• Latest
  • Trending
  • All
Setetes Vaksin dan Potret Perjuangan Rina Merajut Masa Depan yang Lebih Cerah

Setetes Vaksin dan Potret Perjuangan Rina Merajut Masa Depan yang Lebih Cerah

30 Oktober 2025
Upaya Mendukung Progaram Presiden, TP PKK Pakpak Bharat Adakan Rapat Persiapan Sambut Kedatangan Supervisi TP PKK Provsu

Upaya Mendukung Progaram Presiden, TP PKK Pakpak Bharat Adakan Rapat Persiapan Sambut Kedatangan Supervisi TP PKK Provsu

10 Maret 2026
Bupati Pakpak Bharat terima Penghargaan Dari Menkiu RI Atas Kinerja Penyaluran TKD

Bupati Pakpak Bharat terima Penghargaan Dari Menkiu RI Atas Kinerja Penyaluran TKD

10 Maret 2026
DPR Dukung Batasi Akses Media Sosial Anak Dibawah 16 Tahun

DPR Dukung Batasi Akses Media Sosial Anak Dibawah 16 Tahun

10 Maret 2026
Dugaan Korupsi Rp 22 Miliar Polda Sumut Periksa Mantan Walikota Sibolga

Dugaan Korupsi Rp 22 Miliar Polda Sumut Periksa Mantan Walikota Sibolga

10 Maret 2026
Dikira Pemilik, Motor Pengunjung Hotel Dicuri

Dikira Pemilik, Motor Pengunjung Hotel Dicuri

10 Maret 2026
Bupati Karo Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo Penyampaian Laporan Hasil Reses 1 Tahun Sidang II Tahun 2026

Bupati Karo Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo Penyampaian Laporan Hasil Reses 1 Tahun Sidang II Tahun 2026

10 Maret 2026
Penutupan Pelindo Ramadhan Fest 2026 Dimeriahkan Undian Umroh, Dua Warga Berangkat ke Tanah Suci

Penutupan Pelindo Ramadhan Fest 2026 Dimeriahkan Undian Umroh, Dua Warga Berangkat ke Tanah Suci

10 Maret 2026
Iran Gunakan Hulu Ledak Berat Untuk Gempur AS-Israel

Iran Gunakan Hulu Ledak Berat Untuk Gempur AS-Israel

10 Maret 2026
Rudal Balistik Kedua Masuk ke Turki, Erdogan Peringatkan Iran

Rudal Balistik Kedua Masuk ke Turki, Erdogan Peringatkan Iran

10 Maret 2026
KPPU Kanwil I Sidak Pasar di Medan, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Selama Ramadan

KPPU Kanwil I Sidak Pasar di Medan, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Selama Ramadan

10 Maret 2026
PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan Sebagai RSPPU oleh Kemenkes RI

PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan Sebagai RSPPU oleh Kemenkes RI

10 Maret 2026
Stok BBM Aman, Harga Tidak Akan Naik Hingga Lebaran

Stok BBM Aman, Harga Tidak Akan Naik Hingga Lebaran

10 Maret 2026
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Setetes Vaksin dan Potret Perjuangan Rina Merajut Masa Depan yang Lebih Cerah

by Ratih
30 Oktober 2025
in HEADLINE, KESEHATAN
Setetes Vaksin dan Potret Perjuangan Rina Merajut Masa Depan yang Lebih Cerah

Ilustrasi setetes vaksin investasi masa depan. [Int]

FacebookWhatsappTelegram

PAGI cerah menyapa Posyandu “Melati III” yang berlokasi di Kelurahan Helvetia.

Suara tangis anak-anak berbaur di tengah sapaan hangat para kader kesehatan.

Baca Juga

DPR Dukung Batasi Akses Media Sosial Anak Dibawah 16 Tahun

Iran Gunakan Hulu Ledak Berat Untuk Gempur AS-Israel

Rudal Balistik Kedua Masuk ke Turki, Erdogan Peringatkan Iran

Di salah satu sudut ruangan, seorang ibu muda bernama Rina Sari tampak menggendong Dira, bayinya yang masih berusia delapan bulan.

Hari itu, Dira dijadwalkan menerima imunisasi campak.

“Awalnya saya sempat takut karena katanya bisa demam, tapi setelah dijelaskan petugas Puskesmas, saya paham kalau ini demi kesehatan anak saya,” ujar wanita 28 tahun itu sembari menenangkan sang buah hati.

Kisah Rina merupakan potret kecil dari perjuangan banyak orang tua di Kota Medan yang semakin sadar pentingnya imunisasi bagi masa depan anak-anak mereka.

Di tengah hiruk pikuk kota besar, program imunisasi tetap menjadi benteng pertama untuk menjaga generasi muda dari ancaman penyakit menular.

Perjuangan di Balik Setiap Tetes Vaksin

Ilustrasi pemberian vaksin lewat jarum suntik di Posyandu. [Int]
Petugas kesehatan seperti Nuraini Lubis, bidan di Puskesmas Medan Helvetia, sudah lebih dari 10 tahun mengabdikan diri di lapangan.

Ia masih ingat bagaimana pada masa pandemi, banyak orang tua enggan membawa anaknya ke Puskesmas karena takut tertular COVID-19. Akibatnya, cakupan imunisasi sempat menurun drastis.

“Setelah pandemi, kami harus kerja keras lagi. Kami turun langsung ke rumah-rumah, ke PAUD, ke pos ronda untuk memastikan anak-anak yang sempat tertinggal bisa kembali diimunisasi,” tutur Nuraini.

Upaya itu membuahkan hasil. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan, cakupan imunisasi dasar lengkap kini kembali meningkat dan sudah mencapai lebih dari 90 persen.

Namun, masih ada kantong-kantong wilayah yang perlu perhatian khusus, terutama di kawasan padat penduduk dan pemukiman urban yang mobilitas warganya tinggi.

Ketika Edukasi Jadi Kunci

Tidak semua orang tua memahami pentingnya imunisasi. Masih ada yang ragu karena mendengar informasi yang keliru di media sosial. Di sinilah peran kader kesehatan menjadi ujung tombak.

Seperti Siti Rahmah, kader Posyandu yang sudah aktif sejak 2010. Ia tak segan datang ke rumah warga untuk memberikan edukasi.

“Kalau hanya mengandalkan brosur, mereka tidak percaya. Tapi kalau kita datang, ngobrol dari hati ke hati, mereka akhirnya mau bawa anaknya,” katanya sambil tersenyum.

Baginya, imunisasi bukan hanya soal vaksinasi, tetapi juga tentang kepercayaan dan kesadaran kolektif. Ia melihat sendiri anak-anak yang dulu ditolak imunisasi kini tumbuh sehat dan aktif bersekolah.

Investasi Jangka Panjang untuk Kota Medan

Imunisasi terbukti menjadi salah satu investasi paling efisien dalam pembangunan manusia.

Data WHO menunjukkan bahwa setiap 1 dolar yang diinvestasikan untuk imunisasi dapat menghemat hingga 16 dolar biaya pengobatan dan kerugian produktivitas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg. Elvina Ginting, menegaskan bahwa imunisasi adalah bentuk nyata investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang.

“Kesehatan anak-anak hari ini menentukan masa depan Kota Medan. Kalau mereka kuat dan sehat, kita tidak hanya menekan angka stunting dan penyakit menular, tapi juga menciptakan generasi produktif di masa depan,” ujarnya dalam peringatan Bulan Imunisasi Anak Nasional beberapa waktu lalu.

Kisah dari Seorang Ayah

Bukan hanya ibu-ibu yang aktif di posyandu. Andi Pratama (32), seorang pekerja swasta di Medan Johor, juga rutin mengantar anaknya untuk imunisasi.

Ia sempat kehilangan keponakan akibat komplikasi penyakit campak yang seharusnya bisa dicegah dengan vaksin.

“Sejak itu, saya tidak mau menunda-nunda imunisasi anak saya. Saya sadar, ini bukan sekadar urusan kesehatan pribadi, tapi juga tanggung jawab sosial. Kalau anak kita tidak diimunisasi, bisa menular ke anak lain,” katanya serius.

Kesadaran seperti Andi kini mulai tumbuh di kalangan masyarakat perkotaan. Dukungan keluarga, fasilitas kesehatan, dan kampanye edukasi menjadi fondasi penting agar cakupan imunisasi di Medan terus meningkat.

Harapan untuk Masa Depan

Ilustrasi lindungi keluarga dengan imunisasi. [Int]
Imunisasi bukan sekadar jarum suntik dan vaksin cair, tetapi simbol kasih sayang orang tua dan tanggung jawab negara terhadap generasi penerus.

Setiap tetes vaksin adalah langkah kecil menuju masa depan anak yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Di balik angka statistik dan laporan program pemerintah, ada kisah nyata perjuangan ibu-ibu yang rela antre di posyandu, kader yang berkeliling kampung dengan sepeda motor, serta petugas kesehatan yang bekerja tanpa lelah memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari imunisasi.

Mereka adalah pahlawan kesehatan tanpa tanda jasa dan perjuangan mereka adalah wujud nyata semangat Hari Kesehatan Nasional 2025: Menjadikan Imunisasi sebagai Investasi Sehat untuk Masa Depan Anak Medan.

Di kota besar seperti Medan, di mana tantangan hidup begitu kompleks, imunisasi menjadi pondasi sederhana namun vital untuk memastikan masa depan yang lebih baik.

Karena anak-anak yang sehat hari ini akan menjadi generasi tangguh yang memimpin kota ini esok hari.

Seperti kata Rina di awal kisah, sambil menimang bayinya yang kini tersenyum setelah disuntik.

“Kalau ini demi masa depan Dira, saya tidak akan pernah takut imunisasi,” ungkapnya.

Penulis : Zulham Efendi

 

Post Views: 486
Tags: ImunisasiMasa depan cerahperjuanganPosyanduRinasetetes vaksin
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

DPR Dukung Batasi Akses Media Sosial Anak Dibawah 16 Tahun
HEADLINE

DPR Dukung Batasi Akses Media Sosial Anak Dibawah 16 Tahun

10 Maret 2026
Iran Gunakan Hulu Ledak Berat Untuk Gempur AS-Israel
HEADLINE

Iran Gunakan Hulu Ledak Berat Untuk Gempur AS-Israel

10 Maret 2026
Rudal Balistik Kedua Masuk ke Turki, Erdogan Peringatkan Iran
HEADLINE

Rudal Balistik Kedua Masuk ke Turki, Erdogan Peringatkan Iran

10 Maret 2026
PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan Sebagai RSPPU oleh Kemenkes RI
KESEHATAN

PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan Sebagai RSPPU oleh Kemenkes RI

10 Maret 2026
19.509 Jemaah Umrah Kembali ke Indonesia, Kemenhaj Terus Pantau Pemulangan
HEADLINE

19.509 Jemaah Umrah Kembali ke Indonesia, Kemenhaj Terus Pantau Pemulangan

10 Maret 2026
Trump dan Putin Bahas Soal Perang Iran
HEADLINE

Trump dan Putin Bahas Soal Perang Iran

10 Maret 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In