MADINAH (HARIANSTAR.COM) – Bus yang mengangkut 24 jemaah umrah asal Indonesia terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, Kamis (26/3/2026).
Saat ini, kondisinya dilaporkan dalam kondisi stabil. Insiden itu terjadi sekitar 50 kilometer sebelum memasuki Kota Madinah, tepatnya setelah melewati pos pemeriksaan terakhir.
Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH), M. Ilham Effendy memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah semua jemaah berjumlah 24 orang selamat. Sopir sigap menghentikan bus dan langsung meminta jemaah turun saat muncul tanda-tanda gangguan,” ujar Ilham.
Meski sempat membuat tegang, seluruh jemaah berhasil diamankan dan segera dievakuasi menggunakan bus pengganti.
Ilham menjelaskan, saat ini jemaah sudah berada di Madinah, beristirahat dengan baik, dan dalam kondisi yang stabil. “Kami terus berkomunikasi dengan pendamping jemaah dan pihak muassasah untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” katanya.
Kemenhaj melalui KUH juga tengah mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait agar jemaah mendapatkan perhatian dan dukungan, termasuk penggantian atas barang bawaan jemaah yang ikut terbakar.
Pihak KUH kini tengah bergerak cepat melakukan diplomasi dengan pihak muassasah di Arab Saudi. Upaya koordinasi ini dilakukan guna memastikan para jemaah mendapatkan kompensasi yang layak atas kerugian materiil yang mereka alami.
“Kami sedang berkomunikasi dengan pihak muassasah agar jemaah mendapatkan kompensasi yang layak, mengingat seluruh barang bawaan mereka ikut terbakar dalam kejadian ini,” tegasnya.
Kementerian haji dan umrah mengimbau seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah untuk terus meningkatkan standar keselamatan transportasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.


























