• Latest
  • Trending
  • All
Sebulan Tidak Ada Hasil Riksus Desa Panggautan, Bupati Madina Tak Bernyali Copot Inspektorat

Sebulan Tidak Ada Hasil Riksus Desa Panggautan, Bupati Madina Tak Bernyali Copot Inspektorat

7 Juni 2025
Pengelolaan Sampah Makin Efisien, Dosen Ilmu Komputer UPER Kembangkan Netrash

Pengelolaan Sampah Makin Efisien, Dosen Ilmu Komputer UPER Kembangkan Netrash

12 Agustus 2026
Divonis Namun Belum Ditahan, Keluarga Korban Pertanyakan Pelaksanaan Putusan Perkara

Divonis Namun Belum Ditahan, Keluarga Korban Pertanyakan Pelaksanaan Putusan Perkara

12 Agustus 2026
Penjaga Ternak Dibacok, Dua Kelompok Pemuda Nyaris Bentrok

Penjaga Ternak Dibacok, Dua Kelompok Pemuda Nyaris Bentrok

12 Agustus 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, RSU Haji Gelar Lomba Antar Pegawai

Semarakkan HUT ke-81 RI, RSU Haji Gelar Lomba Antar Pegawai

12 Agustus 2026
Jelang 100 Tahun, RSUD Dr Pirngadi Lakukan Pembenahan Total

Jelang 100 Tahun, RSUD Dr Pirngadi Lakukan Pembenahan Total

12 Agustus 2026
OJK Perkuat Sinergi Pembiayaan untuk Dorong UMKM Naik Kelas

OJK Perkuat Sinergi Pembiayaan untuk Dorong UMKM Naik Kelas

12 Agustus 2026
Pengamat Ekonomi : Ada Banyak Sentimen Pasar Yang Mengkuatirkan, Rupiah Lanjutkan Pelemahan

Pengamat Ekonomi : Ada Banyak Sentimen Pasar Yang Mengkuatirkan, Rupiah Lanjutkan Pelemahan

12 Agustus 2026
Kontroversi Ha Young, Kakek Buyut Pro-Jepang: Agensi Minta Maaf

Kontroversi Ha Young, Kakek Buyut Pro-Jepang: Agensi Minta Maaf

12 Agustus 2026
Apakah 18 Agustus Cuti Bersama? Berikut Ketentuan SKB 3 Menteri

Apakah 18 Agustus Cuti Bersama? Berikut Ketentuan SKB 3 Menteri

12 Agustus 2026
Bikin Haru, Miss Universe Canada Naik Panggung Gendong Bayi

Bikin Haru, Miss Universe Canada Naik Panggung Gendong Bayi

12 Agustus 2026
Harga Semen Sumut Naik 25 Hingga 40 Persen, KPPU Dalami Penyebabnya

Harga Semen Sumut Naik 25 Hingga 40 Persen, KPPU Dalami Penyebabnya

12 Agustus 2026
Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi

Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi

11 Agustus 2026
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home NUSANTARA

Sebulan Tidak Ada Hasil Riksus Desa Panggautan, Bupati Madina Tak Bernyali Copot Inspektorat

by Yunsigar
7 Juni 2025
in NUSANTARA
Sebulan Tidak Ada Hasil Riksus Desa Panggautan, Bupati Madina Tak Bernyali Copot Inspektorat
FacebookWhatsappTelegram

MADINA (HARIANSTAR.COM) – Janji Bupati Kabupaten Mandailing Natal ‘H. Saipullah Nasution akan mencopot Inspektorat Madina Rahmad Daulay bila dalam 5 hari tidak dapat menyelesaikan kisruh dugaan penyelewengan dana desa ( DD) 2024 di Desa Tandikek Rantobaek dan Panggautan Natal tidak terbukti.

Meski sudah hampir 1 bulan,sejak 21Mei 2025 hasil pemeriksaan khusus (Riksus) Desa Panggauatan Kecamatan Natal tidak kunjung disampaikan ke Bupati Madina.

Baca Juga

Semarakkan HUT ke-81 RI, RSU Haji Gelar Lomba Antar Pegawai

Jelang 100 Tahun, RSUD Dr Pirngadi Lakukan Pembenahan Total

Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi

Sesuai janjinya, Riksus terkait penyimpangan dana desa di dua desa tersebut akan dilaporkan ke Bupati Madina, dan diberikan tenggat waktu 5 hari kerja.

Namun hanya Desa Tandikek yang disampaikan ke Bupati Madina terbukti dengan terbitnya surat pemberhentian sementara dari sang Bupati terhadap Kades Tandikek Marjan untuk 3 bulan ke depan.

Sikap tegas Bupati Madina di hadapan warga masyarakat saat pertemuan di aula Pemkab Madina tidak terbukti. Hingga saat ini tidak ada tindakan pencopotan terhadap Inspektorat Madina, kendati tidak ada hasil Riksus yang disampaikan ke Bupati sesuai kesepakatan.

Bupati dihadapan warga Desa Panggautan tidak berani mencopot Inspektorat meski tidak ada laporan Rksus terhadap Kades Panggautan.

Sikap Bupati ini telah memantik amarah baru warga Panggautan, yang menilai mereka telah mentah – mentah ‘ditipu’ saat pertemuan.

Salah satu tokoh di Desa Panggautan Kecamatan Natal sebagai perwakilan warga inisial menyayangkan kebijakan Bupati yang dinilai pilih kasih dalam memberikan keputusan terhadap persoalan dana desa yang bukan cuma di Desa Tandikek saja. Namun keputusan hasil Riksus Inspektorat hanya dibacakan dan ditetapkan hanya untuk Desa Tandikek, sementara Desa Panggautan hasilnya entah dimana.

“Kita jadi heran, dan wajarlah kita berasumsi lain jika kebijakan Bupati Madina sepertinya pilih kasih, kenapa hanya hasil riksus Tandikek saja yang dibacakan dan diputuskan. Sementara kalau kita melihat ke persoalannya, malah Desa Panggautan lebih banyak fiktipnya dan kegiatan yang tidak sesuai dengan realita, tapi mengapa terhadap Kepala Desa Tandikek bisa dikeluarkan putusan pemberhentian sementara. Sedangkan Kepala Desa Panggautan yang jelas-jelas korupsi malah dibiarkan melenggang dan leluasa melanjutkan roda kepemimpinannya di desa,” sebut AN, Sabtu (7/6/2025).

Saat ini warga desa menjadi bingung dan kecewa, dimana dan dikemanakan hasil riksus tersebut.? sehingga sampai saat ini tidak pernah dibacakan dan keputusannya pun tidak pernah dikeluarkan.

“Jika hasilnya masih ditangan Inspektorat berarti batas waktunya sudah lama lewat, seharusnya sesuai janji Bupati Madina Inspektur tersebut sudah dicopot dari jabatannya, jika hasil riksus tersebut sudah berada di meja Bupati. Mengapa sampai saat ini keputusannya tidak kunjung dikeluarkan, mengapa malah Desa Tandikek yang diputuskan sedangkan desa kami panggautan didiamkan. Apakah Inspektorat atau Bupatinya yang mencoba bermain mata atau keduanya memang telah sepakat untuk bekerjasama meloloskan kinerja Kades Panggautan dengan menjadikan Kades Tandikek sebagai tumbal pemulus permainan,” tegas para warga.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Madina Rahmad Daulay tidak kunjung memberikan jawaban saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp maupun panggilan telepon. Bahkan Rahmad setelah membaca pesan WA langsung memblokir nomor wartawan.(AFS)

Post Views: 232
Tags: Bupati MadinaCopot InspektoratDesa PanggautanHasil RiksusTak Bernyali
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Semarakkan HUT ke-81 RI, RSU Haji Gelar Lomba Antar Pegawai
NUSANTARA

Semarakkan HUT ke-81 RI, RSU Haji Gelar Lomba Antar Pegawai

12 Agustus 2026
Jelang 100 Tahun, RSUD Dr Pirngadi Lakukan Pembenahan Total
NUSANTARA

Jelang 100 Tahun, RSUD Dr Pirngadi Lakukan Pembenahan Total

12 Agustus 2026
Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi
NUSANTARA

Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi

11 Agustus 2026
Lantik Erfin Fahrurrazi Jadi Pj Sekda, Rico Waas Minta Percepat Kerja OPD Tanpa Langgar Aturan
KOTA MEDAN

Lantik Erfin Fahrurrazi Jadi Pj Sekda, Rico Waas Minta Percepat Kerja OPD Tanpa Langgar Aturan

11 Agustus 2026
Wabup Karo Resmi Lepas Kontingen Karo Ke Jambore Nasional XII Di Cibubur
NUSANTARA

Wabup Karo Resmi Lepas Kontingen Karo Ke Jambore Nasional XII Di Cibubur

11 Agustus 2026
Dorong Festival Bunga dan Buah Naik Kelas, Bupati Karo Jajaki Sinergi Global di Tomohon International Flower Festival 2026
NUSANTARA

Dorong Festival Bunga dan Buah Naik Kelas, Bupati Karo Jajaki Sinergi Global di Tomohon International Flower Festival 2026

11 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In