MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Nyawa Rio Ade Nugraha tak bisa terselamatkan.
Kendati sempat mendapatkan perawatan medis, pria 20 tahun itu menghembuskan nafas terakhir akibat ditikam di bagian dada oleh Arif Al Kurniawan di Gang Mushala, kelurahan Sunggal.
Kepala lingkungan (Kepling) XI, Kelurahan Sunggal, Iwan Lesmana mengatakan, peristiwa itu terjadi menimpa anak sulungnya, pada Rabu (10/12/2025) malam.
Tak berapa lama mendapat pertolongan medis di rumah sakit Bina Kasih, nyawa Rio tak tertolong.
“Saya sendiri yang mengantarkan pelaku ke polsek. Karena di sini, pelaku sempat di pukuli sama warga,” ucapnya ditemui di rumahnya, di Gang Rodo, Jalan PDAM.
Dijelaskannya, ia mengetahui anaknya ditikam pelaku setelah mendengar keributan oleh warga.
Bahkan, pria 47 tahun itu pun tak sempat melihat luka yang diderita anaknya itu.
Menurutnya, sebelumnya keduanya sempat terlibat ‘duel’ sebelum Arif menikam anaknya hingga tewas.
“Saya begitu dengar anak saya ditikam, katanya pelakunya si Arif, saya langsung kepung dia di depan gang. Takutnya dia kabur,” tuturnya.
Terpisah, Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan Arif.
“Sudah kita tahan. Untuk motifnya masih kita dalami,” katanya.



























