• Latest
  • Trending
  • All
Israel Tutup Lintas Rafah, Ribuan Pasien Gaza Terjebak Menunggu Izin Evakuasi Medis dan Sebagian Tewas

Israel Tutup Lintas Rafah, Ribuan Pasien Gaza Terjebak Menunggu Izin Evakuasi Medis dan Sebagian Tewas

19 Juni 2026

Rugikan Negara Rp6,2 Milyar, Mantan Kadisdik Tebing Tinggi Dituntut 9,5 Tahun Penjara

10 Agustus 2026
SP3 Dugaan Penggelapan Harta Bersama oleh Poldasu Dinilai Cacat Hukum

SP3 Dugaan Penggelapan Harta Bersama oleh Poldasu Dinilai Cacat Hukum

10 Agustus 2026
Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Gulung Lima Bandar Sabu

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Gulung Lima Bandar Sabu

10 Agustus 2026
Berkantor di Kepulauan Nias, Wagub Surya Pastikan Pembangunan Pemprov Sumut Berjalan Sesuai Rencana

Berkantor di Kepulauan Nias, Wagub Surya Pastikan Pembangunan Pemprov Sumut Berjalan Sesuai Rencana

10 Agustus 2026
Pangdam I BB Resmikan Masjid Al-Ikhlas, Prajurit Diminta Terus Hadir untuk Rakyat

Pangdam I BB Resmikan Masjid Al-Ikhlas, Prajurit Diminta Terus Hadir untuk Rakyat

10 Agustus 2026
14 Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Oleh PT Rendy Permata Raya Dilaporkan ke DPRD Madina

14 Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Oleh PT Rendy Permata Raya Dilaporkan ke DPRD Madina

10 Agustus 2026
Makin Sat-Set, Blibli Hadirkan Tukar Tambah Online dan Pickup di Toko

Makin Sat-Set, Blibli Hadirkan Tukar Tambah Online dan Pickup di Toko

10 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Laporan Kemajuan B50 dan Kesiapan Mandatori Bioetanol

Presiden Prabowo Terima Laporan Kemajuan B50 dan Kesiapan Mandatori Bioetanol

10 Agustus 2026
AMB Tuntut Transparansi Ranperda Padang Sidimpuan

AMB Tuntut Transparansi Ranperda Padang Sidimpuan

10 Agustus 2026
Iran Menetapkan 6 Syarat Dibukanya Kembali Selat Hormuz

Iran Menetapkan 6 Syarat Dibukanya Kembali Selat Hormuz

10 Agustus 2026
Berbeda Pandangan, AS Desak Israel Akhiri Operasi Militer di Gaza

Berbeda Pandangan, AS Desak Israel Akhiri Operasi Militer di Gaza

10 Agustus 2026
Polisi Selidiki Tewasnya Pekerja Kafe di Bukit Simarsayang

Polisi Selidiki Tewasnya Pekerja Kafe di Bukit Simarsayang

10 Agustus 2026
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Israel Tutup Lintas Rafah, Ribuan Pasien Gaza Terjebak Menunggu Izin Evakuasi Medis dan Sebagian Tewas

by Yunsigar
19 Juni 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Israel Tutup Lintas Rafah, Ribuan Pasien Gaza Terjebak Menunggu Izin Evakuasi Medis dan Sebagian Tewas

(Foto: gazamedia)

FacebookWhatsappTelegram

KHAN YOUNIS (HARIANSTAR.COM) – Ribuan warga Palestina di Jalur Gaza yang telah memperoleh rujukan medis resmi tetap tidak dapat keluar untuk berobat, di tengah penutupan lintas Rafah dan pembatasan evakuasi medis oleh Israel.

Sebagian pasien meninggal atau mengalami kerusakan permanen pada kondisi mereka sambil menunggu izin, menurut laporan yang dihimpun pada Kamis (18/6), delapan bulan setelah gencatan senjata berlaku.

Baca Juga

SP3 Dugaan Penggelapan Harta Bersama oleh Poldasu Dinilai Cacat Hukum

Presiden Prabowo Terima Laporan Kemajuan B50 dan Kesiapan Mandatori Bioetanol

Iran Menetapkan 6 Syarat Dibukanya Kembali Selat Hormuz

Rafa al-Qudra, gadis berusia 15 tahun, kehilangan penglihatannya pada Sabtu lalu sebelum izin keluar dari Gaza diberikan kepadanya. Ia menderita kondisi medis yang sebenarnya dapat diobati, tetapi sektor kesehatan Gaza tidak mampu menyediakan perawatan yang dibutuhkan. Rafa kini tinggal di tempat berlindung beratap nilon di kawasan pesisir al-Mawasi, Khan Younis.

Rujukan Bukan Jaminan
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rujukan medis dari dokter di rumah sakit publik Gaza hanyalah langkah pertama dan tidak menjamin evakuasi keluar wilayah. Persetujuan evakuasi juga bergantung pada ketersediaan perawatan di Gaza, persetujuan Komite Rujukan, persetujuan negara penerima, izin keamanan dari otoritas Israel, serta aksesibilitas lintas perbatasan.

Anak di bawah 18 tahun harus didampingi orang tua atau wali. Jika orang tua tidak dapat ikut, kerabat derajat pertama atau kedua dapat mendampingi dengan persetujuan tertulis. WHO menyatakan tidak ada batas waktu yang pasti untuk proses persetujuan, yang bergantung pada kompleksitas kasus, kelengkapan dokumen, koordinasi antarpihak, dan kondisi keamanan.

Angka yang Terus Bertambah

Jumlah pasien yang menunggu izin keluar berbeda-beda menurut sumber dan tanggal pencatatan. Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan pada awal Juni bahwa jumlah rujukan medis terdokumentasi telah mencapai 17.757 orang per 20 Mei. Wakil Menteri Kesehatan sementara Maher Shamiya, dalam konferensi pers di Kompleks Medis Al-Shifa, memperingatkan angka kematian dapat meningkat di antara pasien yang menunggu perawatan.

Dilansir dari gaza media, Jumat (19/6/2026) menyebutkan pusat Hak Asasi Manusia Palestina (PCHR) menyebut angka yang lebih tinggi, yakni lebih dari 20.000 pasien yang menghadapi risiko kematian akibat ditolaknya akses ke perawatan medis di luar negeri. Adapun WHO sebelumnya mencatat 7.841 pasien telah dievakuasi dari Gaza antara dimulainya perang pada Oktober 2023 hingga 29 September 2025, dengan sekitar dua pertiga di antaranya dievakuasi sebelum Israel menguasai lintas Rafah pada Mei 2024.

Laporan terpisah dari komunitas kesehatan mencatat kasus-kasus pasien kanker yang meninggal dunia karena tidak memperoleh izin keluar, sementara masuknya obat-obatan tertentu ke Gaza juga dibatasi. Dokter di Gaza menyatakan rusaknya sebagian besar fasilitas kesehatan selama perang membuat banyak kondisi medis tidak dapat ditangani di dalam wilayah.

Pembukaan kembali lintas Rafah secara penuh merupakan bagian dari rencana perdamaian yang menjadi dasar gencatan senjata Oktober 2025. Namun, hingga kini pergerakan orang melalui lintas tersebut masih sangat dibatasi, dan evakuasi medis hanya menjangkau sebagian kecil dari mereka yang membutuhkan.

Post Views: 593
Tags: Evakuasi MedisGazaIsraelLintas RafahMenunggu IzinRibuan PasienSebagian TewasTerjebak
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

SP3 Dugaan Penggelapan Harta Bersama oleh Poldasu Dinilai Cacat Hukum
HEADLINE

SP3 Dugaan Penggelapan Harta Bersama oleh Poldasu Dinilai Cacat Hukum

10 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Laporan Kemajuan B50 dan Kesiapan Mandatori Bioetanol
EKONOMI

Presiden Prabowo Terima Laporan Kemajuan B50 dan Kesiapan Mandatori Bioetanol

10 Agustus 2026
Iran Menetapkan 6 Syarat Dibukanya Kembali Selat Hormuz
HEADLINE

Iran Menetapkan 6 Syarat Dibukanya Kembali Selat Hormuz

10 Agustus 2026
Berbeda Pandangan, AS Desak Israel Akhiri Operasi Militer di Gaza
HEADLINE

Berbeda Pandangan, AS Desak Israel Akhiri Operasi Militer di Gaza

10 Agustus 2026
Rockstar Games Tayangkan Video Khusus GTA 6 di Netflix
HEADLINE

Rockstar Games Tayangkan Video Khusus GTA 6 di Netflix

10 Agustus 2026
Moto3 Inggris: Veda Ega Pratama Finis Posisi 9,  Berikut Daftarnya!   
HEADLINE

Moto3 Inggris: Veda Ega Pratama Finis Posisi 9,  Berikut Daftarnya!  

10 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In