TAPTENG (HARIANSTAR.COM) — Upaya penguatan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Tapanuli Tengah terus didorong melalui pembinaan langsung oleh Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr. Fatmawati, ST., M.Eng.
Dalam kunjungannya pada 3 Februari 2026, Kaper tidak hanya menyerahkan bantuan secara simbolis dari Birokrasi Kemendukbangga/BKKBN kepada Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) yang terdampak bencana, tetapi juga menegaskan pentingnya peningkatan kinerja program di lapangan.
Kegiatan pembinaan yang digelar di Matahari Mangga Dua Pandan menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan strategi pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana di daerah.
Dalam arahannya, Dr. Fatmawati menyoroti sejumlah indikator program yang masih perlu mendapat perhatian serius.
Berdasarkan data, Total Fertility Rate (TFR) Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2025 masih berada pada angka 2,79, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Sumatera Utara sebesar 2,39.
“TFR Tapanuli Tengah masih cukup tinggi dibandingkan rata-rata provinsi. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus segera ditangani melalui penguatan edukasi dan pelayanan keluarga berencana kepada masyarakat,” ujar Dr. Fatmawati.
Selain itu, capaian Modern Contraceptive Prevalence Rate (mCPR) Tapanuli Tengah yang berada di angka 47,6 persen juga dinilai masih perlu ditingkatkan karena turut memengaruhi capaian provinsi yang saat ini berada pada angka 50,5 persen.
“Kita perlu strategi yang lebih inovatif dan pendekatan yang lebih efektif agar penggunaan kontrasepsi modern dapat meningkat. Peran PKB di lapangan menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Dr. Fatmawati juga mendorong PKB Tapanuli Tengah untuk terus meningkatkan kinerja agar pelaksanaan Program Bangga Kencana dan program Quick Win dapat berjalan maksimal. Ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini telah terjalin dengan baik.
“Kami berharap koordinasi lintas sektor terus diperkuat sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kaper juga mengingatkan PKB agar selalu bekerja sesuai tugas dan fungsi serta menjalankan kewajiban secara profesional dan bertanggung jawab.
Melalui semangat kolaborasi dan kerja nyata seluruh pihak, diharapkan capaian Program Bangga Kencana di Kabupaten Tapanuli Tengah dapat terus meningkat sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas dan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan. (RED)



























