MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Berkaitan dengan Harganas ke 30, BKKBN seluruh Indonesia mengadakan Temu mobil unit penerangan Jawa Sumatera (Temu Jawara) di Jaka Baring Sport City Kota Palembang, Rabu (5/7/2023).
Sebelumnya, Temu Mupen dilepas di kantor BKKBN Pusat di Jakarta. Puluhan Mupen dari berbagai provinsi seperti Jabar, Jateng, Joyakarta beriringan ke Lampung dan menuju Palembang.
Kasad Jend. TNI Dudung Abdulrachman diwakili Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Hamim Tohar menandatangani perjanjian kerjasama mengatakan, ini sebagai komitmen TNI AD bersama komponen bangsa untuk menyukseskan program pemerintah terkait kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dalam hal membantu BKKBN mengatasi persoalan stunting yang menjadi salah satu permasalahan nasional.
“Kalau tak diatasi ada dampak sekian puluh tahun mendatang bagi generasi. Bagi kami ini investasi jangka panjang yang bisa menghasilkan SDM yang berkualitas. Semoga ini jadi momentum yang baik bagi kita, masyarakay Indonesia untuk bangun generasi penerus yang berkualitas dan tangguh dalam menyambut Indonesia emas yg dicanangkan presiden,” ujar Kadispenad.
TNI lanjutnya, mempunyai perpanjangan tangan sampai ke daerah pelosok. Maka, akan mendukung sepenuhnya program BKKBN seperti penyuluhan hingga perbatasan di Papua, NTT.
“Pak Kasad mengapresiasi kegiatan ini untuk menciptakan masyarakat yang berkualitas,” ungkap Kadispenad.
Sementara Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo menyatakan, kita harus mampu sampai ke daerah yang termajinalkan.
“Kampanye BKJBN juga melibatkan para tokoh, roadshow dari Jawa ke Sumatera yang diikuti Jabar, Jateng dengan filosofi kita mampu menembus dan melintas batas. Karena daerah terisolir harus tertembus semua dan harus ketemu secara fisik. Tidak hanya melalui zoom saja, kita lihat langsung kondisinya,” ujar Hasto.
Gubernur Sumsel diwakilia asisten 1 Edward Chandra menyambut baik momentum ini sebagai salah satu sinergi program Bangga Kencana
dan mengatasi stunting terutama di di daerah tertinggal dan terpencil.
Kegiatan yang diikuti 40 Mupen ini melakukan roadshow ke Banyuasin dan Sumatera Selatan. Perwakilan BKKBN Sumit mendapat peringkat 1 sebagai peserta favorit.
Kegiatan yang diisi dengan penandatanganan Kadipesnad dengan Deputi Adpin itu juga dirangkai dengan pemberian bantuan sosial kepada keluarga beresiko stunting dan ibu hamil. (GS)



























