ASAHAN (HARIANSTAR.COM) – Sejumlah warga yang berada di Jalan Sei Dua, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan merasa keberatan dengan adanya aktivitas truk – truk pengangkut material untuk pembangunan perumahan Damai Asri 7 yang melewati / melintasi jalan di depan rumah mereka tersebut.
Berdasarkan pantauan, sebagai bentuk protes terhadap aktivitas truk-truk pengangkut material tersebut, sejumlah warga meletakkan batu dan kursi di badan jalan tersebut.
“Kami warga disini khawatir, jalan di depan rumah kami ini bakal rusak atau hancur akibat dilalui truk bermuatan material untuk pembangunan perumahan Damai Asri 7 yang lokasinya tidak jauh dari sini,” jelas Murni didampingi beberapa warga sekitar lainnya, Senin (16/10/2023).
Mereka menjelaskan, pihak developer perumahan Damai Asri 7 yang telah memanfaatkan jalan untuk mengangkut material ke kompleks perumahan tersebut sampai saat ini belum pernah menginformasikan kepada warga disini.
“Pihak Developer perumahan Damai Asri 7 sampai saat ini belum ada memberikan informasi kepada warga disini terkait adanya aktivitas pembangunan perumahan tersebut,” tegas mereka.
Selain khawatir jalan tersebut akan mengalami kerusakan, lanjut mereka, bentuk protes itu karena banyaknya abu yang diakibatkan oleh truk – truk pengangkut material yang lalu-lalang.
“Dikhawatirkan, banyaknya abu akan mengganggu kesehatan, selama truk pengangkut material tersebut lalu lalang, kondisi rumah kita disini dan pakaian yang kita jemur menjadi berabu,” terangnya.
Mereka berharap kepada instansi terkait agar menindaklanjuti persoalan tersebut dengan serius.
“Hal tersebut demi ketentraman dan kenyamanan warga disini,” harap mereka.
Sementara itu, sejumlah pekerja yang mengaku sebagai mandor dan management mengaku jika developer/pemilik perumahan Damai Asri 7 tersebut berinisial A yang saat ini menjabat sebagai salah seorang kepala Dinas di Kabupaten Asahan.
“Jika ingin konfirmasi, silahkan saja kepada pimpinan kita yang bernama A, beliau merupakan developer/pemilik Damai Asri 7 kita tersebut,” ucap mereka. (ded)

























