• Latest
  • Trending
  • All
Jelang Nataru, Sejumlah Kebutuhan Pangan Bakal Naik Dan Turun

Jelang Nataru, Sejumlah Kebutuhan Pangan Bakal Naik Dan Turun

10 Desember 2023
Bursa Wirausaha Unggulan Digelar di USU, Rico Waas Dorong UMKM Berani Memulai 

Bursa Wirausaha Unggulan Digelar di USU, Rico Waas Dorong UMKM Berani Memulai 

21 Agustus 2026
Pengedar Sabu dan Ganja di Bandar Khalipah Bergumul dengan Polisi saat Ditangkap

Pengedar Sabu dan Ganja di Bandar Khalipah Bergumul dengan Polisi saat Ditangkap

21 Agustus 2026
Dua Bandar Diciduk, Polisi Sita 20,35 Gram Sabu Siap Diedarkan di Lubuk Pakam

Dua Bandar Diciduk, Polisi Sita 20,35 Gram Sabu Siap Diedarkan di Lubuk Pakam

21 Agustus 2026
Pemkab Karo Tampung Aspirasi Warga Semangat Gunung Soal Jalan dan Keamanan

Pemkab Karo Tampung Aspirasi Warga Semangat Gunung Soal Jalan dan Keamanan

21 Agustus 2026
Kasus Penganiayaan Anak di Tanjung Balai Dapat Atensi Komnas PA: Kita Surati Polres!

Kasus Penganiayaan Anak di Tanjung Balai Dapat Atensi Komnas PA: Kita Surati Polres!

20 Agustus 2026
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Modal untuk UMKM, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan di Sumut

Gubernur Bobby Nasution Siapkan Modal untuk UMKM, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan di Sumut

20 Agustus 2026
Korupsi Uang Pengganti Tanah Perkuburan, Terdakwa Dituntut 6 Tahun Penjara

Korupsi Uang Pengganti Tanah Perkuburan, Terdakwa Dituntut 6 Tahun Penjara

20 Agustus 2026
Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan

Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan

20 Agustus 2026
PGN Bantah Ledakan Grand Polonia Disebabkan Kebocoran Gas Bawah Tanah

Ledakan Grand Polonia: Polisi Tetapkan Tersangka, Identitas Masih Rahasia 

20 Agustus 2026
BNPB Ingatkan Penyintas Gempa Flores Tetap Waspada, Tidak Panik dan Takut Berlebihan

BNPB Ingatkan Penyintas Gempa Flores Tetap Waspada, Tidak Panik dan Takut Berlebihan

20 Agustus 2026
ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas

ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas

20 Agustus 2026
Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat

Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat

20 Agustus 2026
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Jelang Nataru, Sejumlah Kebutuhan Pangan Bakal Naik Dan Turun

by Abi
10 Desember 2023
in EKONOMI, HEADLINE
Jelang Nataru, Sejumlah Kebutuhan Pangan Bakal Naik Dan Turun
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Perayaan Natal dan berlangsung kurang dari dua pekan lagi,beberapa komoditas pangan strategis yang berpeluang mengalami kenaikan pada bulan Desember ini, diantaranya daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng.

” Untuk komoditas pangan lainnya yang berpeluang turun adalah cabai rawit, cabai merah, daging sapi dan tomat.Akan tetapi beras, bawang putih, gula pasir, dan bawang merah diproyeksikan bergerak stabil meskipun saat ini bertahan mahal,” jelas Gunawan Benjamin,Pengamat Ekonomi Sumut di Medan, Minggu (10/12/2023) pagi.

Baca Juga

Bursa Wirausaha Unggulan Digelar di USU, Rico Waas Dorong UMKM Berani Memulai 

Gubernur Bobby Nasution Siapkan Modal untuk UMKM, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan di Sumut

Ledakan Grand Polonia: Polisi Tetapkan Tersangka, Identitas Masih Rahasia 

Disebutkan Gunawan, daging ayam saat ini di kota Medan dijual dikisaran 30 ribuan per Kg, berpeluang naik dalam rentang 16% hingga 23% hingga selesai perayaan tahun baru nanti.

Telur ayam berpeluang naik sekitar 100 rupiah per butir nantinya, sementara minyak goreng berpeluang naik tipis 100 hingga 200 per Kg untuk minyak goreng curah,katanya.

Gunawan menambahkan, kenaikan komoditas pangan tersebut lebih dikarenakan oleh demand atau permintaan yang mengalami peningkatan. Sementara dari sisi pasokannya cenderung bertahan, meskipun untuk daging ayam lebih fleksibel dalam pengendalian pasokannya.

Untuk harga daging ayam dan telur ayam sejauh ini harganya masih sedikit lebih rendah dari harga keekonomiannya, artinya harga masih terbilang murah.

“Untuk harga cabai merah dan cabai rawit, yang harganya saat ini berkisar 60 hingga 65 ribuan per Kg. Berpeluang untuk bergerak turun. Potensi penurunannya 5 ribu hinga 10 ribu dari posisi sekarang ini. Terlebih jika permintaan dari luar wilayah Sumut berkurang. Harga cabai di Sumut yang terbilang mahal belakangan ini lebih dikarenakan oleh tingginya harga cabai di luar Sumut seperti di pulau jawa,”ujarnya.

Dari hasil simulasi harga cabai yang saya lakukan, harga ideal cabai di Sumut jika sepenuhnya dipasok dari produksi cabai Sumut, berpeluang menciptakan harga cabai dikisaran 40 hingga 50 ribu per Kg.

Sementara untuk harga tomat, yang menyentuh 20 ribu per Kg untuk kualitas yang bagus. Berpeluang turun dari posisinya saat ini dikisaran 13 hingga 16 ribu per Kg nya,papar Gunawan.

Daging sapi,lanjutnya kemungkinan paling besar naik 10 ribu per Kg, dari posisi 125 hingga 135 ribu per Kg sejauh ini. Penurunan harga komoditas daging sapi lebih dikarenakan oleh supply yang lebih memadai, dan disisi lain harga pokok produksi dalam tren turun.

Namun sekalipun di proyeksikan turun, harga komoditas hortikultura seperti cabai dan tomat masih terbilang sangat mahal, dan jauh berada di atas harga keekonomiannya,imbuhnya.

Sementara untuk harga beras diproyeksikan bergerak stabil. Harga beras medium diproyesikan akan tetap berada dikisaran 14 ribuan per Kg.

Bawang merah cukup stabil dikisaran 33 hingga 37 ribu per Kg.  bawang putih diproyeksikan akan bergerak dalam rentang 34 hingga 36 ribu per Kg. Demikian halnya harga gula pasir yang diproyeksikan stabil dikisaran 17 ribuan per Kg.

Untuk harga beras dan gula pasir meskipun dirasakan sangat mahal, namun harganya masih sesuai dengan harga keekonomiannya,pungkas Gunawan.(jae)

Post Views: 116
Tags: berpeluang mengalami kenaikanbulan desemberkomoditas panganPengamat Ekonomi Sumut Gunawan Benjamin
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Bursa Wirausaha Unggulan Digelar di USU, Rico Waas Dorong UMKM Berani Memulai 
EKONOMI

Bursa Wirausaha Unggulan Digelar di USU, Rico Waas Dorong UMKM Berani Memulai 

21 Agustus 2026
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Modal untuk UMKM, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan di Sumut
EKONOMI

Gubernur Bobby Nasution Siapkan Modal untuk UMKM, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan di Sumut

20 Agustus 2026
PGN Bantah Ledakan Grand Polonia Disebabkan Kebocoran Gas Bawah Tanah
HEADLINE

Ledakan Grand Polonia: Polisi Tetapkan Tersangka, Identitas Masih Rahasia 

20 Agustus 2026
ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas
EKONOMI

ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas

20 Agustus 2026
Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat
HEADLINE

Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat

20 Agustus 2026
Perkuat Sinergi, BRI Panyabungan Berkolaborasi dengan Kantor BPN
EKONOMI

Perkuat Sinergi, BRI Panyabungan Berkolaborasi dengan Kantor BPN

20 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In