SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Salah seorang siswi Ronggur Nihuta yang hendak pergi ke sekolah di SMA 1 Kecamatan Ronggur Nihuta, diduga jatuh dari Jembatan Siponot yang hendak menuju sekolahnya, Senin (21/8/2023) pagi.
Hal ini disampaikan Kapolsek Pangururan AKP M. Sitanggang kepada wartawan seraya mengatakan korban adalah Rahelita Br Malau (15) siswi SMA Negeri 1 Ronggur Nihuta. Hingga saat ini pihaknya bersama TNI dibantu masyarakat sedang melakukan upaya pencarian.
Saksi mata yang melihat kejadian korban jatuh yakni Elperita Tambunan (ibu korban) yang tinggal di Desa Salaon Tonga Kec Ronggur Nihuta, dan Kevin Hasiholan Simbolon (16) di sekolah yang sama.
“Kita sudah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Samosir untuk memanggil Tim Basarnas dari Parapat dan sekarang dalam perjalanan,” tuturnya.
Petugas serta masyarakat sekitar langsung turun ke aliran sungai untuk mencari siswi tersebut.
Sementara, Babinsa Sertu Sitinjak dan Koptu H. Manik yang berada di lokasi saat dikonfirmasi mengatakan, informasi berawal diterima dari Kepala Desa Salaon Tonga Tonga bahwa 1 orang anak sekolah terjatuh ke sungai Siponot.
Korban diduga terpeleset dan jatuh dari jembatan ketika hendak berangkat ke sekolah.
“Siswa jatuh dari Jembatan Sungai Siponot yang menghubungkan desa Salaon Tonga Tonga dengan Desa Sijambur, Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir,” ungkap Koptu H. Manik.
Sekira pukul 07.00 WIB lanjutnya, salah seorang saksi AM ketika melintas dari jembatan melihat satu unit sepeda motor tanpa pengemudi tergeletak di atas jembatan.
“Mengetahui kejadian itu dan tidak ada pemilik sepeda motor di lokasi saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Salaon Tonga tonga,” beber dia lagi.
Sampai saat ini di lokasi pencarian terus dilakukan. Pencarian bersama-sama ikut dilakukan Camat Ronggur Nihuta Beresman Simbolon, Danramil 03/Pangururan, kepala sekolah, perangkat desa, para guru dan masyarakat. (JB Rumapea)



























