• Latest
  • Trending
  • All
Pengamat Ekonomi: Perang Iran – Israel Bisa Picu Gejolak Harga Pangan

Pengamat Ekonomi: Perang Iran – Israel Bisa Picu Gejolak Harga Pangan

16 April 2024
Wapres Tinjau Siswi Terdampak Keracunan MBG di Karo

Wapres Tinjau Siswi Terdampak Keracunan MBG di Karo

12 September 2026
Nyaru Jadi Penarik Betor, BNNP Sumut Tangkap Pengedar 126 Kg Ganja

Nyaru Jadi Penarik Betor, BNNP Sumut Tangkap Pengedar 126 Kg Ganja

12 September 2026
Jual Sabu untuk Modal Resepsi Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap

Jual Sabu untuk Modal Resepsi Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap

12 September 2026
Dante Sinaga Divonis 7 Tahun, Penasihat Hukum Soroti Hakim Abaikan Fakta Persidangan

Dante Sinaga Divonis 7 Tahun, Penasihat Hukum Soroti Hakim Abaikan Fakta Persidangan

11 September 2026
Korupsi Bersama PT Inalum Rp141 Milyar, Eks Direktur Pelaksana dan Kepala Sales Dipidana 7 Tahun Penjara

Korupsi Bersama PT Inalum Rp141 Milyar, Eks Direktur Pelaksana dan Kepala Sales Dipidana 7 Tahun Penjara

11 September 2026
Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober

Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober

11 September 2026
Kapolres Langkat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Tualang

Kapolres Langkat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Tualang

11 September 2026
Polres Langkat Cek Kesiapan Sarpras Penanganan Bencana Alam

Polres Langkat Cek Kesiapan Sarpras Penanganan Bencana Alam

11 September 2026
Plt. Bupati Langkat Tiorita Perintahkan OPD Tindaklanjuti Arahan Gubernur Soal Blue Night

Plt. Bupati Langkat Tiorita Perintahkan OPD Tindaklanjuti Arahan Gubernur Soal Blue Night

11 September 2026
Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo

Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo

11 September 2026
PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Tandatangani MoU dengan Kejaksaan Negeri Langkat

PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Tandatangani MoU dengan Kejaksaan Negeri Langkat

11 September 2026
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Diduga Disebabkan Rem Blong

Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Diduga Disebabkan Rem Blong

11 September 2026
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Pengamat Ekonomi: Perang Iran – Israel Bisa Picu Gejolak Harga Pangan

by Abi
16 April 2024
in EKONOMI
Pengamat Ekonomi: Perang Iran – Israel Bisa Picu Gejolak Harga Pangan
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pengamat Ekonomi SumutPengamat Ekonomi Sumut mengatakan, kinerja mata uang Rupiah pada hari ini (16/04) mengalami pelemahan yang cukup tajam hingga menyentuh 16.200 per US Dolar.

Dan belum bisa dipastikan kapan tekanan ini akan berakhir, karena sangat bergantung dengan sikap masing-masing Negara yang terlibat perang. Pelemahan mata uang Rupiah memang bisa menjadi kabar buruk bagi sejumlah komoditas pangan di tanah air.

Baca Juga

Pertamina EP Pangkalan Susu Beri Bantuan Tanggap Darurat ke Sei Lepan dan Besitang

PLN Indonesia Power Bantu Korban Banjir Desa Sekoci Kabupaten Langkat

Pelindo Dorong Penghijauan Berkelanjutan di Belawan, Masyarakat Dilibatkan

“Bahkan hampir semua kebutuhan pangan strategis tidak akan bisa melepaskan diri dari pelemahan Rupiah. Karena mulai dari bahan baku penolong, bahan baku input produksi hingga barang siap konsumsi didatangkan dengan cara diimpor, ” Katanya kepada HarianStar di Medan, Selasa (16/4/2024) pagi.

Ditambahkannya, untuk komoditas pangan hotrikultura (cabai dan sayur-sayuran) membutuhkan pupuk, dimana sebagian bahan baku pupuk di beli dari Negara lain.

Untuk sumber protein seperti daging ayam dan telur ayam juga membutuhkan bahan baku olahan seperti pakan yang sebagian juga didatangkan dari Negara lain.

Bahan baku tersebut seperti beras Bulog, daging sapi maupun sapi indukan yang memang didatangkan dalam bentuk barang jadi siap konsumsi dari Negara lain. Termasuk juga gula pasir impor yang hanya sedikit butuh reaksi kimia dan siap dikonsumsi, jelasnya.

“Dan bahan bakar minyak (BBM) sebagian juga didatangkan dengan cara diimpor. Pelemahan rupiah akan membuat harga barang-barang impor (konversi) menjadi lebih mahal, meskipun harga barang dari Negara asal bisa saja tidak mengalami perubahan,”ujar Gunawan.

Sehingga, lanjutnya wajar jika muncul kekuatiran bahwa pelemahan Rupiah bisa membuat pemerintah merevisi kebijakan subsidi, atau bisa memicu kenaikan harga jual barang yang lebih tinggi.Yang penting pemerintah bisa memitigasinya dengan serangkaian kebijakan untuk mengurangi dampak buruk dari pelemahan rupiah itu sendiri.

“Pelemahan rupiah saat ini merupakan buah dari ketidakstabilan geopolitik global yang terus meningkat, ditengah ketidakstabilan ekonomi global yang turut menyertainya. Pemerintah sebaiknya lebih realistis melihat keadaan serta menempatkan kemungkinan resiko terburuk yang akan terjadi. Seperti, acuan nilai tukar Rupiah dalam APBN disesuaikan dengan mempertimbangkan resiko kebijakan suku bunga tinggi The FED dan perang yang berkecamuk dan meluas,”papar Gunawan.

Gunawan menyebutkan tren neraca dagang yang melemah seiring dengan memburuknya kinerja ekonomi Negara tujuan ekspor.

Jika pelemahan rupiah dan ancaman kenaikan harga minyak mentah dunia direspon Presiden Jokowi untuk merevisi kebijakan subsidinya. Maka aka nada kemungkinan terjadinya gejolak harga pangan serta kenaikan laju tekanan inflasi. Namun dari sekian banyak resiko yang timbul akibat tensi geopolitik yang menekan rupiah.

“Ada satu sektor lain selain urusan ketahanan pangan yang perlu dijaga baik baik. Sektor tersebut adalah perbankan dan keuangan. Pemerintah harus curahkan perhatian yang besar untuk menjaga ketahanan pangan dan perbankan ditengah distuasi yang serba tidak pasti seperti saat ini, “pungkas Gunawan.(abi)

Post Views: 156
Tags: Alami pelemaban tajamKinerjaMata uang RupiahPada hari iniPengamat Ekonomi Sumut
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Pertamina EP Pangkalan Susu Beri Bantuan Tanggap Darurat ke Sei Lepan dan Besitang
EKONOMI

Pertamina EP Pangkalan Susu Beri Bantuan Tanggap Darurat ke Sei Lepan dan Besitang

10 September 2026
PLN Indonesia Power Bantu Korban Banjir Desa Sekoci Kabupaten Langkat
EKONOMI

PLN Indonesia Power Bantu Korban Banjir Desa Sekoci Kabupaten Langkat

10 September 2026
Pelindo Dorong Penghijauan Berkelanjutan di Belawan, Masyarakat Dilibatkan
EKONOMI

Pelindo Dorong Penghijauan Berkelanjutan di Belawan, Masyarakat Dilibatkan

10 September 2026
Bapenda Medan Perkuat Kepatuhan Opsen PKB dan Digitalisasi Transaksi melalui High Level Meeting TP2DD
EKONOMI

Bapenda Medan Perkuat Kepatuhan Opsen PKB dan Digitalisasi Transaksi melalui High Level Meeting TP2DD

9 September 2026
OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda melalui Program LIKE IT
EKONOMI

OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda melalui Program LIKE IT

9 September 2026
Hadir untuk Masyarakat, PLN Indonesia Power Bantu Perbaikan Plafon Aula Masjid AT-Taqwa Desa Paya Tampak
EKONOMI

Hadir untuk Masyarakat, PLN Indonesia Power Bantu Perbaikan Plafon Aula Masjid AT-Taqwa Desa Paya Tampak

8 September 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In