• Latest
  • Trending
  • All
5 Pilar Penting Agar Tak Panik Saat Saham Bergejolak

5 Pilar Penting Agar Tak Panik Saat Saham Bergejolak

28 April 2025
Bersama Istri, Kepala Bapenda Kota Medan Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Merdeka

Bersama Istri, Kepala Bapenda Kota Medan Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Merdeka

18 Agustus 2026
Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Ikut Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI

Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Ikut Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
PETI di Muara Batang Angkola, BPD Desa Diduga Kutip “Bunga Tanah” 5 Persen

PETI di Muara Batang Angkola, BPD Desa Diduga Kutip “Bunga Tanah” 5 Persen

17 Agustus 2026
Plt. Bupati Langkat Kobarkan Semangat Kemerdekaan, Dorong Generasi Muda Jadi Pionir Kemajuan

Plt. Bupati Langkat Kobarkan Semangat Kemerdekaan, Dorong Generasi Muda Jadi Pionir Kemajuan

17 Agustus 2026
Polsek Binjai Timur Amankan Pelaku Pencurian Kotak Infaq dan Pengrusakan Masjid

Polsek Binjai Timur Amankan Pelaku Pencurian Kotak Infaq dan Pengrusakan Masjid

17 Agustus 2026
Polres Palas Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI ke-81 di Paringgonan

Polres Palas Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI ke-81 di Paringgonan

17 Agustus 2026
Bobby Nasution Pimpin Upacara HUT RI dari Tengah Lapangan, Tekankan Inflasi dan Pemerataan Pembangunan

Bobby Nasution Pimpin Upacara HUT RI dari Tengah Lapangan, Tekankan Inflasi dan Pemerataan Pembangunan

17 Agustus 2026
Besok Terlapor Penganiayaan Anak SD di Tanjung Balai Diperiksa

Besok Terlapor Penganiayaan Anak SD di Tanjung Balai Diperiksa

17 Agustus 2026
OJK dan Pemkab Karo Perkuat Budaya  Menabung Pelajar

OJK dan Pemkab Karo Perkuat Budaya  Menabung Pelajar

17 Agustus 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Empat Penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Empat Penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

17 Agustus 2026
1.725 Paket Bantuan Logistik Presiden Tiba di Maumere untuk Masyarakat Terdampak Bencana

1.725 Paket Bantuan Logistik Presiden Tiba di Maumere untuk Masyarakat Terdampak Bencana

16 Agustus 2026
Peringatan HUT RI ke -81, Kemerdekaan Momentum Memperkuat Semangat Pengabdian

Peringatan HUT RI ke -81, Kemerdekaan Momentum Memperkuat Semangat Pengabdian

16 Agustus 2026
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

5 Pilar Penting Agar Tak Panik Saat Saham Bergejolak

by Yunsigar
28 April 2025
in EKONOMI, HEADLINE
5 Pilar Penting Agar Tak Panik Saat Saham Bergejolak

(Foto : Int)

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – “Kok portofolio investasiku merah semua, ya?” Kalimat ini sering terdengar di kalangan investor muda setiap kali pasar saham bergejolak. Ketika harga saham turun, grup investasi ramai curhat, dan tiba-tiba muncul keinginan impulsif, menjual semua saham sebelum tambah rugi! Pasar saham memang bisa jadi roller coaster emosional. Fluktuasinya bikin deg-degan.

Tapi, apakah kepanikan adalah satu-satunya respons yang mungkin? Jawabannya tentu tidak. Investor yang sukses bukan yang paling jago meramal pasar, tapi yang paling tenang ketika pasar sedang drama.

Baca Juga

OJK dan Pemkab Karo Perkuat Budaya  Menabung Pelajar

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Empat Penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

1.725 Paket Bantuan Logistik Presiden Tiba di Maumere untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Untuk itu, kata Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut Pintor Nasution  kita perlu memahami lima pilar penting yang bisa bikin para investor tetap bijak saat menghadapi pasar saham yang bergejolak.

Pasar saham memiliki satu sifat yang pasti, yaitu fluktuasi. Hari ini naik, besok bisa turun, lusa kembali naik, dan seterusnya.

“Bagi investor pemula atau bahkan yang sudah berpengalaman namun belum memiliki fondasi yang kuat, fluktuasi ini bisa menimbulkan kepanikan,” sebut Pintar, Senin (28/4) 2025).

Padahal lanjutnya, kepanikan adalah musuh utama dalam dunia investasi. Dalam kondisi pasar yang bergejolak, keputusan yang diambil dengan emosi lebih sering berakhir dengan kerugian.

Lalu, bagaimana caranya agar tetap tenang dan berpikir jernih saat pasar tidak berfluktuasi? Di sinilah pentingnya memahami dan menghidupi 5 Pilar Ketenangan dalam Investasi Saham. Lima pilar ini tidak hanya menjadi penopang mental, tapi juga panduan praktis dalam mengambil keputusan keuangan.

Pilar pertama, tujuan investasi yang jelas. Banyak orang terjun ke pasar modal karena ikut-ikutan, FOMO (Fear of Missing Out), atau terbuai janji imbal hasil tinggi. Padahal, investasi tanpa tujuan yang jelas sama seperti naik kapal tanpa tahu hendak ke mana. Ketika pasar terkoreksi, kita akan mudah tersesat, panik, bahkan mungkin terpaksa melakukan cut loss.

Kita perlu menetapkan tujuan: Apakah Anda berinvestasi untuk dana pensiun 20 tahun lagi? Untuk pendidikan anak 10 tahun ke depan? Atau untuk membeli rumah dalam 5 tahun? Tujuan ini akan menjadi jangkar saat pasar berfluktuasi. Dengan tujuan yang jelas, kita tidak menilai investasi hanya dari pergerakan jangka pendek. Kita fokus pada hasil jangka panjang. Pasar bisa berfluktuasi harian, tapi tujuan kita tidak berubah.

Pilar kedua, memilih risiko yang dipahami. Setiap investor unik. Ada yang tahan banting saat pasar turun 10%, ada yang baru turun 3% sudah tidak bisa tidur. Mengenali profil risiko pribadi sangat penting agar kita bisa memilih instrumen investasi yang sesuai dengan toleransi kita terhadap risiko yang mungkin muncul seperti fluktuasi.

Ada tiga jenis utama profil risiko, yang pertama adalah konservatif. Investor dengan profil risiko ini lebih nyaman dengan stabilitas, cenderung memilih obligasi atau reksa dana pasar uang. Jenis profil risiko kedua adalah moderat yang siap dengan sedikit risiko demi hasil lebih tinggi. Sedangkan jenis ketiga, yaitu investor dengan profil risiko agresif yang nyaman dengan volatilitas tinggi demi potensi imbal hasil maksimal. Ketika portofolio disesuaikan dengan profil risiko, kita tidak mudah panik karena kita tahu sudah mengambil risiko yang sesuai dengan kapasitas kita.

Pilar ketiga, yaitu diversifikasi yang seimbang. Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Prinsip klasik ini tetap relevan. Diversifikasi adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko dalam investasi. Saat satu sektor anjlok, sektor lain bisa menopang. Diversifikasi bisa dilakukan dengan memilih jenis aset, seperti membagi portofolio ke dalam instrumen saham, obligasi, emas, reksa dana, dan deposito. Juga dengan memilih sektor industri, seperti membeli saham dari sektor teknologi, keuangan, konsumsi, energi, dsb. Investor yang portofolionya tersebar, lebih mampu bertahan saat satu atau dua sektor sedang jatuh. Diversifikasi bukan hanya soal proteksi, tapi juga soal kesempatan tumbuh di berbagai kondisi ekonomi.

Pilar keempat, pemahaman terhadap siklus pasar. Pasar saham bergerak dalam siklus. Ada masa-masa bullish (naik) dan bearish (turun). Kadang euforia, kadang pesimistis. Menyadari bahwa penurunan adalah bagian alami dari siklus pasar membantu kita bersikap lebih rasional.

Selama satu dekade terakhir, misalnya, kita telah mengalami beberapa koreksi tajam. Tapi sejarah juga menunjukkan bahwa pasar selalu pulih dan bahkan mencetak rekor baru. Investor yang bisa melewati masa sulit biasanya justru mendapatkan keuntungan lebih besar di masa depan. Pemahaman ini membantu kita melihat penurunan bukan sebagai bencana, tapi sebagai peluang. Warren Buffett pun pernah berkata, “Be fearful when others are greedy, and be greedy when others are fearful.”

Pilar kelima, pendamping keuangan yang terpercaya. Terakhir, dan tidak kalah penting, adalah memiliki penasihat atau pendamping keuangan yang bisa membantu kita tetap objektif. Emosi sering kali menjadi jebakan. Dalam kondisi panik, kita cenderung melakukan hal-hal yang merugikan, seperti menjual saat rugi atau membeli saat euforia.

Penasihat keuangan atau perencana keuangan yang kompeten bisa menjadi suara kedua yang menyeimbangkan keputusan kita. Mereka bisa membantu kita mengevaluasi portofolio secara berkala, menyesuaikan strategi, dan menjaga agar kita tetap berada di jalur tujuan keuangan jangka panjang.

Selain itu, dengan bimbingan profesional, kita juga bisa mendapatkan edukasi berkala, baik soal kondisi pasar terkini, peluang investasi, maupun perencanaan keuangan keluarga secara menyeluruh. Investasi saham bukan jalan pintas menuju kekayaan. Ini adalah perjalanan jangka panjang yang memerlukan disiplin, pengetahuan, dan pengendalian diri. Pasar akan selalu bergejolak, karena itu sifat alaminya. Yang bisa kita kendalikan adalah respons kita.

Dengan membangun lima pilar penting, tujuan yang jelas, pemahaman profil risiko, diversifikasi, pemahaman siklus pasar, dan pendamping keuangan kita bisa lebih tenang dan bijak dalam menghadapi badai. Bahkan, di tengah gejolak, kita bisa menemukan peluang dan terus melangkah menuju kemerdekaan finansial. (red)

Post Views: 225
Tags: 5 Pilar PentingBEIBergejolakBursa Efek IndonesiaPintor NasutionSaat SahamTak Panik
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

OJK dan Pemkab Karo Perkuat Budaya  Menabung Pelajar
EKONOMI

OJK dan Pemkab Karo Perkuat Budaya  Menabung Pelajar

17 Agustus 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Empat Penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
EKONOMI

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Empat Penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

17 Agustus 2026
1.725 Paket Bantuan Logistik Presiden Tiba di Maumere untuk Masyarakat Terdampak Bencana
HEADLINE

1.725 Paket Bantuan Logistik Presiden Tiba di Maumere untuk Masyarakat Terdampak Bencana

16 Agustus 2026
Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat
HEADLINE

Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat

16 Agustus 2026
Pasca Gempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
HEADLINE

Pasca Gempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian

16 Agustus 2026
Koperasi Jasa Keluarga Pers Gandeng Perusahaan Tiongkok Kembangkan Pengering Gabah Portabel
EKONOMI

Koperasi Jasa Keluarga Pers Gandeng Perusahaan Tiongkok Kembangkan Pengering Gabah Portabel

15 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In