• Latest
  • Trending
  • All
Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana

Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana

14 Maret 2026
Sosialisasi TASPEN di Pemkab Palas Berakhir Hari Ini

Sosialisasi TASPEN di Pemkab Palas Berakhir Hari Ini

29 April 2026
Danramil 02/Kutalimbaru Gelar Patroli Pos Kamling Bersama LMP

Danramil 02/Kutalimbaru Gelar Patroli Pos Kamling Bersama LMP

29 April 2026
Satreskrim Polres Tanjung Balai Ringkus 3 Sindikat Curanmor & Pemilik Sabu

Satreskrim Polres Tanjung Balai Ringkus 3 Sindikat Curanmor & Pemilik Sabu

29 April 2026
Dua Anggota Geng Motor di Belawan Ditangkap Bawa Sajam 

Dua Anggota Geng Motor di Belawan Ditangkap Bawa Sajam 

29 April 2026
Rayakan Hari Kartini, The Reiz Suites Gelar Make Up Class Eksklusif Bersama Make Over

Rayakan Hari Kartini, The Reiz Suites Gelar Make Up Class Eksklusif Bersama Make Over

29 April 2026
Pengungkapan Sehari, Polda Sumut Amankan 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja dari 5 Tersangka

Pengungkapan Sehari, Polda Sumut Amankan 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja dari 5 Tersangka

29 April 2026
Respon Cepat Polres Karo, Barak Narkoba dan Judi di Perladangan Sukatendel Dibongkar

Respon Cepat Polres Karo, Barak Narkoba dan Judi di Perladangan Sukatendel Dibongkar

29 April 2026
Komisi II DPRD Langkat Dorong Penguatan Sosialisasi Program UHC

Komisi II DPRD Langkat Dorong Penguatan Sosialisasi Program UHC

29 April 2026
Mahasiswa Nekat Edarkan Ekstasi

Mahasiswa Nekat Edarkan Ekstasi

28 April 2026
Kurang dari 4 Jam, Polisi Ungkap Penganiayaan Maut di Belawan

Kurang dari 4 Jam, Polisi Ungkap Penganiayaan Maut di Belawan

28 April 2026
Polsek Medan Area Tekan Gangguan Kamtibmas

Polsek Medan Area Tekan Gangguan Kamtibmas

28 April 2026
Perumda Tirtanadi Tambah Dua Sumber Mata Air di Berastagi, Atasi Keluhan Warga

Perumda Tirtanadi Tambah Dua Sumber Mata Air di Berastagi, Atasi Keluhan Warga

28 April 2026
Kamis, April 30, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home NUSANTARA

Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana

by Abi
14 Maret 2026
in NUSANTARA
Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana
FacebookWhatsappTelegram

Baca Juga

Sosialisasi TASPEN di Pemkab Palas Berakhir Hari Ini

Danramil 02/Kutalimbaru Gelar Patroli Pos Kamling Bersama LMP

Komisi II DPRD Langkat Dorong Penguatan Sosialisasi Program UHC

MEDAN (HARIANSTAR.COM)— Perubahan tutupan hutan dan lahan pascabencana menjadi tantangan penting dalam upaya pemulihan wilayah terdampak di Aceh dan Sumatra Utara, Sabtu (14/3).
Untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan tersebut, Coalition for Sustainable Livelihoods (CSL) menggelar Dialog Multipihak bertajuk “Wajah Baru Tutupan Hutan dan Lahan Pascabencana: Menuju Pemulihan Lanskap di Aceh dan Sumatra Utara.”
Dialog ini mempertemukan pemerintah, peneliti, sektor swasta, dan mitra pembangunan untuk membahas dinamika perubahan lanskap setelah bencana sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pemulihan ekosistem dan penghidupan masyarakat.
“Dialog ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan berbagai pihak di Sumatra Utara dan Aceh dalam berbagi data, pengetahuan, dan pengalaman terkait perubahan lanskap pascabencana. Melalui kolaborasi multipihak, kita dapat mendorong upaya pemulihan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Edward Manihuruk, Lead CSL.
Dalam diskusi panel yang dimulai oleh Hunggul Yudono Setio Hadi Nugroho dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pentingnya data dalam mendukung proses pemulihan pascabencana ditekankan. Menurutnya, berbagai pihak telah mengumpulkan data mengenai kondisi wilayah terdampak, yang perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memahami dinamika perubahan lanskap serta menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pemulihan.
“Data menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan dan implementasi solusi pascabencana. Karena itu, penting untuk membangun sistem pemantauan hidrologi dan kebencanaan yang akurat, cepat, dan inklusif agar dapat mendukung mitigasi risiko serta pengambilan keputusan yang adaptif,” ujarnya.
 Ia juga menambahkan bahwa BRIN terus melakukan pemantauan, analisis, serta mengembangkan inovasi teknologi untuk membantu mendeteksi dan memitigasi potensi bencana di masa depan.
Perubahan lanskap juga berdampak langsung terhadap kondisi ekosistem dan keanekaragaman hayati. M. Yakob Ishadamy,
Direktur Yayasan Ekosistem Lestari, menyoroti bahwa tekanan terhadap tutupan hutan di Aceh berkontribusi pada meningkatnya risiko kehilangan biodiversitas sekaligus memperbesar kerentanan terhadap bencana di masa depan apabila tidak diikuti dengan upaya pemulihan yang tepat.
Sementara itu, dari perspektif regional Sumatra Utara, Jeri Imansyah, Sundaland Program Director Konservasi Indonesia menekankan bahwa perubahan lanskap perlu dipahami secara menyeluruhagar dapat menjadi dasar dalam memperkuat pengelolaan hutan dan lahan yang lebih berkelanjutan dan tetap mendukung penghidupan masyarakat.
“Perubahan tutupan hutan dan lanskap tidak hanya berkaitan dengan isu lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap ketahanan wilayah dan keberlanjutan penghidupan masyarakat. Karena itu, pemulihan pascabencana perlu dilihat sebagai momentum untuk memperkuat praktik pengelolaan lanskap yang lebih bertanggung jawab dan berketahanan iklim,” jelas Jeri.
Dialog ini juga menghadirkan perspektif sektor swasta mengenai respons terhadap dampak bencana. Sugihartana H.S. dari PT Socfin Indonesia menyampaikan bahwa perusahaan di Aceh turut mengembangkan berbagai strategi adaptasi untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mendukung petani kecil yang menjadi bagian dari ekosistem produksi.
“Kejadian bencana menjadi pengingat penting bagi sektor usaha untuk memperkuat praktik pengelolaan lahan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap risiko. Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk memastikan pengelolaan lanskap yang lebih tangguh sekaligus mendukung keberlanjutan produksi,” ujar Sugihartana.
Dari sisi pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara menilai forum ini memberikan ruang penting untuk memperkaya perspektif dalam implementasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan wilayah.
Melalui pertukaran perspektif tersebut, dialog ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai dinamika perubahan lanskap pascabencana sekaligus mendorong tindak lanjut kolaboratif dalam mendukung pemulihan hutan, daerah aliran sungai, serta lahan pertanian dan perkebunan secara berkelanjutan.
CSL berharap dialog ini dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun lanskap yang lebih tangguh bencana sekaligus sekaligus mendukung penghidupan masyarakat yang berkelanjutan di Aceh dan Sumatra Utara.
agar dapat menjadi dasar dalam memperkuat pengelolaan hutan dan lahan yang lebih berkelanjutan dan tetap mendukung penghidupan masyarakat.
“Perubahan tutupan hutan dan lanskap tidak hanya berkaitan dengan isu lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap ketahanan wilayah dan keberlanjutan penghidupan masyarakat. Karena itu, pemulihan pascabencana perlu dilihat sebagai momentum untuk memperkuat praktik pengelolaan lanskap yang lebih bertanggung jawab dan berketahanan iklim,” jelas Jeri.
Dialog ini juga menghadirkan perspektif sektor swasta mengenai respons terhadap dampak bencana. Sugihartana H.S. dari PT Socfin Indonesia menyampaikan bahwa perusahaan di Aceh turut mengembangkan berbagai strategi adaptasi untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mendukung petani kecil yang menjadi bagian dari ekosistem produksi.
“Kejadian bencana menjadi pengingat penting bagi sektor usaha untuk memperkuat praktik pengelolaan lahan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap risiko. Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk memastikan pengelolaan lanskap yang lebih tangguh sekaligus mendukung keberlanjutan produksi,” ujar Sugihartana.
Dari sisi pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara menilai forum ini memberikan ruang penting untuk memperkaya perspektif dalam implementasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan wilayah.
Melalui pertukaran perspektif tersebut, dialog ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai dinamika perubahan lanskap pascabencana sekaligus mendorong tindak lanjut kolaboratif dalam mendukung pemulihan hutan, daerah aliran sungai, serta lahan pertanian dan perkebunan secara berkelanjutan.
CSL berharap dialog ini dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun lanskap yang lebih tangguh bencana sekaligus sekaligus mendukung penghidupan masyarakat yang berkelanjutan di Aceh dan Sumatra Utara.(abi)
Post Views: 7,840
Tags: DialogDorong PemulihanLanskap AcehMultipihakPascabencanaSumatra Utara
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Sosialisasi TASPEN di Pemkab Palas Berakhir Hari Ini
NUSANTARA

Sosialisasi TASPEN di Pemkab Palas Berakhir Hari Ini

29 April 2026
Danramil 02/Kutalimbaru Gelar Patroli Pos Kamling Bersama LMP
NUSANTARA

Danramil 02/Kutalimbaru Gelar Patroli Pos Kamling Bersama LMP

29 April 2026
Komisi II DPRD Langkat Dorong Penguatan Sosialisasi Program UHC
NUSANTARA

Komisi II DPRD Langkat Dorong Penguatan Sosialisasi Program UHC

29 April 2026
Perumda Tirtanadi Tambah Dua Sumber Mata Air di Berastagi, Atasi Keluhan Warga
NUSANTARA

Perumda Tirtanadi Tambah Dua Sumber Mata Air di Berastagi, Atasi Keluhan Warga

28 April 2026
Sambut Tim Supervisi PKK Sumut, Ketua TP PKK Pakpak Bharat Ungkap Peran Strategis  Wujudkan Kesejahteraan 
NUSANTARA

Sambut Tim Supervisi PKK Sumut, Ketua TP PKK Pakpak Bharat Ungkap Peran Strategis  Wujudkan Kesejahteraan 

28 April 2026
Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXX, Tiorita Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah
NUSANTARA

Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXX, Tiorita Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah

28 April 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In