SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Masyarakat Desa Parmonangan dan Hutaginjang meminta Bupati Samosir mengerahkan alat berat untuk pembukaan akses jalan dan Sirtunisasi untuk perbaikan. Hal tersebut di saat Bupati Vandiko T Gultom berkantor di Desa Hutaginjang Simanindo, Kamis (12/10/2023).
Turut hadir Staf Ahli Bupati, Kadis Kominfo, dan pimpinan OPD, Camat Simanindo, bersama Forkopicam Simanindo.
Pj. Kades Parmonangan, Oni Yusnidar Pakpahan meminta agar Bupati dapat mendekatkan pendidikan melalui pembukaan jalan sehingga akses menuju lokasi sekolah dapat lebih dekat. Yang mana, jarak tempuh mengikuti jalan mencapai 20 Km. Selain itu, diminta pembukaan jalan penghubung antar dusun dari dusun 1-dusun 2- dusun 3 serta sirtunisasi. Selain itu, perbaikan jembatan Lumban Gambiri yang sudah tidak layak dilalui. “Sejujurnya, kami senang dan bangga dengan kehadiran bapak Bupati, masyarakat pasti senang bertemu langsung dan memberikan usulan. Kami berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan,” ucap Gimbet.
Sementara itu Kades Hutaginjang, Richard Situmorang juga meminta perhatian Bupati untuk membuka jalan kembali akses jalan penghubung dari dusun 1 ke dusun 3 yang saat ini terputus. Dimana jalan tersebut sudah pernah dibuka semasa Taput. Akibatnya masyarakat terkendala dan harus menempuh jarak yang jauh. Richard juga meminta Sirtunisasi pada jalan penghubung Desa Hutaginjang-Tomok sepanjang 1 km.
Memulai kegiatan berkantor di Desa, Bupati terlebih dahulu mengecek kehadiran Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya. Diharapkan seluruh perangkat desa dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Memahami tupoksi, mengetahui tugas sebagai pelayanan, sehingga dapat diketahui masyarakat.
Lebih lanjut Bupati Vandiko meminta Kades dan BPD untuk bersinergi, menjauhkan ego sektoral demi pelayanan kepada masyarakat.
“Kehadiran kami untuk melihat secara langsung kondisi di desa, memastikan apakah perangkat desa bekerja dengan baik,” ucap Bupati
Dihadapan masyarakat, Bupati, menyampaikan akan mengerahkan alat berat untuk membantu masyarakat.
“Fungsinya Bunga Desa, mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, menjadi catatan, terutama alat berat akan turun, ” tegasnya. Akan tetapi diminta agar masyarakat bersepakat mengenai pembebasan lahan sehingga alat berat dapat bekerja secara maksimal.
Bunga Desa bukan cuman tahun ini, tahun lalu pun sudah saya lakukan. Mudah-mudahan tahun depan, akan kembali lagi membawa oleh-oleh untuk masyarakat,” tutupnya. (JB Rumapea)


























