MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Polda Sumut bersama seluruh jajaran menyiapkan ribuan personel untuk mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh umat muslim di Sumatera Utara dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, pengamanan akan dilakukan secara komprehensif, mulai dari aspek lalu lintas hingga pengamanan titik-titik pusat aktivitas ibadah.
“Polda Sumut dan jajaran sudah memetakan potensi kerawanan menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik saat menjalankan ibadah Shalat Tarawih, waktu sahur, maupun saat beraktivitas di pasar tumpah menjelang berbuka puasa,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Kamis (19/2/2026).
Kata Ferry, salah satu perhatian khusus kepolisian adalah fenomena “Asmara Subuh” yang kerap diikuti dengan aksi balap liar oleh kalangan remaja. Polda Sumut akan menyiagakan personel di titik-titik rawan berkumpulnya massa setelah waktu sahur.
“Kami mengedepankan tindakan preventif dan humanis. Tim patroli gabungan akan rutin menyisir lokasi-lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpul pasca-sahur untuk mencegah balap liar maupun tawuran yang dapat mengganggu ketenangan warga,” tegasnya.
Selain pengamanan fisik di lapangan, jajaran Polda Sumut juga berkoordinasi dengan pengurus masjid untuk mengatur lalu lintas dan parkir jamaah guna menghindari kemacetan. Di sisi lain, Satgas Pangan Polda Sumut juga mulai bergerak memantau ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional maupun distributor.
“Satgas Pangan terus memantau fluktuasi harga dan stok sembako. Kami pastikan tidak ada praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat di bulan suci ini. Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambah Ferry.
Dalam kaitan ini, Kombes Pol Ferry Walintukan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Sumatera Utara yang dikenal dengan semangat toleransinya yang tinggi.
“Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan melalui layanan Call Center 110 jika melihat adanya tindakan premanisme atau gangguan keamanan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Dengan dimulainya Operasi Keselamatan Toba 2026 sebagai pembuka, Polda Sumut optimistis rangkaian ibadah Ramadan hingga Idul Fitri mendatang akan berjalan dengan aman dan lancar di seluruh wilayah hukum Sumatera Utara.



























