Sementara itu, EBITDA perseroan mencapai Rp341,8 miliar, dengan laba bersih sebesar Rp157 miliar. Performa ini menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga eksekusi operasional yang disiplin melalui penguatan kualitas layanan dan kesiapan bisnis, di tengah semakin beragamnya pilihan mobilitas bagi pelanggan.
Layanan taksi mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 12 persen secara tahunan. Hal ini menunjukkan ketangguhan dan daya saing perseroan di tengah dinamika industri transportasi.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga kualitas layanan di tengah kebutuhan mobilitas yang dinamis.
“Kami terus menjaga layanan tetap konsisten dengan memastikan armada selalu siap, kualitas layanan terjaga, serta memanfaatkan teknologi agar layanan semakin mudah diakses,” ujarnya.
Konsistensi layanan melalui kanal digital juga terlihat dari pertumbuhan pengguna aplikasi MyBluebird sebesar 22,4 persen. Selain itu, penggunaan fitur fixed price meningkat 29,2 persen secara tahunan, menunjukkan semakin tingginya adopsi kanal digital oleh pelanggan.
Perseroan juga memanfaatkan teknologi untuk membaca pola permintaan secara lebih presisi, termasuk berdasarkan area, momentum kegiatan, hingga jam operasional. Dengan demikian, penempatan armada dapat dilakukan secara lebih responsif dan efisien.
Pada periode Lebaran 2026, Bluebird mencatatkan performa yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan tingginya permintaan masyarakat selama musim mudik dan libur panjang.
Di saat yang sama, perseroan terus memperluas jangkauan layanan melalui penambahan titik pangkalan di berbagai wilayah. Secara total, jumlah titik pangkalan meningkat sekitar 43 persen dibandingkan kuartal I tahun lalu.
Bluebird Group juga melanjutkan pengembangan bisnis berkelanjutan melalui ekspansi kendaraan listrik di sejumlah kota, termasuk penguatan inisiatif mobilitas ramah lingkungan di Bandung dan Bali. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi transportasi yang nyaman dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan, perseroan terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung kesejahteraan pengemudi, termasuk penguatan pendapatan yang kompetitif serta program apresiasi bagi pengemudi berprestasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga motivasi dan retensi pengemudi, sekaligus memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan konsisten bagi pelanggan.
“Sepanjang 2026, fokus kami adalah menjaga momentum pertumbuhan dengan terus memperkuat keandalan layanan melalui kesiapan armada, perluasan akses pelanggan, dan peningkatan produktivitas operasional. Dengan struktur bisnis yang semakin solid, kami optimistis dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” tutup Adrianto. (RED)



























