• Latest
  • Trending
  • All
Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana

Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana

14 Maret 2026
Kepala Bapenda Medan Tinjau Pendaftaran QRESTO Gerai Fountain di Lippo Plaza

Kepala Bapenda Medan Tinjau Pendaftaran QRESTO Gerai Fountain di Lippo Plaza

24 Oktober 2026
Tiorita dan Hinca Pandjaitan Perkuat Sinergi Pembangunan Langkat

Tiorita dan Hinca Pandjaitan Perkuat Sinergi Pembangunan Langkat

24 Oktober 2026
Pemkab Langkat Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

Pemkab Langkat Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

24 Oktober 2026
Rico Waas Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Untuk 214 Mahasiswa

Rico Waas Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Untuk 214 Mahasiswa

24 Oktober 2026
Karutan Kabanjahe Laksanakan Kontrol Keliling, Pastikan Keamanan dan Kelayakan Fasilitas Rutan

Karutan Kabanjahe Laksanakan Kontrol Keliling, Pastikan Keamanan dan Kelayakan Fasilitas Rutan

24 Oktober 2026
Bupati Karo Hadiri Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka

Bupati Karo Hadiri Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka

24 Oktober 2026
PSMS Medan vs PSIS Semarang: Eko Purdjianto Waspadai Cadenazzi

PSMS Medan vs PSIS Semarang: Eko Purdjianto Waspadai Cadenazzi

24 Oktober 2026
RS Adam Malik Rawat Satu Jenazah Pasien Tanpa Keluarga dan Identitas

RS Adam Malik Rawat Satu Jenazah Pasien Tanpa Keluarga dan Identitas

23 Oktober 2026
Kapolres Langkat Pimpin Kegiatan Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan

Kapolres Langkat Pimpin Kegiatan Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan

23 Oktober 2026
Pakpak Bharat Borong Dua Penghargaan di Puncak HKG PKK ke-54 Sumut

Pakpak Bharat Borong Dua Penghargaan di Puncak HKG PKK ke-54 Sumut

23 Oktober 2026
TP PKK Pakpak Bharat Raih Juara III Lomba Vlog KILAS Tingkat Sumut

TP PKK Pakpak Bharat Raih Juara III Lomba Vlog KILAS Tingkat Sumut

23 Oktober 2026
Rekam Jejak Perjalanan Penyelundupan 1,16 Ton Narkoba Jenis Ketamin di Selat Malaka

Rekam Jejak Perjalanan Penyelundupan 1,16 Ton Narkoba Jenis Ketamin di Selat Malaka

23 Oktober 2026
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home NUSANTARA

Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana

by Abi
14 Maret 2026
in NUSANTARA
Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana
FacebookWhatsappTelegram

Baca Juga

Tiorita dan Hinca Pandjaitan Perkuat Sinergi Pembangunan Langkat

Pemkab Langkat Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

Karutan Kabanjahe Laksanakan Kontrol Keliling, Pastikan Keamanan dan Kelayakan Fasilitas Rutan

MEDAN (HARIANSTAR.COM)— Perubahan tutupan hutan dan lahan pascabencana menjadi tantangan penting dalam upaya pemulihan wilayah terdampak di Aceh dan Sumatra Utara, Sabtu (14/3).
Untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan tersebut, Coalition for Sustainable Livelihoods (CSL) menggelar Dialog Multipihak bertajuk “Wajah Baru Tutupan Hutan dan Lahan Pascabencana: Menuju Pemulihan Lanskap di Aceh dan Sumatra Utara.”
Dialog ini mempertemukan pemerintah, peneliti, sektor swasta, dan mitra pembangunan untuk membahas dinamika perubahan lanskap setelah bencana sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pemulihan ekosistem dan penghidupan masyarakat.
“Dialog ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan berbagai pihak di Sumatra Utara dan Aceh dalam berbagi data, pengetahuan, dan pengalaman terkait perubahan lanskap pascabencana. Melalui kolaborasi multipihak, kita dapat mendorong upaya pemulihan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Edward Manihuruk, Lead CSL.
Dalam diskusi panel yang dimulai oleh Hunggul Yudono Setio Hadi Nugroho dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pentingnya data dalam mendukung proses pemulihan pascabencana ditekankan. Menurutnya, berbagai pihak telah mengumpulkan data mengenai kondisi wilayah terdampak, yang perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memahami dinamika perubahan lanskap serta menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pemulihan.
“Data menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan dan implementasi solusi pascabencana. Karena itu, penting untuk membangun sistem pemantauan hidrologi dan kebencanaan yang akurat, cepat, dan inklusif agar dapat mendukung mitigasi risiko serta pengambilan keputusan yang adaptif,” ujarnya.
 Ia juga menambahkan bahwa BRIN terus melakukan pemantauan, analisis, serta mengembangkan inovasi teknologi untuk membantu mendeteksi dan memitigasi potensi bencana di masa depan.
Perubahan lanskap juga berdampak langsung terhadap kondisi ekosistem dan keanekaragaman hayati. M. Yakob Ishadamy,
Direktur Yayasan Ekosistem Lestari, menyoroti bahwa tekanan terhadap tutupan hutan di Aceh berkontribusi pada meningkatnya risiko kehilangan biodiversitas sekaligus memperbesar kerentanan terhadap bencana di masa depan apabila tidak diikuti dengan upaya pemulihan yang tepat.
Sementara itu, dari perspektif regional Sumatra Utara, Jeri Imansyah, Sundaland Program Director Konservasi Indonesia menekankan bahwa perubahan lanskap perlu dipahami secara menyeluruhagar dapat menjadi dasar dalam memperkuat pengelolaan hutan dan lahan yang lebih berkelanjutan dan tetap mendukung penghidupan masyarakat.
“Perubahan tutupan hutan dan lanskap tidak hanya berkaitan dengan isu lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap ketahanan wilayah dan keberlanjutan penghidupan masyarakat. Karena itu, pemulihan pascabencana perlu dilihat sebagai momentum untuk memperkuat praktik pengelolaan lanskap yang lebih bertanggung jawab dan berketahanan iklim,” jelas Jeri.
Dialog ini juga menghadirkan perspektif sektor swasta mengenai respons terhadap dampak bencana. Sugihartana H.S. dari PT Socfin Indonesia menyampaikan bahwa perusahaan di Aceh turut mengembangkan berbagai strategi adaptasi untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mendukung petani kecil yang menjadi bagian dari ekosistem produksi.
“Kejadian bencana menjadi pengingat penting bagi sektor usaha untuk memperkuat praktik pengelolaan lahan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap risiko. Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk memastikan pengelolaan lanskap yang lebih tangguh sekaligus mendukung keberlanjutan produksi,” ujar Sugihartana.
Dari sisi pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara menilai forum ini memberikan ruang penting untuk memperkaya perspektif dalam implementasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan wilayah.
Melalui pertukaran perspektif tersebut, dialog ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai dinamika perubahan lanskap pascabencana sekaligus mendorong tindak lanjut kolaboratif dalam mendukung pemulihan hutan, daerah aliran sungai, serta lahan pertanian dan perkebunan secara berkelanjutan.
CSL berharap dialog ini dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun lanskap yang lebih tangguh bencana sekaligus sekaligus mendukung penghidupan masyarakat yang berkelanjutan di Aceh dan Sumatra Utara.
agar dapat menjadi dasar dalam memperkuat pengelolaan hutan dan lahan yang lebih berkelanjutan dan tetap mendukung penghidupan masyarakat.
“Perubahan tutupan hutan dan lanskap tidak hanya berkaitan dengan isu lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap ketahanan wilayah dan keberlanjutan penghidupan masyarakat. Karena itu, pemulihan pascabencana perlu dilihat sebagai momentum untuk memperkuat praktik pengelolaan lanskap yang lebih bertanggung jawab dan berketahanan iklim,” jelas Jeri.
Dialog ini juga menghadirkan perspektif sektor swasta mengenai respons terhadap dampak bencana. Sugihartana H.S. dari PT Socfin Indonesia menyampaikan bahwa perusahaan di Aceh turut mengembangkan berbagai strategi adaptasi untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mendukung petani kecil yang menjadi bagian dari ekosistem produksi.
“Kejadian bencana menjadi pengingat penting bagi sektor usaha untuk memperkuat praktik pengelolaan lahan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap risiko. Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk memastikan pengelolaan lanskap yang lebih tangguh sekaligus mendukung keberlanjutan produksi,” ujar Sugihartana.
Dari sisi pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara menilai forum ini memberikan ruang penting untuk memperkaya perspektif dalam implementasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan wilayah.
Melalui pertukaran perspektif tersebut, dialog ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai dinamika perubahan lanskap pascabencana sekaligus mendorong tindak lanjut kolaboratif dalam mendukung pemulihan hutan, daerah aliran sungai, serta lahan pertanian dan perkebunan secara berkelanjutan.
CSL berharap dialog ini dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun lanskap yang lebih tangguh bencana sekaligus sekaligus mendukung penghidupan masyarakat yang berkelanjutan di Aceh dan Sumatra Utara.(abi)
Post Views: 18,299
Tags: DialogDorong PemulihanLanskap AcehMultipihakPascabencanaSumatra Utara
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Tiorita dan Hinca Pandjaitan Perkuat Sinergi Pembangunan Langkat
NUSANTARA

Tiorita dan Hinca Pandjaitan Perkuat Sinergi Pembangunan Langkat

24 Oktober 2026
Pemkab Langkat Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba
NUSANTARA

Pemkab Langkat Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

24 Oktober 2026
Karutan Kabanjahe Laksanakan Kontrol Keliling, Pastikan Keamanan dan Kelayakan Fasilitas Rutan
NUSANTARA

Karutan Kabanjahe Laksanakan Kontrol Keliling, Pastikan Keamanan dan Kelayakan Fasilitas Rutan

24 Oktober 2026
Kapolres Langkat Pimpin Kegiatan Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan
NUSANTARA

Kapolres Langkat Pimpin Kegiatan Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan

23 Oktober 2026
Pakpak Bharat Borong Dua Penghargaan di Puncak HKG PKK ke-54 Sumut
NUSANTARA

Pakpak Bharat Borong Dua Penghargaan di Puncak HKG PKK ke-54 Sumut

23 Oktober 2026
TP PKK Pakpak Bharat Raih Juara III Lomba Vlog KILAS Tingkat Sumut
NUSANTARA

TP PKK Pakpak Bharat Raih Juara III Lomba Vlog KILAS Tingkat Sumut

23 Oktober 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In