GUNUNGSITOLI (HARIANSTAR.COM) – Gereja AMIN Jemaat Sunderman Dahana, yang berlokasi di Desa Dahana Tabaloho, Kecamatan Gunungsitoli, menggelar Sidang Tahunan Majelis Jemaat pada Minggu (16/2/2025).
Sidang ini dihadiri oleh Bishop Gereja AMIN, Pendeta Jemaat, Pendeta Kategorial, BPHMJ, para pengerja (Snk), beberapa tokoh jemaat, serta tiga anak dari PPA Tomosada.
Sidang diawali dengan doa dan pujian yang dipimpin oleh Pendeta Kategorial, Pdt. Titi Murniati Harefa, S.Th.
Sebagai Ketua BPHMJ, Drs. Nehemia Harefa, MM menyampaikan beberapa poin penting dalam sambutannya:
1. Mengucapkan terima kasih kepada Bishop Gereja AMIN, Pdt. Sarofati Gea, S.Th., yang bertindak sebagai pimpinan sidang, serta kepada seluruh Majelis Jemaat yang hadir.
2. Sidang Tahunan ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan pelayanan selama tahun 2024 serta menetapkan rencana program pelayanan tahun 2025.
3. Laporan pelayanan dari Pendeta Jemaat dan Pendeta Kategorial akan disampaikan sebagai bahan evaluasi dan dasar penyusunan program tahun depan.
“Kami mengajak seluruh jemaat untuk memberikan saran dan masukan dalam sidang ini agar evaluasi tahun 2024 dapat menjadi acuan bagi pelayanan di tahun 2025,” ujar Drs. Nehemia Harefa.
Setelah pembukaan, sambutan disampaikan oleh Pendeta Jemaat sekaligus Wali Wilayah III, Pdt. Asmara Zega, S.Th.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada jemaat Gereja AMIN Sunderman Dahana, karena menjadi gereja pertama di Wilayah III yang melaksanakan Sidang Tahunan sesuai AD/ART Gereja AMIN.
Sidang dilanjutkan dengan arahan dan bimbingan dari Bishop Gereja AMIN, Pdt. Sarofati Gea, S.Th., yang menekankan beberapa hal:
1. Penyampaian laporan pelayanan tahun 2024 serta penyusunan program 2025 adalah kewajiban setiap jemaat.
2. Evaluasi dari laporan tahun 2024 harus menjadi dasar agar program tahun 2025 lebih berdampak positif.
3. Dalam menyusun program tahun 2025, jemaat harus mempertimbangkan peluang dan hambatan yang ada. Fokus utama pelayanan adalah menjadikan Gereja AMIN yang tangguh, mandiri, dan peduli.
4. Jemaat harus memiliki etos kerja yang mencakup kerja keras, disiplin, hemat, jujur, dan bertanggung jawab dalam setiap aspek pelayanan.
Sidang berlanjut dengan pembacaan laporan pelayanan tahun 2024 dan rancangan program pelayanan 2025 oleh Sekretaris Jemaat, Snk. Agusrata Harefa, S.Pd.
Diskusi dan pembahasan dipimpin langsung oleh Bishop Gereja AMIN. Peserta sidang sangat antusias dalam menyampaikan saran dan tanggapan. Hasilnya, laporan pertanggungjawaban BPHMJ tahun 2024 diterima dengan beberapa perbaikan, serta rancangan program pelayanan dan APBJ tahun 2025 disetujui.
Di akhir sidang,Bishop Gereja AMIN dan peserta merumuskan kesepakatan pelayanan ke depan. Bishop mengingatkan pentingnya kemandirian jemaat dalam menghadapi era digital, serta membangun iman dan kebersamaan di tengah jemaat. (AH)


























