SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Bupati Vandiko T Gultom didampingi Sekdakab Samosir menghadiri penandatanganan kontrak paket pekerjaan penataan kawasan sibea-bea tahap II dengan nilai kontrak sebesar Rp 9.503.643.000 dikerjakan oleh CV Agung Sriwijaya, Rabu (26/6/2024).
Pada penandatangan kontrak paket CV Agung Sriwijaya dengan PPK PKP Wilayah III ini juga dilakukan penyerahkan surat perjanjian pinjam pakai tanah lokasi pembangunan tempat parkir 1 paddock dari Bupati kepada Kepala Balai PPWSU guna mendukung event-event Nasional dan Internasional, di Kantor Satker sebagai pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah III Provsu Medan. Turut hadir Kepala Balai PPW Sumut, Deva Kurniawan Rahmadi beserta jajaran, Staf Ahli Bupati Samosir, beserta OPD.
Kepala Balai PPW Sumut Deva Kurniawan menyampaikan kegiatan pembangunan penataan kawasan sibea-bea akan berlangsung selama 180 hari kalender atau 6 bulan kedepan dengan harapan selesai pada bulan Desember 2024.
Adapun beberapa bangunan pendukung wisata sibea-bea antara lain; pelataran tempat souvenir, foodcourt, pelataran lonceng dan main gate yg dilengkapi dengan ticket boot. Untuk kelancaran pembangunan tersebut, Deva berharap Direktur PKP dan Bupati bekerjasama agar pembangunan ini dapat selesai tepat pada waktunya.
Airyn menegaskan agar menghindari perilaku korupsi dalam pekerjaan dengan sistem No Bribery, No Kickback, No Gift, No Luxurious Lifestyle dan pelaporan rutin progres pembangunan serta permasalahan dilapangan.
Sementara itu, Bupati Vandiko T Gultom menyambut baik juga apresiasi kepada Kepala Balai PPWSU yang telah mendukung pembangunan pariwisata di Samosir.
“Atas penandatanganan kontrak penataan kawasan objek wisata sibeabea tahap ke-2 ini, kami atas nama pemkab samosir sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR, bawah Dirjen wilayah permukiman yang terus memberikan atensi terhadap segala permohonan dari Pemkab Samosir terkhusus peningkatan infrastruktur di Kawasan KSPN Danau Toba”, papar Bupati.
“Atas bantuan dari Kementerian PUPR ini, kawasan Sibea-bea sudah menjadi ikon baru di Kabupaten Samosir yang mana ini sangat menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Samosir, tentu harapan kami kepada Kementerian PUPR tidak capek capeknya untuk menindaklanjuti permohonan dari Pemkab Samosir,” ujarnya.
Ia juga berharap sebagai kawasan strategis sektor pariwisata, sinergitas antara Pemkab dan Kementerian bisa menjadi lebih baik. “kami juga berharap kepada pihak CV. Agung Sriwijaya dapat mengerjakan dengan sebaik-baiknya dan membuat kawasan ini menjadi lebih indah kedepannya,” ujarnya..JBR)


























