• Latest
  • Trending
  • All
Fenomena Harga Pangan Berlawanan Dengan Teori Ekonomi, Demand Turun Namun Harga Naik

Fenomena Harga Pangan Berlawanan Dengan Teori Ekonomi, Demand Turun Namun Harga Naik

22 April 2024
Forwakum Juara Trofeo Cup Kejari Medan: Kajari Ridwan Sujana Angsar Jadi Pemain Terbaik

Forwakum Juara Trofeo Cup Kejari Medan: Kajari Ridwan Sujana Angsar Jadi Pemain Terbaik

5 September 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Ajak Masyarakat Medan Ramaikan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Ajak Masyarakat Medan Ramaikan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas

5 September 2026
Luhut Panjaitan Didakwa Korupsi Pembuatan Patung Yesus Tahun 2013: Ini Kata Hakim!

Luhut Panjaitan Didakwa Korupsi Pembuatan Patung Yesus Tahun 2013: Ini Kata Hakim!

5 September 2026
Sidang Korupsi Smartboard Disdik Tebing Tinggi: Budi Pranoto Seputra Dituntut 13 Tahun Penjara 

Sidang Korupsi Smartboard Disdik Tebing Tinggi: Budi Pranoto Seputra Dituntut 13 Tahun Penjara 

5 September 2026
Terima Kunjungan Direktur Bank Sumut, Zakiyuddin Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi

Terima Kunjungan Direktur Bank Sumut, Zakiyuddin Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi

5 September 2026
Nekat! Oknum Kepling di Medan Polonia Edarkan Ekstasi

Nekat! Oknum Kepling di Medan Polonia Edarkan Ekstasi

5 September 2026
Dari Layanan Adminduk hingga Pajak Digital, KI Sumut Visitasi Kota Medan

Dari Layanan Adminduk hingga Pajak Digital, KI Sumut Visitasi Kota Medan

5 September 2026
2nd Miracle in Cell No.7 Karya Falcon Pictures di-Remake Filipina

2nd Miracle in Cell No.7 Karya Falcon Pictures di-Remake Filipina

5 September 2026
Gunung Sinabung Siaga! Warga Diminta Mengungsi

Gunung Sinabung Siaga! Warga Diminta Mengungsi

5 September 2026
iPhone 18 Pro Bakal Rilis, Berikut Rencana Jadwal Masuk Indonesia

iPhone 18 Pro Bakal Rilis, Berikut Rencana Jadwal Masuk Indonesia

5 September 2026
Dalam 2 Hari, Polres Binjai Ungkap 3 Kasus Narkoba dan Tangkap 3 Pelaku

Dalam 2 Hari, Polres Binjai Ungkap 3 Kasus Narkoba dan Tangkap 3 Pelaku

5 September 2026
GSN Polsek Medan Kota ‘Golkan’ Pengedar Sabu Gang Nasional

GSN Polsek Medan Kota ‘Golkan’ Pengedar Sabu Gang Nasional

5 September 2026
Minggu, September 6, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Fenomena Harga Pangan Berlawanan Dengan Teori Ekonomi, Demand Turun Namun Harga Naik

by Abi
22 April 2024
in EKONOMI
Fenomena Harga Pangan Berlawanan Dengan Teori Ekonomi, Demand Turun Namun Harga Naik
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Harga daging ayam pada perdagangan hari ini mengacu kepada PIHPS (pusat informasi harga pangan strategis) berada di rata-rata harga 36.700 per Kg nya.

Harganya cenderung naik dan bertahan mahal sekalipun harga jagung di level petani berada di bawah 5.000 per Kg. Dari hasil observasi, saya menemukan ada penurunan konsumsi yang cukup signifikan.Konsumsi daging ayam di awal bulan februari 2024 yang menjadi tolak ukurnya, di saat ramadhan hingga idul fitri justru terpangkas dalam rentang 10% hingga 25%, jelas Gunawan Benjamin, Pengamat Ekononi Sumut kepada HarianStar, Senin (22/2024).

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Ajak Masyarakat Medan Ramaikan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas

Terima Kunjungan Direktur Bank Sumut, Zakiyuddin Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

Bahkan lanjut Gunawan sampai hari ini konsumsi daging ayam masih lebih rendah di sejumlah pedagang yang dijadikan responden di sekitar kota medan dan sekitarnya. Penurunan konsumsi ini justru akan disiasati dengan menekan biaya operasional, katanya.

Salah satu caranya mengurangi penggunaan kandang dan efisiensi tenaga kerja. Yang pada akhirnya akan memicu penurunan produksi penurunan produksiyang mengakibatkan harga mengalami kenaikan. Karena tidak mungkin peternak mempertahankan produksinya ditengah penurunan permintaan, yang bisa memicu tekanan pada harga jual daging ayam dan membuat peternak mengalami kerugian.

“Potensi penurunan harga daging ayam akan terjadi di pekan terakhir bulan april. Namun jika tidak terlihat ada penurunan di sekitar 28 hingga 33 ribu per Kg. Maka kita berpotensi untuk tidak bisa melihat harga daging ayam di bawah 30 ribu setidaknya hingga 2 bulan yang akan datang. Hal yang sama juga kerap terjadi pada harga cabai merah, ” Tambahnya.

Ditambahkanya, Harga cabai yang turun, diakibatkan oleh pasokannya yang melimpah dan memburuknya demand atau permintaan. Akan memicu kenaikan harga di masa yang akan datang. Hal ini dipicu oleh melemahnya kemampuan finansial petani yang tidak mampu memenuhi kebutuhan bercocok tanam 100%.

Atau diakibatkan oleh gangguan cuaca yang kurang menguntungkan seperti yang terjadi belakangan ini, imbuh Gunawan.

Dimana harga cabai bertahan mahal seiring dnegan gangguan pasokan yang memicu kenaikan harga. Harga cabai merah berada dalam rentang 25 hingga 33 ribu per Kg pada hari ini. Mengacu kepada sejumlah pasar tradisional yang berada di kota medan dan deli serdang. Cabai merah berpotensi untuk bertahan di level tersebut hingga akhir bulan april, dengan kecenderungan mengalami penurunan.

Secara keseluruhan, pembentukan harga memang selalu dipengaruhi oleh demand dan supply. Selalu ada pembenaran mengenai teori tersebut jika mengacu kepada transaksi pada harga barang yang tengah berlangsung. Namun melemahnya demand atau permintaan tidak selalu mengakibatkan penurunan harga dalam periode waktu tertentu.

Karena sejatinya produsen bisa melakukan pengendalian produksi, yang didasarkan pada banyak faktor untuk melakukannya. Namun ada faktor yang mampu dikendalikan seperti biaya operasional produsen, maupn faktor lain yang diluar kemampuan peternak untuk mengendalikannya seperti cuaca.

Post Views: 247
Tags: cenderung naikHarga ayamkepada PIHPSMengacupenurunan produksiPenyebab kenaikan harga
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Ajak Masyarakat Medan Ramaikan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas
EKONOMI

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Ajak Masyarakat Medan Ramaikan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas

5 September 2026
Terima Kunjungan Direktur Bank Sumut, Zakiyuddin Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi
EKONOMI

Terima Kunjungan Direktur Bank Sumut, Zakiyuddin Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi

5 September 2026
Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi
EKONOMI

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

3 September 2026
Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi
EKONOMI

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

3 September 2026
Evaluasi Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah, Realisasi Hingga Agustus Capai Rp2 M 
EKONOMI

Evaluasi Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah, Realisasi Hingga Agustus Capai Rp2 M 

3 September 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan Pasca Erupsi Gunung Sinabung
EKONOMI

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan Pasca Erupsi Gunung Sinabung

3 September 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In