MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumatera Utara, H.Ahmad Qosbi MM menyampaikan, kepulangan jamaah haji kloter 24, Sabtu (29/7/2023) merupakan kloter terakhir jemaah haji asal Sumatera Utara (Sumut).
“Insya Allah proses pemulangan jamaah haji berjalan lancar. Dengan kembalinya kloter 24 ini menjadi masa akhir kepulangan jamaah Debarkasi Medan,” kata Ahmad Qosbi yang juga Ketua PPIH Debarkasi Medan disela penyambutan kloter 23 di aula Madinatul Hujjaj asrama haji Medan.
Qosbi sangat bersyukur semua proses pemulangan jamaah berlangsung lancar. Pihaknya juga memberi apresiasi kepada semua petugas haji di PPIH maupun petugas haji daerah yang mengawal jamaah hingga proses kembali kekediman masing-masing.
“Tahun ini, dengan tagline Haji Berkeadilan dan Ramah Lansia, semua petugas telah berupaya melaksanakan tugas sesuai juknis yang ditetapkan,” ujar Qosbi.
Terkait jamaah sakit yang masih di Arab Saudi, Kakanwil menyebutkan, akan tetap mendapatkan perawatan.
“PPIH Debarkasi akan tetap berkordinasi dengan petugas di Arab Saudi. Begitupun kita doakan agar jamaah yang sakit di Arab Saudi kembali di kloter terakhir,” ujarnya.
Kabid Pemulangan PPIH Debarkasi Medan Dr.Torang Rambe menyebutkan, sesuai laporan pihak penerbangan Garuda Indonesia menyampaikan kelompok terbang 24 akan bergabung dengan jamaah haji asal Solo.
“Data yang tercatat ada 15 jamaah haji yang akan kembali bersama jamaah asal Solo yang dijadwalkan tiba di KNIA sekira pukul 13.20 WIB,” kata Torang Rambe.
Kloter 23 seorang wafat
Sementara kedatangan jamaah haji kloter 23 pada Jumat (28/7) di Aula Madinatul Hajj sekira pukul 18.05 WIB, disambut Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumatera Utara, H.Ahmad Qosbi MM, Ketua MUISU Dr H. Maratua Simajuntak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr.Impun Siregar, Kankemenag Asahan Syarifudin Daulay dan undangan lainnya.
Sekretaris PPIH Debarkasi Medan Ilyas Siregar menyebutkan, jamaah kloter 23 asal Tapanuli Selatan, Kota Medan dan Asahan sebanyak 355 jamaah.
Sedangkan dalam kloter ini ada empat jamaah yang mutasi keluar yakni Nurhayani Jaonas Dalimunte manifes 112 (wafat).Yatinem Saman Suhardi manifes 050 (kembali kloter 19). Rosmini Wongso Ngadimin manifes 184 (kembali bersama kloter 22). Hamjah Maqobul Sitompul manifes 157 (tunda karena sakit). (GS)



























