LANGKAT ( HARIANSTAR.COM ) – Kepala Desa Paya Tampak Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat dituding dugaan tak ada keterbukaan publik dan diduga adanya indikasi korupsi anggaran Dana Desa,Pasalnya sudah beberapa tahun ini kepala Desa tidak memasang infografik anggaran dana APBDes.Kamis (27/7/2023) pukul 11.23 Wib .
Iskandar Hsb selaku kepala Desa diduga dituding melakukan korupsi Dana Desa (DD) dipriode – 2022-2023.Soalnya anggaran Desa yang mencapai milyaran rupiah tersebut tidak tercantum dalam Infografis Desa priode 2022-2023 seperti yang diamanatkan dalam UU Desa NO 6 /2014 dan UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Ketidak adanya infografik APBDes yang terpasang di kantor Desa sehingga menimbulkan praduga negative dari kalangan masyarakat desa setempat,
Apalagi semenjak tahun 2022-2023 diduga kegiatan desa berjalan ditempat ,tidak dirasakan oleh masyarakat mamfaatnya, termasuk alokasi dana Bumdes hingga kini peruntukannya engak jelas untuk apa di gunakan, sebut beberapa sumber yang tidak mau disebut namanya.
Kegiatan untuk memajukan Desa Paya Tampak tidak berjalan ,terlihat hanya rutinitas belaka, Sementara kades jarang terlihat dikantor, Padahal Dana Desa (DD) yang digelontarkan Pemerintah Pusat melalui transfer menteri keuangan cukup besar mencapai milyaran rupiah ,lain lagi dengan pembiayaan ketahanan ” Pangan ”
Untuk meningkatkan kehidupan masyarakat yang alokasinya 20 persen dari Dana Desa tidak juga dirasakan mamfaatnya,demikian hal tersebut diutarakan beberapa warga kepada awak media,Selasa (26/7/2023) kemarin yang tidak disebutkan namannya.
Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Paya Tampak Burhan Ritonga ketika dikonfirmasi wartawan kamis pagi (27/7/2023) melalui via telpon sekitar pukul 8.30 wib tentang keluhan masyarakat penggunaan keuangan Dana Desa dan peruntukannya sama sekali tidak mengetahui,
Termasuk masalah ketahanan pangan yang wajib dan telah dialokasikan sebesar 20 persen, begitu juga masalah Bumdes dan pekerjaan lainnya termasuk masalah Infografis APBDes yang tidak ada terpampang di balai Desa grafik 2022-2023, ia menjelaskan
” Dan itupun saya akan pertanyakan sama Kades dan akan saya pelajari terlebih dahulu, karena selama ini semuanya kebijakan Kepala Desa dan saya kurang paham ” sebutnya.
Sementara Iskandar Hsb selaku kepala Desa Paya Tampak Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat Sumatera Utara ,sudah berulang kali awak media ke kantor Desanya ,namun hingga saat ini tidak dapat di temukan.Selasa (26/7/2023) sekitar pukul 10.00 Wib.
” Bapak tidak ada di kantor ” Kata salah seorang perempuan staf di Desa tersebut.
Namun ketika dikonfirmasi wartawan melalui via telpon Hp seluler ,Kades Iskandar Hsb menjawab bahwa menyangkut dugaan tudingan warga tentang penyalahgunaan Dana Desa (DD) alias dugaan korupsi, karena tidak adanya Infografik APBDes didesa tersebut tahun 2022-2023,
Kades membantah dan meminta kepada wartawan untuk memberikan nama warganya yang keberatan yang telah mengadukan dirinnya.
” Saya saat ini sudah kordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk menjawab dugaan tudingan masyarakat bahwa tudingan itu semuanya tidak benar ” sebutnya .
Sementara pantaua,n wartawan dilapangan terlihat dikantor Desa tidak ada Infografis 2022-2023 terpasang dan saat ini hanya terlihat menempel Infografis APBDes tahun 2021.
Tentu, sangat wajar tudingan masyarakat telah terjadi dugaan terindikasi korupsi ,karena tidak ada kegiatan Desa yang di ketahui oleh kalangan masyarakat Kecamatan Pangkalan Susu.
” Bang tolong abang lihat baik- baik ..Dari dulu hingga saat ini mana infografik APBDes tahun 2022 s/d 2023 ?…
Sementara Dana Desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat mencapai Milyaran Rupiah dan uang tersebut uang negara dan wajar jika kami menduga – duga adanya indikasi korupsi,
Apa lagi yang namanya Dana Desa dana yang di kucurkan oleh pemerintah pusat itu kades wajib keterbukaan publik ,
Tolong dong buat baleho infografik APBDes nya pak Kades ?…Agar kami sebagai warga tidak ada menduga duga bapak ” ujarnya (LKT-1)




























