BINJAI ( HARIANSTAR.COM ) – Aliran sungai Mencirim yang berada di tengah Kota Binjai diduga telah tercemar racun, Pasalnya terlihat banyak ikan yang mengambang di permukaan aliran sungai tersebut,Ada dugaan aliran sungai Mencirim sengaja di racun oleh orang yang tidak bertanggung jawab dari arah hulu sungai tersebut.
Hal ini merupakan salah satu perusakan lingkungan hidup ataupun perusakan ekosistem yang berada di aliran sungai Mencirim Kota Madya Binjai Sumatera Utara , Jumat (14 /7/2023) pukul 12.00 Wib.
Pandi (30) warga jalan Tengku Imam Bonjol Kelurahan Setia mengatakan ini merupakan pencemaran aliran sungai, ” Banyak ikan-ikan yang mati mengambang di sungai ” Katanya,
Katanya lagi, dari ukuran besar hingga yang kecil, dan banyak anak-anak berebut menangkapi ikan yang mati tersebut.
Ditanya kenapa bisa seperti ini, Pandi mengatakan bahwa aliran sungai ini diduga telah di taburi umpan ikan yang telah dicampurkan serbuk racun dari arah hulu sungai, jadi ikan yang makan umpan tersebut mati mengambang.
Sambung Pandi, ” Kami yang biasa mancing ikan di aliran sungai Mencirim tepatnya di belakang warung kopi ambo,dan kami tidak barani melakukan hal demikian karena bisa merusak aliran sungai dan terlebih lagi aliran sungai ini banyak dimanfaatkan warga setempat untuk keperluan mencuci dan di gunakan untuk mandi ” sebutnya
Lanjut kata Pandi, ia berharap kepada pemerintah untuk menindak tegas bagi orang yang merusak aliran sungai Mencirim dan kejadian seperti ini bukan hanya kali ini saja akan tetapi sudah terjadi beberapa kali,
” Jadi kami selaku masyarakat yang menggunakan aliran sungai Mencirim ini meminta kepada pemerintah agar menangkap pelaku yang merusak aliran Sungai tersebut ” pungkasnya ( BNJ -1)





























