, maupun mengonsumsi makanan yang tercemar air liur atau kotoran kelelawar.

Selain penularan dari hewan, kasus penyebaran virus Nipah dari manusia ke manusia juga telah dilaporkan. Interaksi erat dengan cairan tubuh penderita menjadi salah satu jalur penularan yang perlu diwaspadai.

Kenapa Virus Nipah Ditakuti?

Kekhawatiran dunia kembali meningkat seiring ditemukannya kasus terbaru di India.

Meski jumlah kasus yang terkonfirmasi masih relatif sedikit, otoritas setempat langsung menerapkan langkah karantina massal dan pengawasan ketat. Berikut beberapa alasan kenapa virus Nipah ditakuti:

1. Angka Kematian Tinggi

Virus Nipah diketahui memiliki tingkat fatalitas yang sangat besar. Berdasarkan sejumlah wabah yang pernah terjadi, tingkat kematian yang dilaporkan mencapai sekitar 40–75 persen. Artinya, hampir setengah hingga sebagian besar orang berisiko meninggal, jauh melampaui banyak penyakit menular lainnya.

2. Belum Tersedia Vaksin dan Terapi Khusus

Hingga kini, belum ada vaksin maupun obat antivirus yang secara khusus ditujukan untuk melawan virus Nipah.

Penanganan medis masih terbatas pada perawatan suportif, yaitu mengurangi gejala dan menjaga kondisi pasien tetap stabil. Kondisi ini membuat infeksi Nipah menjadi semakin berbahaya karena belum ada pengobatan yang dapat langsung menghentikan virus.

3. Gejala Awal Sulit Dibedakan

Pada fase awal, infeksi virus Nipah sering menyerupai penyakit ringan seperti flu. Penderitanya dapat mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, rasa lelah, dan tidak enak badan. Karena keluhannya bersifat umum, banyak kasus terlambat terdeteksi sehingga risiko penularan semakin besar sebelum diagnosis dilakukan.

4. Menyerang Otak dan Sistem Saraf

Salah satu dampak paling serius dari virus Nipah yaitu terjadinya ensefalitis atau peradangan otak. Kondisi ini dapat memicu kebingungan, kejang, penurunan kesadaran, hingga koma, dan sering menjadi penyebab utama kematian. Bahkan pada pasien yang selamat, gangguan saraf jangka panjang seperti kejang berulang dan perubahan perilaku masih dapat terjadi.

5. Memiliki Banyak Jalur Penularan

Virus Nipah dapat menyebar tidak hanya dari hewan ke manusia, tetapi juga antarmanusia. Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, konsumsi makanan yang tercemar air liur atau kotoran hewan pembawa virus, serta paparan cairan tubuh penderita. Beragamnya jalur penularan ini membuat pengendalian virus menjadi lebih sulit.

6. Memicu wabah lintas negara

Kemampuan virus Nipah untuk menular antarmanusia, ditambah gejala awal yang tidak khas, menjadikannya berpotensi menyebar ke berbagai wilayah bahkan lintas negara. Inilah alasan WHO menetapkan virus Nipah sebagai patogen prioritas global yang memerlukan kewaspadaan tinggi.

Gejala Virus Nipah

Mengacu pada dokumen Direktorat Pelayanan Kesehatan (DHS) Kerala, tanda-tanda infeksi virus Nipah dapat mulai muncul dalam rentang waktu 4–14 hari setelah seseorang terpapar virus. Seseorang yang terinfeksi penyakit ini umumnya akan mengalami sejumlah gejala berikut:

• Batuk

• Radang tenggorokan

• Demam

• Sakit kepala

• Sulit bernapas

• Mual

Pada kasus yang tergolong berat, seiring berjalannya waktu virus Nipah dapat menyerang sistem saraf pusat dan memicu pembengkakan pada otak atau ensefalitis. Pada fase ini, penting untuk mengetahui sejumlah gejala berikut:

• Kejang

• Koma

• Kebingungan dan disorientasi

• Pembengkakan otak (ensefalitis)

Alasan kenapa virus Nipah ditakuti, karena memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi, belum tersedia vaksin maupun obat khusus, serta mampu menular melalui berbagai jalur, termasuk antarmanusia. Gejala awal yang sulit diketahui dan kemampuannya menyerang otak, serta sistem saraf membuat infeksi ini semakin berbahaya.

Dengan potensi penyebaran lintas wilayah hingga lintas negara, virus Nipah menjadi ancaman kesehatan global yang harus diwaspadai dan dikendalikan sejak dini.

Post Views: 354
Tags: Ancaman kematianBelum Ditemukan VaksinBerbahayaDitakutipenularan tinggiVirus Nipah
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

Peringati Hari Anak Nasional, The Reiz Suites Ajak Anak Berkreasi Selama Menginap
LIFESTYLE

Peringati Hari Anak Nasional, The Reiz Suites Ajak Anak Berkreasi Selama Menginap

29 Juli 2026
Hadapi Persebaya, Pelatih PSMS Siapkan Rotasi Besar
HEADLINE

Hadapi Persebaya, Pelatih PSMS Siapkan Rotasi Besar

29 Juli 2026
Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.
HEADLINE

Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

28 Juli 2026
200 Pasukan Stabilisasi Internasional Masuk ke Jalur Gaza
HEADLINE

200 Pasukan Stabilisasi Internasional Masuk ke Jalur Gaza

28 Juli 2026
Bluebird Prime Hadir di Medan, Tawarkan Kenyamanan Perjalanan Premium
LIFESTYLE

Bluebird Prime Hadir di Medan, Tawarkan Kenyamanan Perjalanan Premium

27 Juli 2026
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmael Baghei
HEADLINE

Iran Menegaskan AS Bukan Penentu Waktu Perang dan Perdamaian

27 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In