MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menuturkan,Pelaku pasar pada perdagangan hari ini akan mencermati hasil evaluasi indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) yang dijadwalkan publikasinya dini hari nanti.
Pelaku pasar akan tertuju pada langkah MSCI apakah akan mencabut kebijakan pembekuan (freeze) penyesuaian Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS) bagi saham-saham Indonesia, ujarnya ,Rabu (12/8).
IHSG sendiri sempat melemah pada perdagangan kemarin. Di sesi pembukaan perdagangan hari ini IHSG berbalik menguat di level 6.277. Namun pelaku pasar diyakini tengah mengambil posisi wait and see jelang pengumuman penting MSCI. Sementara itu, mata uang Rupiah kembali melanjutkan tren pelemahan yang bisa menjadi sentimen negatif bagi IHSG, tambahnya.
Ditambahkan, Mata uang Rupiah ditransaksikan melemah ke level 17.860 pada sesi perdagangan pagi. Ditengah minimnya sentimen pasar keuangan pada perdagangan hari ini, pelaku pasar masih akan terus mencermati dinamika geopolitik di timur tengah. Harga minyak mentah yang kerap menjadi tolak ukurnya menunjukan bahwa ketegangan di sekitar wilayah selat hormuz kian meningkatmeningkat, ucap Gunawan.
Harga minyak mentah dunia kembali naik dan ditransaksikan di kisaran harga $89.4 per barel untuk jenis Brent pada perdagangan pagi ini. harga minyak mentah dunia nyaris menyentuh $90 per barel, yang berpeluang memicu terjadinya tekanan pada pasar keuangan secara keseluruhan. Ditambah lagi AS akan merilis data inflasi pada perdagangan selanjutnya.
“Dimana inflasi AS diproyeksikan akan mengalami kenaikan, dan kembali memicu spekulasi kenaikan bunga acuan. Jadi pasar keuangan tengah menghadapi ancaman tekanan dari sejumlah faktor. Seperti potensi kenaikan laju tekanan inflasi AS, spekulasi tren kebijakan bunga acuan yang lebih bernada hawkish, hingga laporan MSCI yang merugikan pasar keuangan domestik.”katanya.
Disisi lain harga emas dunia brbalik menguat ke level $4.401 per ons troy. Harga emas diproyeksikan akan berkonsolidasi sementara di level psikologis tersebut. Jika dirpupiahkan harga emas saat ini ditransaksikan naik dikisaran harga 2.54 juta per gram, pungkas Gunawan. (Abi)




















