SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Guna memastikan kesiapan personil Polisi Rukun Warga (RW) jajaran Polres, melaksanakan apel pengecekan yang digelar di Lapangan Mako Polres Samosir. Acara dipimpin oleh Kabag Ops Polres Samosir, Kompol M. Hasan S.H, M.H, dan dihadiri oleh pejabat Polres Samosir, perwira, bintara, PNS, jajaran Polsek, Bhabinkamtibmas, dan personil Polisi RW.
Berdasarkan Surat Perintah Tugas yang dikeluarkan, terdapat 171 Personil Polisi RW Polres dan 25 Personil Bhabinkamtibmas Polres Samosir. Personil Polisi RW disebar di setia kecamatan di Samosir, dan jumlah personil berbeda di setiap kecamatan yakni 60 Personil di untuk Pangururan, 13 personil di Ronggurnibuta, 21 personil di Simanindo, 17 personil di Palipi, 8 personil di Sitio-tio, 15 personil di Nainggolan, 12 personil di Onanrunggu, 13 personil di Harian dan 12 personil Sianjur Mula-mula, Senin (28/8/2023)
Kabag Ops Polres Samosir menekankan ada hal penting kepada personil Polisi RW yakni selain menjalankan tugas sehari-hari, para personil ditugaskan sebagai Polisi RW diharapkan dapat memfokuskan diri meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta peningkatan interaksi antara polisi dan masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan masalah sosial di lingkungan RW (Dusun di Desa / Lingkungan di Kelurahan). Tugas dan tanggung jawab Polisi RW sebanding tugas Bhabinkamtibmas. Personil Polisi RW dihimbau belajar dari pengalaman dan pendekatan yang telah dilakukan oleh personil Bhabinkamtibmas. Walaupun istilah “RW” tidak ada di Samosir, tetapi setara dengan konsep dengan istilah “Lingkungan” dan “Dusun”. Oleh karena itu, para personil Polisi RW ditugaskan di tingkat Dusun untuk wilayah Desa dan di tingkat Lingkungan untuk Kelurahan di Samosir. Fungsi Polisi RW mencakup patroli, penyuluhan, dan imbauan kepada masyarakat di lingkungan Dusun dan Lingkungan di Samosir. Hal ini meliputi tugas-tugas di bidang Sabhara (Satuan Pembinaan Harkamtibmas) dan Binmas (Bina Masyarakat).
Program Polisi RW dirancang berdasarkan kebutuhan polisi modern yang lebih menekankan pencegahan gangguan kamtibmas dari pada penegakan hukum. Khususnya di daerah Samosir yang memiliki karakteristik geografis perbukitan dan bantaran danau, keberadaan Polisi RW di tingkat lingkungan/dusun, baik untuk Kelurahan maupun Desa, dianggap penting dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Guna memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan Tahapan Pemilu 2024, program Polisi RW memiliki peran yang signifikan. Melalui program ini, diharapkan pelayanan terkait politik sehat dan informasi perkembangan Tahapan Pemilu 2024 dapat disampaikan lebih efisien kepada masyarakat. Hal ini diharapkan akan mencegah tertinggalnya masyarakat dari perkembangan politik, khususnya di Samosir, sehingga pelaksanaan Pemilu dapat berjalan aman dan lancar. (JB Rumapea)


























