SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Wakil bupati (Wabup) Samosir, Drs Martua Sitanggang MSi, secara resmi membuka acara kegiatan Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Samosir. Acara berlangsung aman dan tertib di Hotel JTS Parbaba Samosir, Jumat (28/7/2023).
Berharap para peserta dapat mengikuti dengan baik, sehingga dapat menurunkan stunting di Samosir, ajak Wabup.
Kepala BKKBN Provinsi Sumut Munawar Ibrahim mengatakan, pertemuan ini merupakan wahana evaluasi dan pemantauan penyelenggaraan koordinasi percepatan penurunan stunting pada tahun 2022 dan menjalin kerjasama yang lebih maksimal melalui OPD/ kelembagaan/ organisasi dan profesi, perusahaan – perusahaan BUMN dan swasta serta langkah-langkah strategis secara konvergen dan terintegrasi dalam peningkatan capaian kinerja masing-masing.
Wabup menegaskan kepada tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Samosir untuk lebih serius melaksanakan program intervensi sensitiv just intervensi spesifik untuk membuat rencana kerja serta aksi yang lebih cepat, terukur, efektif dan tepat sasaran.
“Saya meminta kepada OPD bahwa setiap minggu harus ada aksi yang dilakukan TPPS mengintervensi sasaran keluarga beresiko stunting maupun balita stunting langsung di desa. Hari ini kami juga meminta kepada OPD yang ada di kabupaten Samosir untuk ikut berkontribusi juga dalam program bapak asuh stunting, karena tidak semua balita stunting kita bisa diintervensi dengan pemberian makanan tambahan (PMT) lokal dari bantuan operasional kesehatan di puskesmas dan dana desa,” tukasnya.
“Tim Pencatatan Angka Stunting di Kabupaten Samosir telah melakukan pendampingan kepada sasaran oleh kader BPKB kasus kedua dinas kesehatan dan pendidikan karakter dan insyarat pelayanan kesehatan ibu hamil wilayah. Sebanyak 58 desa dan kelurahan di Samosir juga telah bebas buang air besar sembarangan (BABs), ujarnya lagi.
Tampak hadir Kepala P3A2KB Samosir dr Friska Situmorang, Kepala Dinas Sosial Fitri Agus Karo-karo, Kadis Kesehatan Samosir dr Dina Hutapea, Kepala Kantor Kemenag Dan undangan lainya. (JB Rumapea)



























