• Latest
  • Trending
  • All
LBH Medan Nilai Penanganan Kasus Amsal Sitepu Serampangan, Desak Kajari Karo Dicopot

LBH Medan Nilai Penanganan Kasus Amsal Sitepu Serampangan, Desak Kajari Karo Dicopot

4 April 2026
BI dan TNI AL Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Jangkau Pulau Terpencil di Sumut dan Aceh

BI dan TNI AL Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Jangkau Pulau Terpencil di Sumut dan Aceh

27 Oktober 2026
Deli Serdang Raih TPAKD Award 2026, OJK Sumut Apresiasi Sinergi Perluasan Akses Keuangan

Deli Serdang Raih TPAKD Award 2026, OJK Sumut Apresiasi Sinergi Perluasan Akses Keuangan

27 Oktober 2026
Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap 5 Kasus Penyelewengan BBM

Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap 5 Kasus Penyelewengan BBM

27 Oktober 2026
Lapak Judi Tembak Ikan di Tuntungan Digerebek, 2 Diamankan

Lapak Judi Tembak Ikan di Tuntungan Digerebek, 2 Diamankan

27 Oktober 2026
Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

27 Oktober 2026
Gerilya Sang Pejuang Alam, Menjaga Mangrove dan Operasional Pertamina EP Pangkalan Susu

Gerilya Sang Pejuang Alam, Menjaga Mangrove dan Operasional Pertamina EP Pangkalan Susu

27 Oktober 2026
Berkolaborasi dengan TNI AL, BI Perluas Layanan Penukaran Uang Rupiah 

Berkolaborasi dengan TNI AL, BI Perluas Layanan Penukaran Uang Rupiah 

27 Oktober 2026
Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Karo, Progres Capai 60 Persen

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Karo, Progres Capai 60 Persen

27 Oktober 2026
Operasi Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Gencarkan Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Operasi Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Gencarkan Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

27 Oktober 2026
Plt Bupati Tiorita Kawal Pembenahan RSUD Tanjung Pura

Plt Bupati Tiorita Kawal Pembenahan RSUD Tanjung Pura

27 Oktober 2026
Camat Diingatkan Harus Responsif dan Jaga Kepercayaan Publik

Camat Diingatkan Harus Responsif dan Jaga Kepercayaan Publik

27 Oktober 2026
The Reiz Suites Medan dan BERYOGA Gelar Couple Yoga, Awali Wanderlust Active Club

The Reiz Suites Medan dan BERYOGA Gelar Couple Yoga, Awali Wanderlust Active Club

27 Oktober 2026
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

LBH Medan Nilai Penanganan Kasus Amsal Sitepu Serampangan, Desak Kajari Karo Dicopot

by Admin
4 April 2026
in PERISTIWA
LBH Medan Nilai Penanganan Kasus Amsal Sitepu Serampangan, Desak Kajari Karo Dicopot
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo yang dinilai serampangan, tidak profesional, dan ceroboh dalam menangani kasus Amsal Christy Sitepu.

LBH Medan menilai, penanganan kasus tersebut mencerminkan kegagalan aparat penegak hukum dalam menerapkan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM).

Baca Juga

KUPEDES BRI Bantu Pelaku UMKM Besarkan Usaha hingga Buka Lapangan Kerja

Empat Unit Rumah di Salapian Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Orang Alami Luka

Amsal Sitepu, yang dikenal sebagai pekerja kreatif, justru dihadapkan pada tuduhan tindak pidana korupsi yang dinilai sarat kejanggalan. Proses hukum terhadapnya diduga mengandung cacat prosedural, serta diwarnai tekanan dan intimidasi yang tidak semestinya dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Kondisi ini, menurut LBH Medan, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap jaminan kebebasan berekspresi dan perlindungan bagi pekerja kreatif di Indonesia.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI bersama Komisi Kejaksaan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, serta Kajari Karo beserta jajaran, terungkap sejumlah fakta di hadapan publik.

Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Danke Rajagukguk, mengakui adanya kesalahan fatal dalam penerbitan dokumen resmi terkait status penahanan Amsal Sitepu. Dalam forum yang dipimpin Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, kesalahan tersebut disebut terjadi akibat “salah ketik”.

LBH Medan menilai, pernyataan tersebut menunjukkan ketidakprofesionalan dan kelalaian serius dalam administrasi hukum yang berdampak langsung pada hak kebebasan seseorang.

Kesalahan dimaksud bukan perkara sepele. Dalam hukum pidana, terdapat perbedaan mendasar antara “penangguhan penahanan” sebagaimana diatur dalam Pasal 31 KUHAP dan “pengalihan jenis penahanan” sebagaimana diatur dalam Pasal 23 KUHAP.

Kekeliruan penggunaan istilah tersebut dapat mengubah substansi hukum secara signifikan dan berdampak langsung pada status kebebasan seseorang. Fakta bahwa kesalahan ini lolos hingga tahap penandatanganan oleh Kajari menunjukkan adanya kegagalan sistemik dalam mekanisme pengawasan internal Kejari Karo.

Dalam forum yang sama, Ketua Komisi III DPR RI juga mempertanyakan apakah kesalahan tersebut disengaja atau murni kelalaian. Namun, jawaban yang diberikan dinilai tidak menunjukkan kecermatan dan kehati-hatian dalam proses penegakan hukum.

“Dalih salah ketik tidak dapat dijadikan pembenaran atas pelanggaran prosedur yang berdampak pada hak asasi manusia,” tegas LBH Medan.

LBH Medan menilai tindakan Kejari Karo telah mencederai prinsip due process of law serta melanggar hak-hak fundamental sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 28D ayat (1) dan Pasal 28G ayat (1).

Selain itu, tindakan tersebut juga dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip dalam Universal Declaration of Human Rights (DUHAM), khususnya Pasal 9 dan Pasal 10, serta International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) yang telah diratifikasi melalui UU Nomor 12 Tahun 2005.

LBH Medan juga menyoroti dugaan adanya intimidasi yang dialami Amsal Sitepu selama proses hukum berlangsung. Jika terbukti, hal tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip peradilan yang adil (fair trial) dan dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power).

Selain itu, narasi yang menyebut adanya intervensi Komisi III DPR RI dinilai sebagai bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan publik serta merusak kepercayaan terhadap lembaga legislatif.

Dalam menanggapi kasus ini, Mahfud MD turut memberikan pandangan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara hati-hati, profesional, dan tidak mengorbankan keadilan substantif. Ia menegaskan bahwa kesalahan administratif yang berdampak pada hak seseorang tidak bisa dianggap sepele.

LBH Medan menilai kasus ini sebagai bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat sipil, khususnya pekerja kreatif. Kriminalisasi terhadap ide dan karya dinilai dapat mengancam kebebasan berekspresi serta menghambat perkembangan kreativitas dan inovasi.

Berdasarkan hal tersebut, LBH Medan menyampaikan sejumlah tuntutan:

  1. Mendesak Jaksa Agung RI mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Danke Rajagukguk.
  2. Mendesak pemeriksaan menyeluruh terhadap jajaran Kejari Karo yang terlibat.
  3. Mendesak Komisi Kejaksaan RI melakukan investigasi independen.
  4. Mendorong reformasi internal di tubuh Kejaksaan RI.

LBH Medan menegaskan, kasus ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem penegakan hukum di Indonesia, khususnya di lingkungan Kejaksaan RI.

“Ketika aparat penegak hukum bertindak ceroboh, yang dipertaruhkan bukan hanya nasib individu, tetapi juga kepercayaan publik terhadap hukum,” demikian pernyataan LBH Medan.

LBH Medan menambahkan, negara tidak boleh abai terhadap pelanggaran HAM oleh aparatnya sendiri. Penegakan hukum harus berlandaskan keadilan, kepastian hukum, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Tanpa itu, hukum berpotensi menjadi alat kekuasaan, bukan sarana keadilan. (TK-1)

Post Views: 411
Tags: Amsal SitepuKajari KaroLBH
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

KUPEDES BRI Bantu Pelaku UMKM Besarkan Usaha hingga Buka Lapangan Kerja
PERISTIWA

KUPEDES BRI Bantu Pelaku UMKM Besarkan Usaha hingga Buka Lapangan Kerja

27 Oktober 2026
Empat Unit Rumah di Salapian Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta
PERISTIWA

Empat Unit Rumah di Salapian Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

24 Oktober 2026
Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Orang Alami Luka
HEADLINE

Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Orang Alami Luka

24 Oktober 2026
4 Rekan Korban Penembakan di Tanjung Morawa Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata
HUKRIM

4 Rekan Korban Penembakan di Tanjung Morawa Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata

23 Oktober 2026
Kebakaran Rumah Semi Permanen di Sigiring-Giring, Kerugian Ditaksir Rp85 Juta
PERISTIWA

Kebakaran Rumah Semi Permanen di Sigiring-Giring, Kerugian Ditaksir Rp85 Juta

23 Oktober 2026
40 Orang Positif Narkoba Diamankan Saat Penggerebekan di Panglima Denai
PERISTIWA

40 Orang Positif Narkoba Diamankan Saat Penggerebekan di Panglima Denai

15 Oktober 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In